Syarat-Syarat Air Bersih yang Perlu Anda Ketahui


Tidak semua air digolongkan sebagai air bersih. Ada syarat-syarat air bersih yang perlu dipenuhi untuk menilai air tersebut aman untuk digunakan, seperti tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa.

(0)
09 Dec 2020|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Syarat air bersih meliputi tidak berbau, berwarna, dan tidak berasaAda beberapa syarat air bersih untuk menentukan sumber air yang Anda gunakan bersih atau tidak
Air bersih merupakan salah satu kebutuhan yang wajib dipenuhi dalam kehidupan manusia. Akan tetapi, tidak semua air digolongkan sebagai air bersih. Ada syarat-syarat air bersih yang perlu dipenuhi untuk menilai air tersebut aman digunakan atau tidak.Fungsi utama air bersih adalah sebagai air minum sehingga kebutuhan cairan tubuh dapat terpenuhi setiap harinya. Selain itu, air bersih juga digunakan dalam berbagai kebutuhan lain yang sifatnya esensial dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencuci, mandi, hingga memasak.Apabila kita menggunakan air yang tidak bersih untuk minum, mandi, atau memasak, tentunya bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan yang bisa berbahaya bagi kehidupan kita. Oleh karena itu, kenali syarat-syarat air bersih berikut supaya Anda terhindar dari berbagai masalah kesehatan yang tidak diinginkan.

Syarat-syarat air bersih

Berikut adalah syarat-syarat air bersih yang bisa Anda kenali sehingga Anda bisa mengetahui seberapa bagus kualitas air di rumah.

1. Tidak keruh

Air bersih yang aman diminum dan digunakan untuk kebutuhan lain idealnya harus jernih, tidak berbau, dan tidak terasa aneh. Air yang tidak bersih atau terkontaminasi biasanya terlihat keruh atau kotor.Walaupun air yang keruh tidak serta-merta berbahaya bagi Anda, kondisi tersebut dapat menandakan adanya patogen atau bahan kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan.

2. Tidak terasa lengket setelah digunakan

Air yang tidak bersih atau tercemar dapat memiliki tekstur yang berbeda dari air bersih. Tekstur ini dapat disebabkan oleh zat-zat tertentu, seperti magnesium atau kalsium, yang bisa meninggalkan bekas di keran, wastafel, atau gelas.Tangan Anda juga bisa terasa lengket usai menggunakan air ini untuk cuci tangan dengan sabun, atau setelah Anda mencampurnya dengan deterjen untuk mencuci baju. Tekstur air yang berbeda ini juga dapat disebabkan adanya kandungan logam, contohnya aluminium, mangan, atau timah

3. Bening atau tidak berwarna

Salah satu syarat air bersih yang penting adalah tidak berwarna. Air yang berwarna, misalnya kuning, jingga, atau cokelat, dapat menandakan adanya zat-zat berbahaya di dalamnya.Air berwarna kuning bisa mengindikasikan chromium-6, yakni zat kimia yang bisa menyebabkan kanker. Warna kuning juga bisa menandakan adanya penumpukan zat besi, mangan, tembaga, atau timah dalam air.Sementara itu, air yang berwarna cokelat atau jingga juga bisa menandakan adanya logam dalam air atau karat, yang bisa menjadi tempat bakteri berkembang biak.

4. Bebas dari bau apa pun

Syarat air bersih lainnya adalah tidak berbau. Jika air di rumah Anda menimbulkan bau layaknya kolam renang atau pemutih, hal ini bisa menandakan adanya kelebihan klorin yang bisa menyebabkan masalah ginjal atau peningkatan risiko kanker.Di sisi lain, air yang menimbulkan bau mirip telur busuk atau comberan bisa mengindikasikan adanya gas hidrogen sulfida. Gas ini bisa berubah menjadi sulfat jika terkena bakteri tertentu sehingga berpotensi menimbulkan dehidrasi atau diare.Sementara itu, air yang berbau amis dapat menandakan adanya kelebihan barium, yakni zat kimia yang muncul secara alami yang bisa mencemari air lewat proses pengeboran atau limbah manufaktur.Air yang tercemar zat ini bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, kelemahan otot, hingga kerusakan ginjal, hati, dan jantung. Bau amis juga dapat disebabkan oleh cadmium, yaitu zat kimia yang ditemukan dalam timah dan tembaga. Mengonsumsi terlalu banyak air yang mengandung cadmium dapat menyebabkan kerusakan tulang, hati, dan ginjal.

5. Hambar alias tidak berasa

Pipa atau besi yang berkarat dalam saluran air bisa melepaskan berbagai logam, seperti besi, mangan, zinc, tembaga, dan timah ke dalam air yang biasa Anda gunakan sehari-hari.Pelepasan logam-logam ini dapat menimbulkan rasa logam atau asin dalam air yang Anda minum. Dalam beberapa kasus, rasa logam ini dapat terjadi akibat kadar pH (keasaman) air yang rendah.

6. Tidak terkontaminasi bakteri, virus, atau mikroorganisme lainnya

Bakteri, virus, atau mikroorganisme lainnya tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Begitu pula dengan bahan-bahan kima tertentu. Dalam banyak kasus, sebuah sumber air minum bahkan bisa mengandung banyak patogen atau bahan kima yang berbahaya bagi kesehatan.

7. Tidak mengandung debu, pasir, tanah, atau sedimen lainnya

Adanya debu, pasir, atau tanah dapat menandakan adanya penyumbatan pada saluran atau sumber air Anda sehingga air menjadi tidak bersih.Anda bisa membersihkan saluran air di rumah atau memasang alat penyaring khusus (filter) sehingga debu, pasir, tanah, dan sedimen lainnya dapat dipisahkan dari air yang Anda gunakan.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
air putih
Kemenkes RI. http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/apa-saja-syarat-syarat-air-minum
Diakses pada November 2020
Business Insider. https://www.businessinsider.com/signs-tap-water-contaminated-unsafe-2019-5?r=US&IR=T#other-contaminants-are-invisible-9
Diakses pada November 2020
Bobvila. https://www.bobvila.com/slideshow/9-signs-your-tap-water-might-be-contaminated-51820
Diakses pada November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait