logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Tahap Pertumbuhan Janin Trimester Kedua dan Gejala Apabila Bayi Tidak Berkembang dalam Kandungan

open-summary

Berbagai organ, sistem saraf, dan otot bayi mulai berkembang pada trimester kedua. Pantau dan ketahui perkembangan janin trimester kedua melalui panduan ini!


close-summary

30 Okt 2018

| Aby Rachman

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

pertumbuhan janin trimester kedua salah satunya bayi sudah bisa mendengar suara di luar rahim

Selama trimester kedua, sistem saraf dan otot bayi mulai berkembang.

Table of Content

  • Pertumbuhan janin trimester kedua
  • Tanda janin tidak berkembang pada trimester kedua

Memasuki trimester 2, janin dalam kandungan semakin berkembang. Pertumbuhan janin trimester kedua sudah mencapai pada perkembangan pendengaran, saraf hingga organ dalam dan organ vitalnya.

Advertisement

Di usia kandungan ibu hamil yang memasuki minggu ke-13 ini, bayi bahkan sudah bisa mendengar suara dari luar rahim. Lantas perkembangan apa lagi yang terjadi pada bayi di trimester kedua ini? Berikut penjelasan selengkapnya. 

Baca Juga

  • Mengenal Berbagai Posisi Bayi dalam Kandungan yang Ideal dan Tidak Ideal
  • BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) pada Bayi, Kenali Ciri-Ciri dan Perawatannya
  • Sebelum Membeli Baju Hamil, Perhatikan Beberapa Hal Berikut

Pertumbuhan janin trimester kedua

Pada trimester kedua, berbagai organ, saraf, dan otot janin mulai berfungsi. Pantau tumbuh kembang janin Anda menggunakan kalender perkembangan janin trimester kedua berikut ini sebagai acuan.

Minggu ke-13: terbentuknya urine

Pada periode ini, janin mulai memproduksi urine, melepaskannya ke dalam kantung ketuban, dan membuat cairan amniotik. Tulang mulai mengeras terutama bagian kepala dan tulang panjang. Kulit bayi masih tipis dan transparan.

Minggu ke-14: organ vital bayi semakin jelas

Memasuki minggu 14, leher bayi menjadi lebih jelas dan sel darah merah terbentuk dalam limpa. Jenis alat kelaminnya pun akan akan semakin jelas.

Minggu ke-15: pola kulit kepala bayi mulai berkembang

Perkembangan tulang berlanjut dan akan terlihat pada gambar ultrasound dalam beberapa minggu. Pola kulit kepala dan rambut bayi juga mulai terbentuk.

Minggu ke-16: mata bayi dapat bergerak

Di sini, posisi kepala bayi mulai tegak. Kelopak matanya sudah mulai sempurna. Matanya dapat bergerak meski perlahan. Selain itu, telinganya juga hampir mencapai bentuk sempurna.

Minggu ke-17: jantung dan kuku bayi semakin berkembang

Selain munculnya kuku jari tangan dan kaki, perkembangan janin trimester kedua (minggu 17) ini memperlihatkan bayi semakin aktif dalam kantung ketuban, berguling dan membalik. Jantungnya mampu memompa sekitar 100 liter darah setiap hari.

Minggu ke-18: bayi mulai mendengar

Memasuki minggu 18, telinga bayi mulai menonjol di sisi kepalanya dan kemungkinan mulai dapat mendengar. Matanya mulai menghadap ke depan dan sistem pencernaannya sudah mulai bekerja.

Minggu ke-19: berkembangnya lapisan pelindung

Pada periode ini, lapisan berminyak yang disebut vernix caseosa mulai menutupi bayi. Caseosa vernix membantu melindungi kulit dari gesekan, chapping, dan pengerasan akibat paparan cairan ketuban. Sementara itu, uterus dan saluran vagina mulai terbentuk pada janin perempuan.

Minggu ke-20: pertengahan kehamilan

Setengah jalan menuju kelahiran, bayi akan tidur dan bangun secara teratur. Saat ini, bayi berukuran sekitar 6 1/3 inci (160 mm) dengan berat lebih dari 11 ounce (320 gram).

Minggu ke-21: bayi dapat mengisap jempolnya

Pada periode ini, tubuh bayi mulai tertutup rambut halus dan bulu yang disebut lanugo. Lanugo membantu menempelkan vernix caseosa pada kulit. Refleks sederhana, seperti mengisap jempol, juga mulai terlihat.

Minggu ke-22: rambut bayi semakin jelas terlihat

Pada tahap perkembangan janin trimester kedua ini, alis dan rambut bayi semakin terlihat. Pada janin laki-laki, testis mulai turun.

Minggu ke-23: sidik jari tangan dan telapak kaki terbentuk

Di periode ini, bayi mulai mampu menggerakkan matanya dengan cepat. Pola-pola mulai terbentuk di telapak tangan dan kaki yang nantinya akan berkembang menjadi sidik jari dan jejak kaki.

Minggu ke-24: kulit bayi berkerut

Memasuki minggu 24, pertumbuhan janin trimester kedua mencangkup kulit bayi yang mulai mengerut, berubah dari merah muda menjadi merah karena darah yang mengalir di sepanjang pembuluh kapiler.

Minggu ke-25: bayi mampu merespons suara

Dikutip dari Mayo Clinic, pada periode ini, pendengaran janin akan semakin membaik. Bayi kemungkinan mulai dapat merespons suara yang sudah dikenal, seperti suara ibunya.

Minggu ke-26: paru-paru mulai berkembang

Di sini, paru-paru bayi mulai memproduksi surfaktan, zat yang memungkinkan kantung udara di paru-paru mengembang dan mencegahnya saling menempel ketika paru-paru mengempis. Saat ini bayi berukuran sekitar 9 inci (230 mm) dengan berat sekitar 820 gram.

Minggu ke-27: saraf bayi semakin berkembang

Memasuki 27 minggu, sistem saraf bayi semakin matang dan sempurna. Bayi juga bertambah gemuk serta kulitnya terlihat lebih halus.

Itulah perkembangan janin trimester kedua berdasarkan minggu. Sudah sejauh mana perkembangan janin trimester kedua Anda?

Baca juga: Tahap-tahap Perkembangan Janin Trimester Ketiga

Tanda janin tidak berkembang pada trimester kedua

Selain pertumbuhan janin trimester kedua, Anda juga perlu mengamati adanya gejala buah hati tidak berkembang dalam kandungan.

Tanda janin tidak berkembang pada trimester kedua dapat dideteksi melalui pemeriksaan kehamilan USG. Namun, Anda juga bisa mendeteksi sejumlah ciri-ciri kehamilan yang tidak normal dengan melihat tanda-tanda sebagai berikut:

  • Bayi dalam kandungan tidak bergerak. Umumnya pergerakan janin sudah mulai terasa di trimester kedua, jika belum ada tanda-tanda pergerakan, mungkin Anda perlu waspada
  • Kadar HCG menurun. Kadar HCG umumnya akan naik dari usia kehamilan 9 hingga 16 minggu. Jika kadar HCG lebih rendah dari seharusnya, bisa jadi itu pertanda janin tidak berkembang dalam kandungan
  • Jantung tidak berdetak. Normalnya, detak jantung bayi akan terdengar sekitar pada minggu ke-9 atau ke-10 kehamilan. Jika detak jantung kurang terdengar pada tes pertama kehamilan, kemudian pada tes selanjutnya masih tidak terdengar jelas, maka kemungkinan itu adalah tanda janin tidak berkembang.

Baca juga: Penyebab Bayi Meninggal dalam Kandungan (Stillbirth), Bumil Perlu Perhatikan Ciri-cirinya

Sejumlah tanda janin tidak berkembang yang mungkin dirasakan oleh ibu di antaranya payudara tidak lagi sensitif, mengalami demam, gejala kehamilan seperti morning sickness berkurang, terasa kram hingga keluar cairan ketuban.

Jika Anda menemui gejala seperti yang telah disebutkan, maka segeralah berkonsultasi ke dokter. Bila ingin berkonsultasi langsung pada dokter seputar kehamilan trimester kedua, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

menjaga kehamilanperkembangan janintrimester kedua kehamilan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved