Ini Susu Untuk Menambah Berat Badan Bayi yang Perlu Ibu Tahu

(0)
Ditinjau olehdr. Indra Wijaya
Selain ASI, susu formula juga dapat menjadi susu untuk menambah berat badan bayisusu untuk menambah berat badan bayi yang efektif adalah ASI
Pemberian susu untuk menambah berat badan bayi baru lahir penting dilakukan terutama untuk bayi usia 0-6 bulan yang belum memasuki masa MPASI. Ini karena bayi hanya mendapatkan nutrisi dari susu saat belum mengonsumsi makanan pendamping apapun.Susu untuk menambah berat badan bayi juga bisa berasal dari ASI maupun susu formula. Sebelum memilih susu terbaik untuk anak, Anda juga harus memperhatikan kapan anak membutuhkan susu tambahan untuk menaikkan berat badannya. Agar berat badan bayi cepat naik dengan ASI maupun susu formula, berikut beberapa cara yang bisa Anda ikuti.

Kondisi anak perlu susu untuk menambah berat badan bayi

Berat badan bayi yang rendah disebabkan oleh dua hal. Pertama adalah pertumbuhan berat badan bayi yang lambat, tetapi semua tahap perkembangannya yang lain baik. Atau, adanya masalah medis yang menyebabkan berat badan mereka tidak ideal, misalnya kelahiran prematur dengan berat bayi lahir rendah atau memiliki masalah dalam saluran cerna.Berat badan bayi yang rendah seringkali mengkhawatirkan orangtua. Dikutip dari Stanford Childrens, berikut tanda-tanda yang dapat mengindikasikan adanya masalah pada bayi yang berat badannya rendah:
  • Berat badan bertambah kurang dari 15 gram per hari pada hari keempat atau kelima
  • Tidak mencapai berat badan lahirnya kembali di minggu kedua atau ketiga
  • Penambahan berat badan kurang dari 450 gram per bulan selama 4 bulan pertama
  • Penurunan berat badan, tinggi badan, atau lingkar kepala, yang diamati dari kurva pertumbuhan

Cara menaikkan berat badan bayi ASI

Jika berat badan bayi kurang, susu penambah berat badan ideal bayi mungkin diperlukan. Pertambahan berat badan bayi yang kurang bukanlah indikasi untuk menghentikan kegiatan menyusui, tetapi mungkin bayi tidak mendapat ASI cukup. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk memastikan bayi mendapat ASI cukup:
  • Pastikan perlekatan bayi ketika menyusui baik. Jika Anda tidak yakin, Anda dapat berkonsultasi dengan konselor laktasi.
  • Menyusui sering sesuai keinginan bayi. Bayi perlu menyusu setiap 2-3 jam sekali dan jika menunjukkan tanda-tanda lapar. ASI akan lebih mudah dicerna dan diserap sehingga bayi harus minum lebih sering.
  • Pastikan bayi terjaga saat menyusu, setidaknya 20 menit setiap kali menyusu. Jika bayi tertidur, Anda bisa coba bangunkan dengan menggelitik telapak kakinya atau mengubah posisi menyusui.
  • Jika jumlah ASI Anda kurang, coba tingkatkan produksi dengan menyusui lebih sering, memompa di sela waktu menyusu, atau meminum suplemen yang dapat menambah ASI.
Jika diperlukan, dokter dapat menyarankan penggunaan suplemen atau tambahan susu untuk mengejar berat badan bayi. Suplemen dapat berupa ASI perah atau susu formula. Disarankan untuk tetap menyusui dulu, baru kemudian menambah susu penambah berat badan ideal bayi untuk suplemen setelahnya.Anda bisa mencoba untuk memerah ASI dan memisahkan foremilk dengan hindmilk. Foremilk adalah ASI yang dikeluarkan di awal dan mengandung protein tinggi. Sedangkan, hindmilk adalah ASI yang dikeluarkan lebih akhir dan tinggi lemak serta tinggi kalori. Jenis ASI inilah yang dapat membantu menambah berat badan bayi.[[artikel-terkait]]

Cara menaikkan berat badan bayi dengan susu formula

Pada situasi yang tidak memungkinkan pemberian ASI, susu formula dapat diberikan. Ingat untuk berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dulu untuk memastikan jenis susu formula yang tepat bagi bayi Anda.Saat ini di pasaran banyak susu formula yang dijual. Berikut beberapa panduan untuk memilih susu formula untuk menambah berat badan bayi 0-6 bulan:
  • Pilih susu formula dengan bahan dasar susu sapi, kecuali ada alasan medis yang tidak memungkinkan.
  • Pilih susu formula dengan kadar protein lebih rendah, untuk menghindari kemungkinan bayi mengalami kelebihan berat badan.
  • Gunakan susu formula khusus (hipoalergenik, soya, bebas laktosa) hanya dengan rekomendasi dokter.
  • Pilih susu formula yang dominan mengandung protein whey. Biasanya yang berlabel “cocok untuk bayi baru lahir”, “newborn”, atau “whey dominant”
Bayi prematur dengan berat badan lahir rendah dapat menggunakan susu yang aman untuk saluran cernanya, seperti:
  • Susu soya
  • Formula hipoalergenik
  • Formula bebas-laktosa
  • Formula mengandung asam amino
Kebutuhan masing-masing bayi dan penyebab berat badan tidak bertambah pada setiap bayi berbeda-beda. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter dalam menentukan jenis susu yang tepat untuk menambah berat badan bayi Anda.

Pesan dari SehatQ!

Susu untuk menambah berat badan bayi baru lahir bisa dari pemberian ekstra ASI maupun susu formula. Namun, untuk menaikkan berat badan bayi, ASI lebih baik ketimbang susu formula untuk menjaga daya tahan tubuh bayi. Pastikan asupan susu formula yang diberikan tidak berlebih agar anak terhindar dari obesitas. Jika masih ragu mengenai aturan pemberian susu untuk anak, Anda bisa konsultasikan langsung dengan chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
produksi asiberat badan bayi
Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=slow-or-poor-infant-weight-gain-90-P02880Diakses pada Mei 2019Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/breastfed-baby-is-gaining-weight-slowly-4114196Diakses pada Mei 2019Pregnancy, Birth, & Baby. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/bottle-feeding-with-formulaDiakses pada Mei 2019Underwood MA. Human milk for the premature infant. Pediatr Clin North Am. 2014; 60(1): 189-207. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3508468/Diakses pada Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait