3 Tahapan Stretch Mark Saat Hamil, Apakah Anda Menyadarinya?

Stretch mark saat hamil terjadi karena kulit mengalami peregangan
Peregangan kulit di bagian perut, bisa menyebabkan stretch mark saat hamil.

Stretch mark dapat terjadi pada sebagian besar wanita, dan dianggap menjadi hal yang menyebalkan. Garis-garis stretch mark yang berwarna merah muda keunguan, akan muncul pada permukaan kulit perut, paha, dan payudara atas.

Hal tersebut dapat mengganggu penampilan, hingga membuat rasa percaya diri anda berkurang.

[[artikel-terkait]]

Stretch mark terjadi akibat peregangan kulit

Stretch mark sering kali muncul pada masa kehamilan, karena saat hamil, kulit mengalami peregangan. Sekitar 90% wanita memiliki stretch mark saat usia kehamilan bulan ke-6 atau ke-7.

Pada saat hamil, perut akan terasa sangat gatal dan kencang lalu timbul garis-garis stretch mark terutama di perut dan payudara. Akan tetapi, stretch mark juga dapat muncul di paha, bokong, dan lengan atas.

Stretch mark terjadi ketika tubuh anda membesar lebih cepat, tapi kulit tidak dapat mengikutinya. Hal tersebut menyebabkan serat-serat elastis di bawah permukaan kulit pecah, dan menghasilkan stretch mark.

Banyaknya stretch mark yang muncul, tergantung pada jenis kulit anda. Sebab, sebagian orang yang berkulit lebih elastis, mungkin hanya memiliki sedikit stretch mark.

Stretch mark dapat disebabkan oleh perubahan hormon, dan kenaikan berat badan dalam kehamilan, yang mempengaruhi kulit. Selain itu, riwayat keluarga dengan stretch mark pun dapat membuat anda berisiko memilikinya.

Tahapan stretch mark saat hamil

Tahap 1: Pada tahap ini, stretch mark akan tampak berwarna merah muda. Area kulit perut yang meregang juga akan terasa gatal, tipis, dan rata.

Tahap 2: Pada tahap ini, stretch mark akan membesar. Stretch mark menjadi panjang, dan lebar dengan warna kemerahan atau keunguan.

Tahap 3: Pada tahap ini, stretch mark kehilangan rona kemerahannya. Lalu, beberapa bulan setelah melahirkan, kondisi ini mulai memudar menjadi putih pucat atau abu-abu. Bentuk atau panjang stretch mark pun menjadi tidak beraturan.

Stretch mark bukanlah hal yang berbahaya. Setelah bayi anda lahir, stretch mark secara bertahap akan memudar. Akan tetapi, stretch mark tidak akan hilang sepenuhnya.

3 Tips mengatasi stretch mark

Waktu terbaik untuk melakukan pengobatan adalah ketika stretch mark masih berwarna kemerahan. Gel yang dibuat dari campuran ekstrak bawang dan asam hialuronat, dapat membantu mengatasi stretch mark.

Gel tersebut dapat memudarkan stretch mark, setelah penggunaan setiap hari selama 12 minggu. Selain itu, anda juga dapat melakukan hal-hal berikut untuk menjaga kulit anda pada masa kehamilan.

1. Gunakan krim atau losion pelembap

Menggunakan krim atau losion pelembap setiap hari, dapat menjaga kulit tetap terhidrasi, membuat kulit terasa lebih halus dan kencang. Langkah ini pun bisa membantu meringankan rasa gatal pada perut anda yang semakin membesar.

2. Memberi nutrisi pada kulit dari dalam

Sebaiknya anda banyak mengonsumsi vitamin C selama kehamilan, untuk membantu menjaga kulit, agar tidak mudah mengalami stretch mark.

3. Memperhatikan kenaikan berat badan

Perhatikan berat badan selama kehamilan, dengan mengikuti rekomendasi dokter mengenai asupan kalori anda. Kenaikan berat badan yang di atas rata-rata, dapat menyebabkan stretch mark muncul dengan cepat.

Adanya stretch mark saat hamil merupakan hal yang biasa. Anda tidak perlu mengkhawatirkannya. Yang terpenting adalah kesehatan anda dan bayi dalam kandungan.

Jika ingin menghilangkan stretch mark, tunggulah hingga anda melahirkan. Setelah melahirkan, anda dapat melakukan perawatan, termasuk dengan laser dan dermabrasi, untuk menghilangkan stretch mark.

Perawatan tersebut tidak bisa anda jalani pada masa kehamilan, karena dianggap dapat berbahaya.

NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/stretch-marks-pregnant/
Diakses pada 4 Mei 2019

American Pregnancy. https://americanpregnancy.org/your-pregnancy/are-pregnancy-stretchmarks-different/
Diakses pada 4 Mei 2019

Web MD. https://www.webmd.com/baby/features/stretch-marks
Diakses pada 4 Mei 2019

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/symptoms-and-solutions/stretch-marks.aspx
Diakses pada 4 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed