Susah Menelan Tak Hanya Terjadi Karena Sakit tenggorokan

(6)
27 Jun 2020|Lenny Tan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Susah menelan bisa disertai oleh gejala sakit tenggorokanSusah menelan bisa diawali dengan sakit tenggorokan
Apa Anda pernah mengalami susah menelan saat makan atau minum? Umumnya, kondisi ini bisa terjadi jika Anda sedang mengalami penyakit seperti radang tenggorokan.
Namun sakit tenggorokan bukan sau-satunya pemicu sulit menelan. Terdapat beberapa penyebab lain yang bisa memicu kesulitan ini.

Susah menelan dalam dunia medis

Dalam dunia medis, kesulitan menelan dikenal dengan istilah disfagia. Kondisi ini dapat menyebabkan penderita tersedak karena makanan atau cairan yang masuk.Disfagia memang tidak selalu mengindikasikan gangguan kesehatan. Keluhan ini juga dan bisa saja bersifat sementara dan hilang dengan sendirinya.Namun Anda tetap tidak boleh lengah dan sebaiknya mengenali sederet penyebab dan gejala kesulitan menelan agar bisa segera ditangani.

Gejala sulit menelan yang mungkin terjadi

Selain tidak mampu menelan makanan atau minuman, keluhan di bawah ini mungkin Anda rasakan saat mengalami disfagia:
  • Muncul rasa sakit ketika menelan.
  • Terasa ada yang mengganjal di tenggorokan atau
  • Batuk atau tersedak saat menelan.
  • Produksi air liur yang berlebihan hingga Anda mengiler.
  • Sering mengalami heartburn, yakni sensasi panas dan terbakar di dada.
  • Kerap mengalami regurgitasi, yaitu kondisi makanan yang kembali keluar dari kerongkongan atau lambung.
  • Asam lambung yang naik ke kerongkongan.
  • Suara menjadi serak.
  • Penurunan berat badan tanpa alasan jelas.
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan lebih lanjut.Harap diingat bahwa susah menelan yang disertai gangguan pernapasan atau disebabkan makanan yang tersangkut di kerongkongan (tersedak) termasuk kondisi darurat medis, sehingga memerlukan penanganan secepat mungkin di rumah sakit.

Waspadai penyebab susah menelan ini

Proses menelan dapat terganggu akibat berbagai faktor. Situasi ini pun terkadang tidak Anda sadari. Berikut sederet kondisi yang mungkin bisa memicu disfagia:
  • Stroke

Stroke berpotensi merusak bagian otak yang mengendalikan fungsi menelan.
  • Penyakit Parkinson dan gejala parkinsonisme

Kedua kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan motorik penderita, termasuk menelan.
  • Eosinophilic esophagitis

Kondisi ini terjadi karena peningkatan jumlah eosinofil (sejenis sel darah putih) yang drastis, dan dapat menyebabkan muntah maupun kesulitan menelan.
  • Amyotrophic lateral sclerosis

Gangguan medis ini akan menyebabkan penurunan fungsi saraf pada tulang belakang dan otak.
  • Gangguan pada otot esofagus

Kejang-kejang atau masalah kontraksi termasuk kondisi yang bisa mengganggu otot esofagus dan menyebabkannya tidak dapat berfungsi dengan normal.
  • Kanker esofagus

Susah menelan termasuk salah satu gejala yang umum dari kanker esofagus.
  • Skleroderma

Skleroderma adalah penyakit autoimun yang membuat kulit dan jaringan ikat menjadi mengeras serta kaku.
  • Pembesaran kelenjar tiroid

Jika sulit menelan disertai area leher yang membesar, suara serak, dan sulit bernapas, penyebabnya bisa berupa pembesaran kelenjar tiroid. Orang Indonesia mungkin lebih mengenalnya dengan istilah penyakit gondok.

Bagaimanakah cara menangani susah menelan?

Penanganan untuk kondisi susah menelan tergantung pada penyebabnya. Walau terkadang dapat sembuh sendiri tanpa langkah medis, Anda sebaiknya tetap memeriksakan diri ke dokter.Selama menjalani penanganan, cara-cara berikut juga bisa Anda terapkan agar proses makan Anda bisa lebih nyaman:
  • Makanlah secara perlahan dan sedikit demi sedikit

Sebagai contoh, Anda bisa makan setengah sendok dalam satu suapan.
  • Menyesuaikan porsi makanan

Tidak perlu memaksakan diri untuk makan dengan porsi besar. Anda lebih baik mengonsumsi makanan dalam porsi kecil, tapi lebih sering.
  • Mengatur posisi tubuh

Anda bisa duduk tegak sambil mencondongkan tubuh ke depan saat makan. Sebagai alternatif, Anda juga dapat duduk atau berdiri selama sekitar 20 menit setelah makan.
  • Memperhatikan tekstur makanan

Pilihlah makanan yang lunak atau dipotong kecil-kecil agar mudah ditelan. Anda juga sebaiknya mengunyah makanan sampai halus sebelum menelannya.
  • Fokuslah ketika makan

Hindari aktiviitas yang mungkin dapat mengalihkan perhatian Anda, seperti menonton televisi. Anda juga dianjurkan untuk tidak berbicara sambil
  • Memperhatikan cara menelan

Anda mungkin butuh 2-3 gerakan menelan tiap kali makan atau minum. Jika ada yang menyumbat kerongkongan Anda, cobalah mengeluarkannya dengan cara batuk perlahan-lahan lalu kembali menelan lagi sebelum Anda menarik napas.
  • Meningkatkan jumlah air liur

Langkah ini bisa Anda lakukan dengan banyak Jika bosan dengan air putih, Anda bisa mengonsumsi air lemon atau mengisap es batu.
  • Memperhatikan cara minum obat

Bila harus minum obat dalam bentuk pil atau tablet, Anda bisa menghancurkan dan mencampurkannya dengan sedikit air maupun Anda juga dapat meminta rekomendasi obat dalam bentuk cair pada dokter.Kondisi susah menelan memiliki berbagai penyebab dan gejala. Anda dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter supaya pemicunya dapat diketahui. Jangan sampai kesulitan menelan bertambah parah dan menurunkan kualitas hidup Anda.
parkinsondisfagia
Healthline. https://www.healthline.com/health/difficulty-in-swallowing
Diakses pada 27 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dysphagia/symptoms-causes/syc-20372028
Diakses pada 27 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/177473.php
Diakses pada 27 Juni 2020
WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/swallowing-problems#1
Diakses pada 27 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait

Waspadai Penyebab Tangan Tremor yang Bisa Jadi Gejala Parkinson

Penyebab tangan tremor salah satunya bisa jadi penyakit Parkinson. Penyakit ini merupakan gangguan sistem saraf yang bersifat progresif dan gejalanya muncul bertahap.
07 Jun 2019|dr. M. Helmi A.
Baca selengkapnya
Waspadai Penyebab Tangan Tremor yang Bisa Jadi Gejala Parkinson

Berbagai Penyebab Tangan Gemetar, Pernahkah Anda Mengalaminya?

Sebagian orang mungkin pernah merasakan tangan gemetar. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari yang ringan hingga kondisi serius. Lantas, apa saja ya?
12 Des 2019|Dina Rahmawati
Baca selengkapnya
Berbagai Penyebab Tangan Gemetar, Pernahkah Anda Mengalaminya?

Ini Penyebab Kepala Bergetar Terus-menerus Terjadi

Kepala bergetar bisa disebabkan oleh tremor esensial, penyakit Parkinson dan stroke. Sehingga untuk mengetahuinya lebih jelas, perlu dilakukan pemeriksaan secara rinci.
01 Mei 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Ini Penyebab Kepala Bergetar Terus-menerus Terjadi