Tahapan Masa Nifas, Kapan Fase yang Paling Menantang?

(0)
26 Aug 2020|Azelia Trifiana
kenali masa tahapan nifas setelah melahirkanSelain bayi, ibu juga butuh perhatian pada masa nifas
Setelah 9 bulan mengandung dan melewati tahapan pembukaan hingga persalinan tuntas, seorang ibu akan memasuki tahapan masa nifas. Begitu pula dengan ibu yang melahirkan lewat C-section. Periode pasca-melahirkan ini biasanya berlangsung selama 6 minggu atau sekitar 40 hari. Tak hanya bayi baru lahir yang perlu mendapat perhatian ekstra, sang ibu pun membutuhkan perawatan untuk tubuhnya setelah berjuang melahirkan.Pada periode setelah melahirkan ini, tubuh perempuan akan mengalami beberapa perubahan. Salah satu yang paling jelas tentu bentuk tubuh yang tidak lagi mengandung janin. Ada juga perubahan mood karena faktor hormonal dan adaptasi saat harus menjalani peran baru sebagai ibu.

Tahapan masa nifas

Setiap ibu memiliki tahapan masa nifas yang berbeda-beda. Pengalaman saat persalinan juga turut berpengaruh, apakah itu berlangsung cepat, lama, spontan, atau lewat prosedur C-section.Untuk mendapat gambaran apa yang akan dialami ibu pasca-melahirkan, berikut penjelasannya:
  • Minggu pertama

Pada minggu pertama setelah melahirkan, ibu hamil akan merasakan nyeri di vagina bagi yang persalinannya berlangsung spontan. Ini adalah hal yang normal terjadi disertai dengan keluarnya darah nifas berwarna merah terang. Terkadang, ibu juga akan merasakan kontraksi terutama saat menyusui karena rahim sedang dalam proses menuju ukuran sebelum mengandung.Sementara bagi ibu yang melahirkan lewat operasi C-section, bekas jahitan akan menimbulkan rasa nyeri. Terkadang untuk bisa bangun dan duduk saja terasa sulit. Namun, tetap penting untuk segera aktif bergerak demi mencegah penyumbatan darah. Lakukan hal ini dengan hati-hati dan minta bantuan orang lain jika diperlukan.Saat berada di hari ketiga, biasanya emosi terasa tidak stabil. Kadar estrogen dan progesteron mulai turun. Belum lagi kadar oksitosin dan prolaktin yang fluktuatif sepanjang hari. Jika belum cukup, kurang tidur karena harus merawat bayi di malam hari juga menambah rumit situasi di fase awal adaptasi ini.
  • Minggu kedua

Saat minggu kedua, ibu yang melahirkan secara spontan mulai merasa gatal di area vagina karena proses pemulihan. Rasa nyeri yang ada di minggu pertama mulai mereda. Ada yang masih mengeluarkan darah nifas dalam jumlah banyak, ada juga yang sedikit. Keduanya normal.Dalam fase ini, merasakan baby blues adalah hal yang normal. Pastikan ada dukungan dari sekitar untuk menghindarinya atau mengatasinya. Dalam proses adaptasi menyusui, biasanya proses perlekatan yang belum tepat bisa menimbulkan rasa nyeri di puting sehingga perlu latihan terus menerus.
  • Minggu keenam

Beberapa ibu bisa merasakan depresi pascamelahirkan
Minggu keenam adalah tahapan masa nifas ketika ukuran rahim kembali ke semula dan pendarahan mulai berhenti. Hal yang sama dirasakan ibu yang melahirkan dengan cara C-section. Aktivitas fisik ringan sudah boleh dilakukan namun tetap harus berhati-hati terhadap bekas jahitan.Untuk kesehatan mental, wajar jika merasa kewalahan dan lelah. Namun waspadai munculnya perasaan lain seperti depresi, cemas, atau merasa tidak berguna karena bisa menjadi sinyal postpartum depression.Tak perlu memaksakan diri untuk cepat-cepat menjadi ibu yang aktif meski telah menginjak minggu keenam. Lakukan adaptasi dengan aktivitas yang biasa dilakukan secara perlahan, sertai dengan banyak beristirahat.
  • Enam bulan

Ketika tahapan masa nifas memasuki 6 bulan, fase adaptasi berlangsung kian baik. Proses menyusui atau memerah ASI juga menjadi lebih lancar. Ibu yang bekerja pun sudah bisa kembali ke aktivitas sebelum persalinan.Seiring dengan stabilnya pola aktivitas bayi dan juga sang ibu, maka kondisi kesehatan mental pun semakin stabil. Adaptasi mulai dilakukan namun untuk hal lain, seperti memulai tahap MPASI untuk bayi.
  • Satu tahun

Tahapan masa nifas setahun setelah melahirkan disebut telah membawa seorang ibu kembali ke dirinya sendiri, meski masih ada perbedaan yang dirasakan. Bagi yang melahirkan dengan C-section, luka mulai pudar meski ada sedikit rasa kebas. Sebisa mungkin, tetap curi waktu untuk beristirahat saat bayi sedang tidur.Tidak ada timeline yang pasti tentang bagaimana seorang ibu beradaptasi setelah melahirkan. Begitu banyak faktor di sekelilingnya yang turut menyertai. Jangan pasang target terlalu berat atau menyiksa diri sendiri. Apabila ada pekerjaan yang bisa didelegasikan seperti memasak atau membersihkan rumah, tak ada salahnya melakukannya.Pilah dan pilih mana yang menjadi prioritas. Ingat, yang butuh perawatan ekstra pada tahapan masa nifas bukan hanya si kecil saja. Sang ibu juga perlu perawatan karena tubuhnya baru melewati proses yang luar biasa.Dengan support system yang tepat serta bekal ilmu seputar masa pasca-melahirkan, harapannya fase ini bisa berjalan lebih mulus. Bagaimanapun, manusia adalah makhluk yang bisa beradaptasi dengan cara luar biasa.
menjaga kehamilankehamilanmasalah kehamilan
Healthline. https://www.healthline.com/health/postpartum-recovery-timeline#1
Diakses pada 8 Agustus 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/pregnancy-health/postpartum-recovery/
Diakses pada 8 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/recovery-vaginal-delivery
Diakses pada 8 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait