Ini Dia Tahap Perkembangan Kemampuan Bahasa Anak Sesuai Usianya
Kemampuan berbicara anak serta pertambahan kosakata anak akan meningkat sesuai dengan usianya

Pada awalnya, Si Kecil belum bisa berbicara dan berbahasa dengan benar, tetapi seiring berjalannya waktu, buah hati yang mulanya hanya bisa mengatakan sepatah kata perlahan-lahan dapat mengucapkan satu kalimat.

Perkembangan bahasa anak merupakan suatu proses yang menarik untuk diikuti, penasaran dengan perkembangannya? Simak artikel ini untuk tahu prosesnya.

Tahap perkembangan kemampuan berbahasa anak

Saat sedang belajar mengenai bahasa, anak mulai mengenal suara dari huruf, kata, dan kalimat terlebih dahulu. Setelahnya, barulah buah hati belajar mengenai kata dan pada akhirnya belajar membuat kalimat.

Perkembangan bahasa anak dapat ditelusuri berdasarkan dengan usianya. Di tiap usia, orangtua dapat melihat peningkatan dari kemampuan berbahasa Si Kecil.

  • Saat baru lahir

Ketika buah hati baru saja lahir, wajar jika ia belum dapat mengucapkan apapun, tetapi perkembangan bahasa anak di usia ini ditandai dengan kemampuannya untuk mengenali ritme, nada, dan kecepatan dari suara orang-orang di sekitarnya.

  • Usia 3-12 bulan

Orangtua sudah mulai bisa mendengarkan suara tertawa dan ocehan tanpa makna (babbling) yang dilontarkan Si Kecil. Selain bersuara, anak juga dapat berkomunikasi dengan gerakan, seperti menggoyangkan tangan.

Perlahan-lahan, anak mulai bisa mengucapkan kata pertamanya, seringnya kata pertama mulai terdengar saat anak berusia 12 bulan.

Apabila bayi belum melakukan babbling atau berekspresi melalui gestur saat berusia 12 bulan, Anda perlu memeriksakannya ke dokter.

  • Usia 12-18 bulan

Sebelumnya, perkembangan bahasa anak lebih dominan pada pelafalan suara, tetapi pada usia ini, Si Kecil akan lebih sering mengucapkan kata-kata dengan makna tertentu, seperti kata ‘dada’ yang merujuk pada ayahnya.

Seiring berjalannya waktu, bayi akan memperbanyak kosa katanya dan dapat mengerti apa yang diucapkan oleh orang sekitarnya. Bahkan, Si Kecil sudah bisa mengikuti instruksi sederhana yang diberikan oleh orang sekitarnya.

  • Usia 18 bulan - 2 tahun

Perkembangan bahasa anak sudah makin meningkat dengan bertambahnya kosa kata yang dipelajari anak. Anak mulai bisa menggabungkan beberapa kata menjadi kalimat kecil.

Orangtua dan anak sudah mulai bisa saling mengerti apa yang diucapkan terhadap satu sama lainnya. Namun, orangtua perlu membawa anak ke dokter jika anak belum berkata-kata pada usia 18 bulan atau berhenti mengeluarkan kata-kata.

  • Usia 2-3 tahun

Pada usia ini, perkembangan bahasa anak ditandai dengan semakin panjang dan kompleksnya kalimat yang diucapkannya. Anak terkadang akan berbicara sambil bermain.

Buah hati sudah mulai dapat berbicara dengan benar dan bahkan orang yang baru ditemuinya sudah bisa memahami ucapannya.

  • Usia 3-5 tahun

Di masa inilah anak akan lebih sering menanyakan berbagai hal-hal kompleks yang abstrak, misalnya, apakah pohon jeruk akan tumbuh dalam tubuhnya jika ia tidak sengaja menelan bijinya.

Anak akan menjadi penasaran dengan berbagai topik dan hal di sekitarnya. Anak sudah memahami aturan pembuatan bahasa yang mendasar dan mencoba membentuk kalimat-kalimat yang lebih sulit.

  • Usia 5-8 tahun

Perkembangan bahasa anak menjelang masuk sekolah diperlihatkan melalui pemahaman anak mengenai bahasa. Si Kecil menjadi lebih pandai dalam bercerita dan sudah dapat membuat berbagai macam kalimat.

Saat sudah berusia delapan tahun, buah hati sudah bisa berbicara sebagaimana layaknya orang dewasa.

Tahapan perkembangan bahasa anak di atas bukanlah patokan yang kaku karena tiap anak memiliki waktunya sendiri. Ada anak yang memiliki perkembangan bahasa yang lebih lambat dan ada yang lebih cepat.

Orangtua dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak dengan mengenalkan Si Kecil dengan kosa kata baru, sering mengajaknya bicara tiap hari, menjawab apa yang anak katakan, dan membaca bersama buah hati.

Catatan dari SehatQ

Perkembangan bahasa anak akan meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, pada beberapa kasus, anak mungkin bisa mengalami gangguan dalam berbahasa diakibatkan oleh masalah dalam perkembangan atau kehilangan pendengaran

Apabila orangtua merasa bahwa anak memiliki perkembangan bahasa yang terlalu lambat atau terhambat, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/language-development/art-20045163
Diakses pada 27 Februari 2020

Raisingchilden.net.au. https://raisingchildren.net.au/babies/development/language-development/language-development-0-8
Diakses pada 27 Februari 2020

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/how-do-children-learn-language-1449116
Diakses pada 27 Februari 2020

Artikel Terkait