Biaya Operasi Caesar Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan, Ini Syaratnya

09 Mei 2019 | Oleh
Biaya operasi Caesar dengan indikasi medis, dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
BPJS Kesehatan menanggung biaya operasi Caesar yang dilakukan berdasarkan indikasi medis.

Seperti halnya operasi besar lain, ada beberapa risiko pada persalinan melalui prosedur Caesar. Beberapa di antaranya adalah pembekuan darah, perdarahan, serta respons tertentu terhadap anestesi. Selain risiko tersebut, mungkin yang juga Anda pertimbangkan adalah biaya operasi Caesar.

Syarat Penggunaan BPJS Kesehatan untuk Biaya Operasi Caesar

Namun jika menjadi peserta layanan BPJS Kesehatan, Anda bisa merasa lebih lega. Sebab, BPJS Kesehatan menanggung biaya persalinan melalui prosedur Caesar. Berikut ini persyaratanya.

1. Dilakukan Atas Indikasi Medis

Tindakan operasi Caesar dilakukan terhadap pasien berdasar rekomendasi medis dari dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat 1. Dokter akan menyarankan untuk dilakukan operasi caesar pada penanganan persalinan bila memang dibutuhkan.

Indikasi medis yang mengharuskan tindakan ini bisa terjadi pada ibu seperti preeklamsia dengan ciri-ciri tekanan darah tinggi selama kehamilan. Ataupun terjadi pada bayi seperti posisi sungsang, gawat janin, plasenta previa, dan lain-lain.

2. Membawa Rujukan dari Dokter Faskes Tingkat 1

Peserta wajib membawa surat rujukan dari dokter yang merawat di Fasilitas Kesehatan Tingkat I, baik dari Puskesmas atau klinik setempat. Surat rujukan akan diberikan oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan dan menemukan indikasi medis yang mengharuskan tindakan Caesar.

Sebab, dokter tersebut pasti sudah memahami kondisi pasien yang tidak mungkin melahirkan secara normal. Jadi, ketika permintaan operasi Caesar tersebut atas klaim pribadi tanpa rujukan dari dokter, maka BPJS Kesehatan tidak akan menanggung biaya tersebut.

3. Tidak Berlaku untuk Klaim Perorangan

BPJS Kesehatan tidak akan menanggung permintaan operasi Caesar yang didasari oleh klaim perorangan atau permintaan pribadi dari pasien. Dari sisi medis, operasi caesar hanya bisa dilakukan ketika pasien mendapat anjuran atau perintah demikian dari dokter di Faskes Tingkat I.

Jika pasien memaksa meminta rujukan, bisa jadi dokter di Faskes Tingkat I tetap akan memberikan surat rujukan. Namun harus diperhatikan di bagian diagnosis, dokter akan mencantumkan tiga huruf yaitu APS (Atas Pilihan Sendiri). Artinya, biaya operasi dibebankan kepada pasien.

4. Kartu BPJS Kesehatan Masih Aktif

Syarat menggunakan BPJS Kesehatan untuk operasi caesar adalah memiliki kartu BPJS Kesehatan yang masih aktif. Masa aktif kartu BPJS Kesehatan umumnya berhenti saat peserta memiliki tunggakan di iuran bulan sebelumnya.

Untuk mengaktifkannya kembali, pasien harus membayar semua tunggakan pada bulan-bulan sebelumnya disertai pembayaran denda. Setelahnya, peserta biasanya harus menunggu sekitar 30 hari ke depan agar kartu kembali aktif.

Jadi, penting bagi Anda untuk tetap rutin membayar iuran BPJS Kesehatan sebelum terlambat setiap bulannya. Hal ini untuk menjaga kartu BPJS Kesehatan tetap aktif dan bisa digunakan ketika keadaan mendesak.

5. Langsung ke IGD dalam Kondisi Darurat

Bila mengalami kondisi tertentu yang terbilang darurat, maka pasien boleh langsung menuju Instalasi Gawat Darurat di rumah sakit. Misalnya saat terjadi ketuban pecah atau gawat janin yang mengharuskan tindakan dalam waktu cepat.

Pasien akan tetap ditangani sekalipun tanpa surat rujukan. BPJS pun akan tetap menanggung biaya selama kondisi darurat yang terjadi pada pasien bisa dipertanggungjawabkan.

Kondisi Medis yang Membutuhkan Operasi Caesar

Mungkin Anda memang merencanakan persalinan normal. Namun, dokter akan merekomendasikan operasi Caesar jika proses persalinan tidak seperti seharusnya, janin dalam posisi yang menyulitkan persalinan atau terlalu besar untuk persalinan normal, maupun adanya risiko kesehatan pada ibu dan anak.

Referensi

Liputan 6.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3187649/perhatikan-5-hal-ini-saat-operasi-caesar-pakai-bpjs-kesehatan
Diakses pada Oktober 2018.

Finansialku.
https://www.finansialku.com/operasi-sesar-ditanggung-bpjs/
Diakses pada Oktober 2018.

Jawapos.
https://www.jawapos.com/hoax-atau-bukan/27/11/2017/operasi-caesar-pun-ditanggung-bpjs-asalkan-ini-syaratnya
Diakses pada Oktober 2018.

Vemale.
https://www.vemale.com/kehamilan/119298-apakah-operasi-caesar-ditanggung-bpjs-kesehatan-ini-jawabannya.html
Diakses pada Oktober 2018.

WebMD. https://www.webmd.com/baby/risks-of-a-c-section
Diakses pada 14 Maret 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top