logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

Suplemen Yohimbe Bisa Atasi Penis 'Loyo', Ketahui Dulu Efek Samping dan Peringatannya

open-summary

Yohimbe adalah tanaman yang diklaim dapat mengatasi disfungsi ereksi. Yohimbe memiliki senyawa inti bernama yohimbine yang bekerja memblokir reseptor adrenergik alfa-2 sebagai penyebab susak ereksi


close-summary

16 Des 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Yohimbe adalah tumbuhan yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di Afrika bagian Barat

Ekstrak Yohimbe diklaim dapat atasi disfungsi ereksi

Table of Content

  • Yohimbe, tanaman herbal untuk atasi disfungsi ereksi
  • Cara kerja yohimbe untuk mengatasi disfungsi ereksi
  • Manfaat yohimbe selain mengatasi disfungsi ereksi
  • Efek samping yohimbe yang harus diperhatikan
  • Berhati-hati dalam memilih suplemen yohimbe
  • Peringatan sebelum mengonsumsi suplemen yohimbe
  • Catatan dari SehatQ

Disfungsi ereksi atau impotensi menjadi salah satu cerita horor bagi kaum pria. Bagaimana tidak? Disfungsi ereksi membuat pria mengalami kesulitan untuk ereksi dengan optimal atau sulit mempertahankan ereksi. Tak pelak, banyak pria berusaha mengatasi kondisi ini, salah satunya dengan mengonsumsi ekstrak yohimbe.

Advertisement

Lantas, apakah yohimbe memang efektif untuk mengatasi penis loyo? Apa efek samping dari penggunaan obat kuat alami yang satu ini?

Yohimbe, tanaman herbal untuk atasi disfungsi ereksi

Yohimbe (Pausinystalia johimbe) adalah tumbuhan yang dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di Afrika bagian Barat, terutama untuk meningkatkan performa seksual. Kulit pohon Yohimbe mengandung senyawa aktif yang disebut alkaloid. Salah satu alkaloid utama dalam yohimbe, yaitu yohimbine.

Yohimbe menjadi tanaman yang populer sehingga dijual sebagai suplemen dengan berbagai macam klaim manfaat. Salah satu klaim populer dari penggunaan yohimbe adalah sebagai obat kuat alami.

Suplemen yohimbe sendiri tersedia dalam bentuk kapsul maupun tablet. 

Cara kerja yohimbe untuk mengatasi disfungsi ereksi

yohimbe
Kandungan dalam Yohimbe dianggap mampu mengatasi disfungsi ereksi

Yohimbine, senyawa dalam yohimbe, diyakini bekerja dengan memblokir reseptor di tubuh yang disebut reseptor adrenergik alfa-2. Reseptor ini sebenarnya “berperan” dalam membuat penis tidak ereksi, khususnya dalam keadaan normal.

Yohimbine menghalangi reseptor adrenergik alfa-2. Artinya, penghambatan ereksi ini "dilepas" sehingga diyakini dapat mengatasi disfungsi ereksi atau impotensi.

Yohimbine juga disebutkan dapat meningkatkan pelepasan nitrogen oksida. Pelepasan nitrogen oksida dapat merangsang pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan aliran darah menuju penis.

Menurut sebuah laporan dari The Journal of Urology yang mengkaji tujuh buah riset, yohimbine efektif untuk menangani impotensi dibandingkan plasebo. 

Namun, lembaga seperti American Urology Association tidak merekomendasikan penggunaan yohimbe untuk disfungsi ereksi karena belum cukup bukti serta atas pertimbangan efek sampingnya.

Manfaat yohimbe selain mengatasi disfungsi ereksi

Di samping klaim dapat mengatasi disfungsi ereksi pada pria, ada sejumlah klaim lain terkait manfaat ekstrak yohimbe bagi kesehatan tubuh, yaitu:

  • Untuk meningkatkan performa atletik
  • Untuk meredakan gejala depresi
  • Untuk mengatasi mulut kering
  • Untuk menurunkan berat badan, namun hasil riset yang sudah dilakukan masih bercampur
  • Untuk mengatasi hipotensi ortostatik, yakni tekanan darah rendah yang terjadi saat berdiri tiba-tiba

Efek samping yohimbe yang harus diperhatikan

efek samping yohimbe
Yohimbe dapat menimbulkan efek samping berupa gangguan pencernaan

Seperti kebanyakan suplemen lain, mengonsumsi ekstrak tanaman ini juga berisiko menimbulkan efek samping tertentu. Beberapa efek samping yang paling sering dilaporkan termasuk:

  • Gangguan pada saluran pencernaan
  • Peningkatan denyut jantung
  • Kecemasan
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Serangan jantung (pada beberapa kasus)
  • Kejang (pada beberapa kasus)
  • Cedera ginjal akut (pada beberapa kasus)

Walau risiko efek samping yohimbe cukup beragam, perlu diingat bahwa banyak dari efek di atas disebabkan oleh produk suplemen yohimbe yang mengandung bahan lain. Kandungan selain yohimbe tersebut bisa saja berkontribusi terhadap efek samping yang dirasakan konsumen.

Berhati-hati dalam memilih suplemen yohimbe

Seperti saat Anda mengonsumsi suplemen lain, Anda juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika memang masih ingin mencoba suplemen yohimbe. Pasalnya, suplemen yohimbe yang dijual di pasaran seringkali tidak memberi keterangan dengan jelas berapa kadar yohimbine yang terkandung dalam produk.

Peneliti dari Harvard Medical School pernah melakukan riset dengan memeriksa 49 suplemen yohimbe yang berbeda. Dari riset tersebut, ditemukan bahwa 78% dari sampel suplemen tidak secara jelas memberi label berapa banyak yohimbine dalam produk tersebut.

Riset di atas juga menemukan bahwa kadar yohimbine dalam produk suplemen sering kali tidak akurat. Kadar asli yohimbine dalam suplemen ditemukan lebih tinggi dari apa yang dicantumkan dalam label produk. 

Pencantuman kadar yohimbine yang tidak akurat tersebut sangat berbahaya karena berisiko membuat konsumen mengonsumsi dosis yang lebih tinggi – sehingga juga meningkatkan risiko efek samping di atas.

Selalu diskusikan dengan dokter jika Anda ingin mengonsumsi suplemen yohimbe.

Peringatan sebelum mengonsumsi suplemen yohimbe

Beberapa kelompok individu sebaiknya tidak mengonsumsi yohimbe. Kelompok tersebut termasuk orang dengan riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi atau rendah, penyakit ginjal, penyakit hati, dan gangguan mental.

Pria yang mengalami disfungsi ereksi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terkait pilihan pengobatan untuk mengatasi kondisi tersebut. Pasalnya, beberapa obat telah dikembangkan untuk mengatasi impotensi, yang cenderung lebih aman dan ampuh.

Selain pria, beberapa wanita mungkin juga ingin mencoba suplemen yohimbe. Namun, ibu hamil dan menysui disarankan tidak mengonsumsi suplemen ini. Suplemen yohimbe juga harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak.

Jika Anda memutuskan untuk mengonsumsi suplemen yohimbe, belilah dari perusahaan terpercaya setelah berkonsultasi dengan dokter. Pastikan produk yang dibeli memang telah diuji kualitas dan keamanannya serta dengan jelas memberi label jumlah kandungan yohimbine.

Baca Juga

  • 10 Manfaat Royal Jelly yang Tak Kalah dari Madu Biasa
  • Mengenal Tarragon, Tanaman Herbal yang Bisa Meningkatkan Nafsu Makan
  • Manfaat Manjakani untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

Catatan dari SehatQ

Yohimbe adalah tanaman dari Afrika yang tersedia dalam bentuk suplemen. Suplemen yohimbe diklaim dapat mengatasi disfungsi ereksi walau memang riset lanjutan masih diperlukan. Anda 

Anda disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai manfaat yohimbe ini. Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk konsultasi medis yang lebih mudah dan cepat.

Download aplikasi SehatQ Appstore dan Playstore sekarang juga. Gratis!

Advertisement

suplemendisfungsi ereksiimpotensiherbalkesehatan priareproduksi pria

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved