Apakah Ibu Hamil Harus Minum Tablet Penambah Darah?


Tahukah Anda bahwa obat penambah darah tidak boleh dikonsumsi sembarangan? Jika ibu hamil mengalami anemia, penting untuk memahami aturan minum tablet tambah darah yang tepat.

0,0
05 Oct 2021|Atifa Adlina
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tidak semua ibu hamil perlu minum tablet tambah darahibu perlu tambahan zat besi dua kali lipat lebih banyak dibandingkan sewaktu tidak hamil
Pada masa kehamilan, ibu lebih rentan mengalami anemia karena defisiensi zat besi. Maka dari itu, sebaiknya Anda mulai memperhatikan asupan nutrisi untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil.Namun, apakah perlu mengonsumsi tablet tambah darah untuk setiap ibu hamil? Bagaimana aturannya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya. 

Apakah ibu hamil harus minum tablet penambah darah?

Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi untuk membawa oksigen ke dalam seluruh jaringan.Mengutip dari Mayo Clinic, kebutuhan zat besi pada ibu hamil dua kali lipat lebih banyak jika dibandingkan orang pada umumnya. Hal ini karena tubuh perlu memproduksi lebih banyak darah untuk memberikan oksigen dan nutrisi pada bayi dalam kandungan.Sebenarnya, suplemen atau tablet tambah darah seperti zat besi aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Namun, ternyata tidak semua ibu hamil harus mengonsumsinya. karena sebagian besar kandungan zat besi sudah ada di dalam vitamin prenatal serta makanan sehari-hari. Akan tetapi jika Anda hamil dan mengalami anemia, konsumsi tablet penambah darah menjadi sangat penting untuk mencukupi kebutuhan zat besi harian.

Dalam kondisi apa ibu hamil wajib minum tablet penambah darah?

Dari penjelasan sebelumnya, dapat dikatakan bahwa tablet tambah darah harus diminum untuk ibu hamil yang mempunyai kondisi anemia.Saat hamil, ibu berada dalam kondisi peningkatan risiko mengalami anemia defisiensi zat besi. Ini terjadi karena tubuh tidak memiliki simpanan zat besi yang cukup.Umumnya, berikut adalah tanda atau gejala yang muncul pada anemia kekurangan zat besi, seperti:
  • Kelelahan,
  • Sulit bernapas,
  • Sakit kepala,
  • Tangan dan kaki dingin,
  • Kulit pucat atau berwarna kuning,
  • Detak Jantung abnormal,
  • Pusing, hingga
  • Sakit dada.
Apabila dari diagnosis Anda sudah terbukti mempunyai kondisi anemia, sebaiknya segera minum obat atau suplemen penambah darah yang sudah direkomendasikan dokter.Anda harus berhati-hati jika sedang hamil dan memiliki anemia tapi tidak mengonsumsi tablet tambah darah. Berikut adalah beberapa akibat anemia pada ibu hamil, seperti:Penderita anemia berat selama kehamilan juga berisiko mengalami komplikasi, seperti bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendahSelain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan risiko kematian bayi pada sebelum atau setelah melahirkan. 

Efek samping tablet tambah darah untuk ibu hamil

Salah satu cara untuk menaikkan kadar hemoglobin (hb) adalah dengan minum tablet penambah darah sehingga kadar zat besi untuk ibu hamil pun tercukupi.Sebagian tablet atau suplemen penambah darah ini juga bisa mengandung asam folat dan vitamin C. Ini bermanfaat untuk membantu penyerapan zat besi dari usus.Walaupun begitu, ada pula efek samping dari tablet penambah darah yang mungkin saja terjadi pada ibu hamil, seperti mual, perut kembung, hingga sembelit.Jika hal ini membuat Anda kesulitan untuk meminumnya, kemungkinan dokter kandungan akan mengganti tablet penambah darah jenis lain untuk mengurangi efek samping.

Aturan minum tablet penambah darah yang aman

Vitamin selama masa kehamilan yang diberikan dokter biasanya sudah mengandung asam folat dan zat besi.Saat Anda menderita anemia, kemungkinan dokter akan memberikan tablet atau suplemen zat besi dengan dosis 120 miligram untuk setiap hari dalam jangka waktu 3 bulan.Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi lebih dari 250 miligram suplemen kalsium bersamaan dengan tableet zat besi. Pasalnya, kalsium dapat mengganggu penyerapan zat besi. Berikan pula jeda waktu selama 2 jam.Selain lewat suplementasi tablet penambah darah, ibu hamil juga jangan sampai lupa untuk mengonsumsi makanan dengan kandungan zat besi tinggi. Sebagai contoh, daging merah, biji-bijian, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan hati.Untuk mengetahui lebih banyak mengenai aturan minum penambah darah untuk ibu hamil, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.
kehamilananemiamasalah kehamilananemia defisiensi besi
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/anemia-during-pregnancy/art-20114455. Diakses pada 17 September 2021Pregnancy and birth: Do all pregnant women need to take iron supplements?. Institute For Quality And Efficiency In Health Care (Iqwig). Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279574/Kementerian Kesehatan. https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil. Diakses pada 17 September 2021What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/diet/iron-during-pregnancy/. Diakses pada 17 September 2021Oxford University Hospital. https://www.ouh.nhs.uk/patient-guide/leaflets/files/14412Panaemia.pdf. Diakses pada 17 September 2021WHO.https://www.who.int/reproductivehealth/publications/maternal_perinatal_health/iron_folate_supplementation.pdf. Diakses pada 17 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait