Aneka Manfaat Suplemen Zinc, Termasuk Jaga Fungsi Imun

Suplemen menawarkan banyak manfaat kesehatan
Suplemen menawarkan banyak manfaat kesehatan, termasuk menjaga sistem imun

Zinc merupakan mineral mikro dengan peran yang sangat krusial. Mineral ini bisa dicukupi kebutuhannya melalui makanan sehat, seperti daging sapi, kacang tanah, hingga lobster. Pada beberapa kasus, suplemen zinc mungkin bisa dikonsumsi setelah berkonsultasi dengan dokter. Cari tahu jenis dan manfaat suplemen zinc yang bisa Anda pilih.

Suplemen zinc dan jenis-jenisnya

Suplemen zinc tersedia bukan sebagai mineral yang berdiri sendiri. Saat mencari produk suplemen zinc, Anda akan melihat beberapa pilihan yang tersedia. Beberapa bentuk suplemen zinc yang mungkin Anda temukan, yaitu:

  • Zinc glukonat: Jenis suplemen zinc yang sering ditambahkan untuk pengobatan pilek
  • Zinc asetat: Seperti zinc glukonat, zinc asetat juga sering diberikan untuk mempercepat pemulihan pilek
  • Zinc sitrat: Jenis suplemen zinc yang dapat diserap tubuh dengan baik seperti zinc glukonat
  • Zinc sulfat: Sering dikonsumsi untuk mencegah defisiensi zinc. Suplemen ini juga dilaporkan membantu meredakan keparahan jerawat.
  • Zinc orotat: Merupakan salah satu suplemen zinc yang mudah ditemukan
  • Zinc picolinat: Dilaporkan menjadi jenis suplemen zinc yang mudah diserap tubuh dibanding yang lain

Dalam mencari jenis suplemen zinc di atas, Anda pun mungkin akan menemukannya dalam bentuk kapsul, tablet, hingga permen hisap.

Potensi manfaat suplemen zinc untuk kesehatan

Suplemen zinc dilaporkan menawarkan sejumlah manfaat kesehatan, misalnya:

1. Diyakini membantu meningkatkan fungsi imun

Zinc memiliki kemampuan untuk meningkatkan fungsi imun sekaligus melawan peradangan. Atas kelebihannya ini, zinc pun sering ditemukan dalam obat yang dijual bebas dan dalam pengobatan herbal. Selain itu, zinc juga dilaporkan dapat bertindak sebagai molekul antioksidan dan dikaitkan dengan efek protektif terhadap tubuh dari penyakit kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

2. Mengatasi jerawat

Ternyata, suplemen zinc sudah sering digunakan untuk mengatasi jerawat dan menjaga kesehatan kulit secara umum. Jenis suplemen zinc yang paling berpotensi untuk mengatasi jerawat yakni zinc sulfat.

Sebuah riset tahun 2018 juga menemukan, suplemen zinc sering dipilih untuk mengatasi jerawat karena efektivitas yang baik, harganya yang relatif terjangkau, serta efek samping yang lebih sedikit.

3. Berpotensi untuk mengendalikan gula darah

Zinc berperan dalam pengendalian gula darah dan sekresi insulin. Beberapa riset menyebutkan bahwa zinc memiliki potensi untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta membantu meningkatkan sensitivitas sel tubuh terhadap hormon insulin.

Misalnya, sebuah tinjauan dalam jurnal Diabetology and Metabolic Syndrome melaporkan, suplemen zinc efektif untuk meningkatkan kontrol gula darah pada penderita diabetes – baik jangka panjang maupun jangka pendek.

Riset lain pun menemukan bahwa zinc memiliki potensi untuk mengurangi resistensi insulin, sehingga sel tubuh dapat menggunakan hormon tersebut lebih efisien agar kadar gula darah tetap terjaga.

4. Memperlambat degenerasi makula

Degenerasi makula merupakan penyakit mata yang dapat memicu kebutaan. Suplemen zinc sering dikonsumsi untuk memperlambat degenerasi makula terkait usia, serta membantu mencegah kehilangan penglihatan maupun kebutaan.

Beberapa studi telah berusaha membuktikan khasiat suplemen zinc untuk melindungi penglihatan, seperti dalam penggunaan suplemen zinc sulfat. Namun, ahli lain berpendapat, mengandalkan zinc saja mungkin tidak cukup untuk memberikan efek perlindungan untuk mata – sehingga perlu dikombinasikan dengan perawatan lain.

5. Dilaporkan membantu melindungi jantung

Beberapa penelitian melaporkan bahwa suplemen zinc berpotensi untuk mengendalikan faktor risiko penyakit jantung. Bahkan, suplemen mineral ini diyakini mampu menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

Dalam sebuah metastudi dalam jurnal Nutrition and Metabolism yang mengkaji 24 riset, disebutkan bahwa suplemen zinc membantu mengurangi kadar kolesterol total, kolesterol jahat (LDL), dan trigliserida. Dengan begitu, risiko penyakit jantung pun diyakini bisa berkurang berkat kemampuan zinc tersebut.

Efek samping suplemen zinc, adakah?

Suplemen zinc cenderung aman jika dikonsumsi sesuai dengan dosisnya. Namun, beberapa laporan menyebutkan bahwa suplemen ini dikaitkan dengan efek samping tertentu, seperti mual, muntah, diare, dan nyeri di perut.

Rekomendasi suplemen zinc harian adalah 15-30 mg dalam satu hari. Apabila konsumsinya berlebihan, seperti di atas 40 mg, efek berupa demam, batuk, sakit kepala, dan kelelahan bisa terjadi.

Hal lain yang penting diingat adalah efek negatif zinc terhadap penyerapan tembaga – sehingga berisiko menimbulkan defisiensi mineral ini. Suplemen zinc juga dilaporkan mengganggu penyerapan dan efektivitas antibiotik tertentu.

Atas efek samping dan interaksi suplemen zinc di atas, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Dokter dapat menjelaskan dosis aman serta memilih jenis suplemen yang mungkin cocok untuk Anda.

Catatan dari SehatQ

Suplemen zinc menawarkan manfaat yang sangat beragam, termasuk menjaga fungsi imun hingga melindungi kesehatan mata. Karena suplemen zinc dapat memicu efek samping tertentu, Anda dianjurkan untuk berdiskusi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mencobanya.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/zinc-supplements
Diakses pada 6 Mei 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/263176
Diakses pada 6 Mei 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22515411
Diakses pada 6 Mei 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29193602
Diakses pada 6 Mei 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4523910
Diakses pada 6 Mei 2020

Artikel Terkait