Tahukah Anda Duduk di Lantai Banyak Manfaatnya?


Siapa sangka duduk di lantai itu bermanfaat. Duduk di lantai bisa meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas jika dilakukan dengan tepat.

(0)
20 Mar 2021|Azelia Trifiana
Duduk di lantai dapat meningkatkan mobilitasDuduk di lantai dapat meningkatkan mobilitas
Saat membaca artikel ini, di mana Anda duduk? Sofa atau kursi? Menariknya, duduk di lantai ternyata punya beragam manfaat. Secara fisik, ini dapat mengasah fleksibilitas otot hingga meningkatkan mobilitas.Namun, tentu kebiasaan ini bukannya datang tanpa efek samping. Ada kemungkinan menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman, terutama bagi yang memliki persendian bermasalah.

Manfaat duduk di lantai

Di beberapa negara, duduk di lantai adalah hal yang menjadi kewajiban karena berkaitan dengan etika. Lebih jauh lagi, manfaat yang bisa diperoleh ketika terbiasa duduk di lantai adalah:

1. Menggunakan otot perut

Ketika duduk tanpa bantuan kursi atau sofa, mau tak mau seseorang akan lebih menggunakan otot perutnya. Ini penting agar duduk bisa tetap stabil. Tentunya, harus dilakukan dengan postur yang tepat atau tegak.

2. Tekanan panggul berkurang

Terus menerus duduk di kursi selama berjam-jam dapat membuat panggul terasa kaku. Berbeda halnya dengan duduk di lantai yang memudahkan untuk melakukan peregangan otot hip flexors. Ini adalah kelompok otot yang berperan dalam menggerakkan paha ke atas.

3. Fleksibilitas meningkat

Posisi duduk semacam ini juga membuat Anda lebih bisa meregangkan otot-otot tubuh bagian bawah. Bonusnya, sirkulasi darah pun menjadi lebih lancar.

4. Mobilitas meningkat

Apabila dijadikan kebiasaan, peregangan otot atau stretching dapat berdampak positif bagi mobilitas tubuh. Ini berkaitan dengan kemampuan bergerak secara bebas dan mudah.

5. Istirahat dengan aktif

Beberapa postur saat duduk di lantai seperti berlutut atau squat adalah jenis posisi istirahat aktif. Ketika berada di posisi active rest, aktivitas otot akan lebih banyak ketimbang hanya duduk di kursi.

Efek samping duduk di lantai

Meskipun ada banyak manfaat dari duduk tanpa alat seperti kursi atau sofa, tetap saja ada efek samping yang mungkin menyertai. Ini bisa terjadi apabila Anda tidak melakukannya dengan postur yang tepat. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi adalah:
  • Persendian tertekan

Pada posisi duduk tertentu, berat tubuh bagian atas akan bertumpu ke bagian pinggul ke bawah. Konsekuensinya, tekanan ke pergelangan kaki dan lutut akan meningkat.
  • Sirkulasi darah tidak lancar

Tekanan tubuh bagian atas ketika duduk di lantai juga bisa menyebabkan sirkulasi darah tidak lancar. Utamanya, di bagian pinggang hingga kaki. Itu sebabnya orang rentan merasa kebas ketika duduk di lantai dan posisinya kurang tepat.
  • Postur tubuh buruk

Ingat ketika duduk di lantai, hindari posisi membungkuk atau slouching. Ini adalah kebiasaan buruk yang dapat menimbulkan masalah postur tubuh hingga memicu nyeri punggung dan pinggang.
  • Masalah persendian kian buruk

Ada kalanya duduk di bawah juga menyebabkan masalah persendian semakin buruk. Utamanya, ini bisa terjadi pada orang yang sebelumnya telah memiliki di panggul, lutut, dan pergelangan kaki.
  • Kesulitan kembali berdiri

Sama halnya seperti sensasi kebas akibat sirkulasi darah tak lancar, duduk di lantai juga bisa menimbulkan kesulitan saat kembali berdiri. Terlebih jika posisi saat duduk kurang tepat.

Cara duduk di lantai dengan nyaman

Untuk memastikan mendapat manfaat dari duduk tanpa alat sekaligus menghindari efek samping, coba beberapa posisi berikut ini:

1. Berlutut

Ada banyak variasi yang bisa dilakukan ketika berlutut. Cara melakukannya adalah:
  • Mulai dari posisi berdiri, kemudian satu kaki mundur
  • Pindahkan berat tubuh ke kaki yang berada di depan
  • Perlahan, tekuk lutut kaki di belakang ke lantai
  • Turunkan pundak ke panggul dengan menurunkan kaki depan juga
  • Posisi lutut idealnya selebar pundak
  • Bokong bertumpu di pergelangan kaki
Untuk menghindari tekanan berlebihan pada pergelangan kaki, coba tekuk satu kaki sehingga telapak kaki menjejak ke lantai.

2. Bersila

Posisi duduk di bawah yang juga populer adalah bersila. Untuk melakukannya, berikut cara yang tepat:
  • Duduk di lantai dengan menekuk kedua lantai
  • Tempatkan satu kaki di bawah kaki lawannya
  • Pindahkan berat badan ke panggul, bukan ke kaki
  • Untuk mengurangi tekanan di panggul, Anda bisa duduk di karpet atau menempatkan bantal kecil di bawah lutut.

3. Bent sit

Posisi ini cocok dilakukan orang yang memiliki masalah lutut atau pergelangan kaki. Cara melakukannya adalah:
  • Duduk di lantai dengan menekuk kedua lutut
  • Kedua kaki menapak ke lantai
  • Kaki sebaiknya lebih lebar ketimbang pinggang agar tidak bungkuk

4. Berselonjor

Posisi duduk dengan meluruskan kedua kaki atau berselonjor dapat membantu meregangkan otot kaki. Untuk melakukannya dengan tepat, berikut tahapannya:
  • Duduk di lantai, luruskan kedua kaki
  • Jari kaki mengarah ke atas
  • Posisi perut tetap segaris dengan panggul
  • Untuk menghindari membungkuk, coba duduk di atas lipatan selimut atau karpet

5. Jongkok

Posisi jongkok atau squat memungkinkan Anda lebih mudah berpindah posisi dari berdiri ke duduk, begitu pula sebaliknya. Ini cara tepat untuk melakukannya:
  • Berdiri dengan kaki selebar pinggang
  • Perlahan, turunkan bokong hingga hanya berjarak sedikit di atas lantai
  • Pastikan pundak dan dada tetap tegak
Coba temukan posisi duduk di lantai yang paling terasa nyaman. Jangan memaksakan apabila ada otot atau sendi yang terasa kurang nyaman. Alternatif lain bisa juga dengan menggunakan alas seperti mat, karpet, atau selimut.

Selalu ingat bahwa posisi duduk mana pun bisa memberikan tekanan pada bagian tubuh tertentu. Jadi, buat alternatif posisi duduk agar tekanan tidak terjadi terus menerus.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar pentingnya menjaga postur tubuh saat duduk di lantai, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
olahragahidup sehatpola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/sitting-on-the-floor
Diakses pada 5 Maret 2021
CNN. https://edition.cnn.com/2020/07/29/health/floor-sitting-benefits-wellness-partner/index.html
Diakses pada 5 Maret 2021
Journal of Physiological Anthropology and Applied Human Science. https://www.jstage.jst.go.jp/article/jpa/24/2/24_2_167/_article
Diakses pada 5 Maret 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait