logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Suplemen Kalsium untuk Tulang Sehat, Ketahui Juga Risiko di Baliknya

open-summary

Suplemen kalsium dapat menjadi pilihan bagi orang yang berisiko kekurangan mineral ini. Beberapa kelompok bisa mengonsumsi suplemen kalsium, terutama wanita yang telah mencapai menopause. Namun, di balik manfaatnya, suplemen kalsium juga menimbulkan risiko penyakit tertentu.


close-summary

20 Mei 2020

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Suplemen kalsium memberikan manfaat namun perlu diperhatikan penggunaannya

Suplemen kalsium memberikan manfaat namun perlu diperhatikan penggunaannya

Table of Content

  • Suplemen kalsium untuk kesehatan tulang
  • Pilihan suplemen kalsium yang mungkin disarankan dokter
  • Manfaat suplemen kalsium untuk menambah kesehatan
  • Risiko dan efek samping konsumsi suplemen kalsium
  • Peringatan sebelum mengonsumsi suplemen kalsium
  • Catatan dari SehatQ

Kalsium merupakan mineral yang sangat vital untuk tubuh. Kalsium berperan dalam pembangunan dan pemeliharaan tulang serta gigi, menyampaikan sinyal saraf, serta mengatur kontraksi otot dan pembuluh darah. Beberapa orang mungkin tidak bisa mencukupkan kebutuhan akan nutrisi ini, sehingga banyak yang menjatuhkan pilihannya pada suplemen kalsium. Siapa yang bisa mengonsumsi suplemen kalsium?

Advertisement

Suplemen kalsium untuk kesehatan tulang

Seperti yang disampaikan di atas, kalsium diperlukan tubuh untuk memelihara tulang tetap kuat. Apabila asupan kalsium tidak mencukupi, tubuh akan ‘mencuri’ kalsium yang ada di tulang dan gigi. Kondisi ini tentu akan melemahkan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis atau tulang keropos.

Wanita yang mencapai menopause merupakan salah satu kelompok yang paling berisiko mengalami osteoporosis. Maka tak heran, banyak dokter mungkin menyarankan wanita lansia untuk mengonsumsi suplemen kalsium.
Anda juga dapat mempertimbangkan suplemen kalsium apabila sedang berada dalam kondisi berikut ini:

  • Sedang menjalani diet vegan
  • Menjalani diet tinggi protein atau tinggi natrium. Diet ini dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan lebih banyak kalsium.
  • Memiliki kondisi kesehatan yang membatasi kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium, seperti penyakit Crohn atau penyakit radang usus
  • Sedang mengonsumsi kortikosteroid dalam jangka waktu yang lama
  • Mengalami osteoporosis

Pilihan suplemen kalsium yang mungkin disarankan dokter

Suplemen kalsium hadir dalam banyak bentuk, seperti tablet, kapsul, cairan, hingga bubuk. Namun, dilihat dari komponen penyusunnya, terdapat dua jenis suplemen kalsium, yaitu:

1. Kalsium karbonat

Kalsium karbonat terdiri atas 40% elemen kalsium dan merupakan bentuk suplemen kalsium yang paling murah dan banyak tersedia. Karena elemen kalsiumnya cukup tinggi, kalsium karbonat juga lebih berisiko menimbulkan efek samping, seperti perut bergas, perut kembung, dan konstipasi. Dokter mungkin menyarankan konsumsi kalsium karbonat setelah makan.

2. Kalsium sitrat

Berkebalikan dengan suplemen kalsium karbonat, kalsium sitrat merupakan bentuk suplemen kalsium yang lebih mahal. Suplemen ini memiliki elemen kalsium yang lebih rendah, yakni sekitar 21%. Kalsium sitrat lebih mudah diserap tubuh dan bisa dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Manfaat suplemen kalsium untuk menambah kesehatan

Ada beberapa manfaat suplemen kalsium yang potensial untuk kelompok tertentu. Manfaat tersebut, berupa:

1. Mencegah pengeroposan tulang pada wanita setelah menopause

Wanita yang telah mengalami menopause akan mengalami penurunan massa tulang, sebagai akibat dari berkurangnya hormon estrogen di dalam tubuh. Suplemen kalsium dapat dikonsumsi untuk membantu mencegah pengeroposan tulang tersebut. Efek ini diyakini maksimal pada dua tahun pertama penggunaan suplemen kalsium.

2. Berpotensi mengendalikan lemak di tubuh

Potensi manfaat ini mungkin jarang didengar, namun konsumsi suplemen kalsium diyakini dapat membantu menurunkan lemak di tubuh. Sebab, beberapa riset melaporkan bahwa asupan kalsium yang rendah dikaitkan dengan indeks massa tubuh dan persentase lemak yang tinggi.

Sebuah riset yang dimuat dalam Nutrition Journal melaporkan, responden dengan obesitas yang mengonsumsi 600 mg kalsium dan 125 IU vitamin D berhasil menurunkan lemak tubuh lebih banyak – dibandingkan responden yang tidak mengonsumsinya. Mengonsumsi suplemen kalsium memang disarankan dibarengi dengan vitamin D untuk mengoptimalkan penyerapannya oleh tubuh.

3. Diyakini menurunkan risiko kanker usus besar

Dalam sebuah studi besar yang dimuat dalam Archives of Internal Medicine, dilaporkan bahwa kalsium – baik dari produk susu maupun suplemen – dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Studi-studi terdahulu pun menemukan temuan yang serupa.

Risiko dan efek samping konsumsi suplemen kalsium

Di samping manfaatnya untuk tubuh, suplemen kalsium juga dikaitkan dengan beberapa potensi risiko kesehatan, misalnya:

  • Meningkatkan risiko penyakit jantung
  • Dikaitkan dengan risiko kanker prostat
  • Meningkatkan risiko batu ginjal
  • Menaikkan kadar kalsium di aliran darah (hiperkalsemia)

Beberapa klaim risiko suplemen kalsium di atas masih ada yang hasil risetnya bercampur. Untuk itu, riset lanjutan akan diperlukan untuk menemukan kesimpulan yang lebih konklusif.

Peringatan sebelum mengonsumsi suplemen kalsium

Suplemen kalsium memiliki beberapa peringatan sebelum mengonsumsinya. Peringatan tersebut, termasuk:

1. Tidak berlebihan

Segala hal yang berlebihan memang tidak baik, termasuk kalsium. Secara keseluruhan, orang dewasa membutuhkan kalsium sebanyak 1.000 mg dalam satu hari. Jumlah ini bisa ditingkatkan menjadi 1.200 mg untuk wanita di atas 50 tahun, serta untuk pria di atas 70 tahun.

Diskusikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi suplemen apa pun, termasuk suplemen kalsium. Dokter dapat memastikan perlu tidaknya Anda mengonsumsi suplemen ini, serta dosis yang paling disarankan. Dokter mungkin juga akan menyarankan agar Anda membagi dosis kalsium agar tidak mengagetkan tubuh.

Konsumsi kalsium berlebihan dikaitkan dengan beragam masalah, seperti konstipasi, hiperkalsemia, dan kesulitan tubuh menyerap mineral lain.

2. Peringatan terkait interaksi obat

Alasan lain Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum konsumsi suplemen kalsium adalah risiko interaksinya dengan obat lain. Kalsium dapat mengganggu penyerapan obat tertentu, seperti antibiotik dan zat besi.

Dalam penyerapannya, kalsium juga bersaing dengan zat besi, zinc, dan magnesium. Diskusikan dengan dokter untuk pola diet dan konsumsi suplemen kalsium jika Anda mengalami kekurangan mineral-mineral di atas.
Mendapatkan kalsium dari makanan sehat

Seperti nutrisi lain, cara terbaik untuk mendapatkan kalsium adalah dari makanan sehat. Anda bisa mengonsumsi rutin makanan berikut agar asupan kalsium terus tercukupi:

  • Susu dan produk turunannya, termasuk keju dan yogurt
  • Ikan kalengan yang memiliki tulang di dalamnya, seperti salmon atau sarden
  • Sayuran hijau tertentu, termasuk sawi hijau, bayam, dan kale
  • Kacang edamame, lentil, dan tahu
  • Makanan dan minuman yang diperkaya dengan kalsium
susu keju sumber kalsium
Keju dan susu merupakan sumber kalsium yang bisa dikonsumsi

Baca Juga

  • Sering Dihindari Saat Diet, Ini Fungsi Karbohidrat yang Penting untuk Kesehatan
  • Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh di Masa Pandemi agar Tetap Sehat
  • Cara Membuat Burger yang Sehat dan Tetap Lezat

Catatan dari SehatQ

Suplemen kalsium bisa dikonsumsi terutama oleh orang yang berisiko kadar kalsium di tubuhnya menurun. Seperti dalam mengonsumsi suplemen lain, suplemen kalsium juga sebaiknya diminum apabila sudah mendapatkan izin dari dokter. Sebab, jika konsumsinya tak tepat atau malah berlebihan, suplemen kalsium berisiko menimbulkan masalah lain bagi tubuh.

Advertisement

suplemenmakanan peningkat kalsiumnutrisizat gizi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved