Tahap-tahap Perkembangan Janin Trimester Pertama

13 Jun 2019 | dr. Fay Ferry Pardomuan S., Sp.OG
Ditinjau oleh dr. Reni Utari
Memantau perkembangan janin dapat membantu untuk mengetahui kondisi kesehatannya
Bagi ibu hamil, memantau perkembangan janin akan memberikan keuntungan tersendiri.

Bagi ibu hamil, memantau perkembangan janin akan memberikan keuntungan tersendiri. Salah satunya adalah dapat mengukur normal tidaknya perkembangan janin dari waktu ke waktu. Sebagai acuan, berikut penjelasan secara garis besar perkembangan janin trimester pertama.

[[artikel-terkait]]

Minggu ke-1 dan ke-2: Persiapan

Konsepsi (peristiwa bertemunya sel telur dengan sperma) umumnya terjadi sekitar dua minggu setelah periode menstruasi terakhir dimulai. Artinya, pada dua minggu pertama usia kehamilan, Anda belum benar-benar hamil namun sudah memasuki tahap persiapan kehamilan.

Minggu ke-3: Fertilisasi

Selama periode ini, terjadi penyatuan sperma dan sel telur di salah satu tuba fallopi untuk membentuk zigot. Setelah pembuahan, zigot akan menuruni tuba falopi menuju rahim. Kemudian membentuk sekelompok sel yang disebut morula.

Minggu ke-4: Implantasi

Implantasi merupakan proses di mana morula berkembang menjadi blastokista, kemudian menanamkan diri ke dalam lapisan rahim yang disebut dengan endometrium. Dalam blastokista, kelompok sel dalam akan menjadi embrio. Sedangkan lapisan luarnya akan membentuk plasenta.

Minggu ke-5: Peningkatan Kadar Hormon

Pada periode ini, kadar hormon HCG yang diproduksi oleh blastokista akan meningkat signifikan. Hal ini menandakan ovarium telah berhenti melepaskan sel telur, menghasilkan lebih banyak estrogen dan progesteron.

Peningkatan kadar hormon ini akan menghentikan periode menstruasi dan mendorong pertumbuhan plasenta, untuk membentuk suplai darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi untuk janin. Di sini, embrio mulai memiliki tiga lapisan:

  • Ektoderm: membentuk lapisan kulit terluar bayi, sistem saraf pusat dan perifer, mata, serta telinga bagian dalam.
  • Mesoderm: berfungsi sebagai dasar untuk tulang bayi, otot, ginjal, dan sistem reproduksi.
  • Endoderm: tempat paru-paru, hati, pankreas dan usus bayi akan berkembang.

Minggu ke-6: Tabung Saraf Menutup

Pada periode ini, pipa saraf di sepanjang punggung bayi akan tertutup. Otak dan sumsum tulang belakang akan mulai berkembang. Jantung dan organ lain juga mulai terbentuk. Struktur dasar mata dan telinga pun mulai berkembang. Tubuh bayi mulai membentuk huruf C.

Minggu ke-7: Kepala Bayi Berkembang

Perkembangan janin trimester pertama dilanjutkan dengan tumbuhnya otak dan wajah bayi. Bentuk hidung mulai terlihat, dan retina pun mulai terbentuk. Awal perkembangan tangan dan kaki pun terjadi pada periode ini. Telinga bagian dalam juga mulai berkembang.

Minggu ke-8: Terbentuknya Hidung Bayi

Pada usia kehamilan ini, jari-jari bayi sudah mulai terbentuk. Bentuk telinga dan mata bayi mulai menjadi semakin jelas. Bibir atas dan hidung telah terbentuk. Calon tulang dan leher pun mulai lurus. Pada periode ini, bayi berukuran sekitar 1/2 inci (11-14 milimeter).

Minggu ke-9: Jari-jari Kaki Bayi Muncul

Di sini, lengan dan siku janin muncul. Jari-jari terlihat, kelopak mata terbentuk, dan kepala bayi mulai membesar. Pada akhir minggu ini, panjang bayi sekitar 3/4 inci (16-18 milimeter).

Minggu ke-10: Siku Mulai Menekuk

Pada periode ini, kepala bayi menjadi lebih bundar. Janin mulai bisa menekuk sikunya. Jari-jari semakin panjang, kelopak mata dan telinga luar terus berkembang. Tali pusat pun terlihat jelas.

Minggu ke-11: Alat Kelamin Bayi Berkembang

Selama minggu ini, wajah bayi melebar, mata terpisah jauh, kelopak mata menyatu, posisi telinga rendah, dan tunas gigi muncul. Sel darah merah mulai terbentuk di hati bayi. Akhirnya, alat kelamin eksternal bayi mulai berkembang menjadi penis atau klitoris dan labia mayora.

Minggu ke-12: Kuku Mulai Terbentuk

Perkembangan janin trimester pertama diakhiri dengan tumbuhnya kuku. Wajah bayi semakin jelas dan usus mulai terbentuk. Panjang bayi saat ini sekitar 2,5 inci (61 milimeter) dengan berat sekitar 0,5 ounce (14 gram).

Mengikuti perkembangan janin sejak dari trimester pertama tentu menarik bagi calon Ibu. Dengan memahami penjelasan di atas, Anda dapat mengantisipasi dan mengenali perubahan yang terjadi pada Si Buah Hati dari masa ke masa. Jangan lupa untuk rutin memeriksakan kehamilan dengan dokter spesialis kandungan agar perkembangan dan kesehatan Ibu dan bayi dapat selalu terjaga.

perkembangan trimester pertama

 

Penulis: 
dr. Fay Ferry Pardomuan S., Sp.OG

Dokter Spesialis Kandungan
RS Agung Jakarta

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/prenatal-care/art-20045302
Diakses pada September 2018

The New England Journal of Medicine. https://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJMoa0807154
Diakses pada September 2018

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/1-2-3-weeks-pregnant/
Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed