logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

Tahap Perkembangan Bahasa Anak Berdasarkan Usianya

open-summary

Tahap perkembangan bahasa anak meningkat seiring bertambahnya usia. Seorang anak akan belajar berbicara lewat meniru suara dan bunyi-bunyi orang di sekitarnya.


close-summary

5

(1)

6 Apr 2022

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Perkembangan bahasa anak meningkat seiring bertambahnya usia

Kemampuan berbicara anak serta pertambahan kosakata anak akan meningkat sesuai dengan usianya

Table of Content

  • Apa itu perkembangan bahasa anak?
  • Tahap perkembangan bahasa anak
  • Aspek perkembangan bahasa anak

Di awal usianya, anak belum bisa berbicara dan berbahasa dengan benar. Seiring berjalannya waktu, mereka perlahan-lahan dapat mengucapkan sepatah kata hingga satu kalimat penuh. Perkembangan bahasa anak merupakan suatu proses yang menarik untuk diikuti. Perkembangan ini dibagi menjadi beberapa tahap berdasarkan usia anak. 

Advertisement

Apa itu perkembangan bahasa anak?

Pengertian perkembangan bahasa adalah kemampuan yang digunakan anak untuk berkomunikasi, baik berupa tulisan, ucapan, kode tubuh, dan bahasa isyarat. Dalam perkembangannya, bahasa diawali dari bunyi dan gerak tubuh, kemudian kata dan kalimat.

Perkembangan bahasa merupakan hal yang penting karena mendukung berbagai aspek perkembangan lainnya, seperti kognitif, sosial, dan literasi.

Perkembangan bahasa dapat mendukung kemampuan anak untuk berkomunikasi, mengungkapkan dan memahami perasaan, berpikir dan belajar, menyelesaikan masalah, hingga mengembangkan dan memelihara hubungan.

Anda dapat mendukung perkembangan bahasa anak dengan sering mengajaknya berbicara dan merespons ketika mereka mencoba berkomunikasi.

Tahap perkembangan bahasa anak

Saat belajar bahasa, anak mulai mengenal suara dari huruf, kata, dan kalimat terlebih dahulu. Setelahnya, barulah mereka belajar mengucapkan kata, dan pada akhirnya, belajar membuat kalimat.

Tahapan perkembangan bahasa anak usia dini dapat ditelusuri berdasarkan dengan usia. Di setiap kelompok usia, Anda dapat melihat peningkatan dari kemampuan berbahasa anak.

  • Saat baru lahir

Perkembangan bahasa anak saat baru lahir ditandai dengan kemampuan untuk mengenali ritme, nada, dan kecepatan dari suara orang-orang di sekitarnya. 

  • Usia 3-12 bulan

Orangtua mulai bisa mendengarkan suara tertawa dan ocehan tanpa makna (babbling) yang dilontarkan anak. Selain bersuara, mereka juga dapat berkomunikasi dengan gerakan, misalnya menggoyangkan tangan.

Perlahan-lahan, anak mulai bisa mengucapkan kata pertamanya. Kata pertama ini biasanya mulai terdengar saat mereka berusia 12 bulan.

Apabila bayi belum melakukan babbling atau berekspresi melalui gestur (gerakan tubuh) saat berusia 12 bulan, Anda perlu memeriksakannya ke dokter.

  • Usia 12-18 bulan

anak membuka buku
Anak lebih sering mengucapkan kata-kata dengan makna tertentu

Sebelumnya, perkembangan bahasa anak usia dini lebih dominan pada pelafalan suara. Namun, di kelompok usia ini, anak umumnya lebih sering mengucapkan kata-kata dengan makna tertentu. 

Contoh perkembangan bahasa anak di usia ini adalah mengucapkan kata ‘dada’ yang merujuk pada ayahnya.

Seiring berjalannya waktu, bayi akan memperbanyak kosakatanya dan dapat mengerti apa yang diucapkan oleh orang-orang di sekitarnya. 

Mereka bahkan sudah bisa mengikuti instruksi sederhana yang diberikan orangtuanya.

  • Usia 18 bulan - 2 tahun

Pada kelompok usia ini, perkembangan bahasa anak semakin meningkat dengan bertambahnya kosakata yang dipelajari. 

Anak mulai bisa menggabungkan beberapa kata menjadi kalimat kecil. Orangtua dan anak pun mulai bisa saling mengerti apa yang diucapkan terhadap satu sama lainnya. 

Namun, Anda perlu membawa anak ke dokter jika anak belum bisa mengucapkan kata-kata pada usia 18 bulan atau berhenti mengeluarkan kata-kata.

  • Usia 2-3 tahun

Perkembangan bahasa anak usia dini pada kelompok usia ini ditandai dengan semakin panjang dan kompleks kalimat yang diucapkan anak. Mereka terkadang bisa berbicara sambil bermain.

Anak mulai mampu berbicara dengan benar, bahkan orang yang baru ditemuinya sudah bisa memahami ucapan si kecil.

  • Usia 3-5 tahun

Di masa inilah anak umumnya lebih sering bertanya seputar hal-hal kompleks yang abstrak, misalnya apakah mainannya sudah tidur atau belum dan semacamnya.

Anak akan menjadi penasaran dengan berbagai topik dan hal di sekitarnya. Mereka juga mulai mampu memahami aturan pembuatan bahasa yang mendasar dan mencoba membentuk kalimat-kalimat yang lebih sulit.

  • Usia 5-8 tahun

Perkembangan bahasa anak menjelang masuk sekolah diperlihatkan melalui pemahaman anak mengenai bahasa. Mereka menjadi lebih pandai dalam bercerita dan mampu membuat berbagai macam kalimat.

Saat berusia delapan tahun, anak umumnya bisa berbicara layaknya orang dewasa.

Tahapan perkembangan bahasa anak di atas bukanlah patokan yang pasti karena setiap anak memiliki waktunya sendiri. Ada anak yang memiliki perkembangan bahasa yang lebih lambat dan ada yang lebih cepat.

Orangtua dapat meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia dini dengan mengenalkannya pada kosakata baru, sering mengajaknya bicara tiap hari, menjawab apa yang anak katakan, dan membaca bersama buah hati.

Baca Juga

  • 7 Sayuran Berwarna Merah yang Menyehatkan dan Sumber Antioksidan
  • Atasi Rasa Takut ke Dokter Gigi dengan Pilihan dengan Cara yang Tepat
  • 6 Manfaat Buckwheat untuk Kesehatan Tubuh Anda

Aspek perkembangan bahasa anak

Terdapat beberapa aspek perkembangan bahasa anak usia dini, yakni:

  • Kosakata

Anak memiliki keahlian menghafal kosakata baru setelah mempelajari dari lingkungan sekitarnya. Selaras dengan perkembangan hubungan anak dengan lingkungannya, semakin banyak kosakata yang dipelajarinya.

  • Sintaksis

anak bermain
Anak mencontoh penggunaan bahasa dari orang di sekitarnya

Sintaksis adalah kombinasi kata-kata untuk membentuk frasa dan kalimat yang dapat dimengerti. Anak bisa mencontoh penggunaan tata bahasa secara lisan dengan baik karena sering mendengar dan meniru orang-orang di sekitarnya.

  • Semantik

Semantik merupakan pengunaan kata sesuai dengan tujuannya. Contohnya, anak dapat mengekspresikan keinginan dan penolakan dengan kata-kata tepat. Hal ini muncul dari dalam dirinya sendiri, tanpa didasari faktor lain.

  • Fonem

Fonem merupakan kemampuan anak membunyikan huruf vokal dengan tidak hanya mengeja abjadnya, tetapi bisa mengucapkan sebuah kata dan mengerti arti dari kata yang diucapkan. Misalnya, i, b, u menjadi ibu.

  • Fonologi

Fonologi merupakan kemampuan anak menangkap dan membentuk bunyi dalam percakapan. Perkembangan fonologi anak terjadi ketika mereka mampu mengucapkan kata dengan benar.

  • Morfologi

Morfologi adalah tata kelola bahasa yang dipakai dalam membentuk kalimat supaya bentuknya sistematis dan mudah dicerna. 

Contoh aspek perkembangan bahasa ini adalah anak mampu membentuk kalimat dengan tepat saat mengutarakan keinginannya.

Itulah tahap perkembangan bahasa anak dan aspek-aspeknya. Anda harus menunjang perkembangan tersebut agar kemampuan berbahasa anak bisa diasah dengan baik dan berkembang secara optimal.

Apabila ingin berdiskusi lebih lanjut seputar kesehatan anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

ibu dan anakperkembangan anakhidup sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved