Tahap-tahap Perkembangan Janin Trimester Ketiga

Cermati kalender perkembangan janin trimester ketiga untuk mempersiapkan persalinan
Trimester ketiga adalah periode mulai munculnya gejala-gejala indikasi persalinan.

Trimester ketiga adalah periode mulai munculnya gejala-gejala indikasi persalinan. Di periode ini, Anda perlu mempersiapkan diri menjelang persalinan. Salah satu caranya yakni dengan mencermati kalender perkembangan janin trimester ketiga. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya.

[[artikel-terkait]]

Minggu 28: Mata Bayi Terbuka Sebagian

Memasuki minggu 28, kelopak mata bayi dapat terbuka sebagian dan bulu mata telah terbentuk. Sistem saraf pusat dapat mengatur irama pernapasan dan mengontrol suhu tubuh.

Minggu 29: Bayi Mampu Menendang dan Meregangkan Tubuhnya

Pada periode ini, bayi mulai dapat menendang, meregangkan dan membuat gerakan menggenggam.

Minggu 30: Rambut Bayi Tumbuh

Tiga puluh minggu setelah kehamilan, bayi dapat membuka lebar matanya. Rambut bayi pun semakin tumbuh menebal. Selain itu, sel darah merah telah terbentuk di sumsum tulang belakang.

Minggu 31: Bertambahnya Berat Badan Bayi Secara Signifikan

Pada periode ini, bayi telah menyelesaikan sebagian besar perkembangan utamanya. Perkembangan janin trimester ketiga selanjutnya ditandai dengan peningkatan berat badan bayi secara signifikan.

Minggu 32: Bayi Belajar Bernafas

Selain mulai belajar bernafas, selama periode ini kuku kaki bayi juga mulai tumbuh. Lapisan lembut dan bulu halus (lanugo) yang menutupi kulit janin selama beberapa bulan terakhir pun mulai rontok.

Minggu 33: Bayi Mampu Mendeteksi Cahaya

Memasuki 33 minggu setelah kehamilan, pupil bayi dapat berubah ukuran sebagai respons terhadap stimulus cahaya. Tulang-tulangnya mengeras, tetapi tengkoraknya masih tetap lunak.

Minggu 34: Kuku Bayi Semakin Panjang

Pada tahap ini, kuku bayi telah memanjang hingga mencapai ujung jarinya. Panjang janin mencapai hampir 12 inci (300 milimeter) dengan berat lebih dari 2.100 gram.

Minggu 35: Kulit Bayi Berwarna Merah Muda dan Halus

Pada periode ini, kulit bayi menjadi merah muda dan semakin halus. Seluruh anggota tubuhnya telah mencapai tahap akhir pertumbuhan.

Minggu 36: Tubuh Bayi Semakin Besar

Di minggu 36, tubuh bayi semakin besar hingga memenuhi kantung ketuban. Kondisi rahim yang semakin sesak membuat frekuensi gerakan tendangan bayi menurun. Namun, gerakan-gerakan peregangan masih akan terasa.

Minggu 37: Perubahan Posisi Kepala Janin

Untuk mempersiapkan kelahiran, kepala bayi kemungkinan mulai turun ke panggul Anda. Jika posisi bayi tidak tengkurap, biasanya tenaga kesehatan akan melakukan tindakan khusus untuk menangani masalah ini.

Minggu 38: Kuku Jari Kaki Telah Sempurna

Pada periode ini, lingkar kepala dan perut janin hampir sama. Kuku kakinya pun telah tumbuh sempurna dan sebagian besar telah melepaskan lanugo-nya.

Minggu 39: Dada Bayi Menonjol

Menjelang persalinan, dada bayi menjadi lebih menonjol. Untuk bayi laki-laki, testis akan terus turun ke dalam skrotum. Terjadi distribusi lemak ke seluruh tubuh untuk membuatnya hangat setelah lahir.

Minggu 40: Tibanya Waktu Persalinan

Sekitar 40 minggu masa kehamilan, bayi kemungkinan memiliki panjang sekitar 14 inci (360 milimeter) dengan berat sekitar 3.400 gram. Sebagai catatan, ukuran dan berat ini berbeda antara satu bayi dengan yang lainnya. Selain itu, periode 40 minggu ini bukanlah waktu mutlak usia kehamilan. Persalinan yang terjadi sebelum atau setelah 40 minggu umumnya masih tergolong normal.

Sebagai penutup, mencermati perkembangan janin trimester ketiga bisa jadi modal berharga untuk menyambut datangnya persalinan.

MayoClinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/fetal-
development/art-20045997
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5060810/

Diakses pada September 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed