Suntik Putih, Antara Efektivitas dan Bahayanya

(0)
05 Jan 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Suntik putih muncul sebagai pilihan untuk memutihkan kulit secara instanKulit putih bersinar menjadi idaman bagi banyak orang
Suntik putih sering dianggap sebagai jalan pintas untuk mendapatkan kulit yang putih berseri. Jika Anda tengah mempertimbangkan untuk melakukan prosedur medis ini, ada baiknya Anda mengetahui keuntungan dan efek samping yang mungkin terjadi agar tidak menyesal di kemudian hari.Prinsip memutihkan kulit ialah mengurangi konsentrasi atau produksi melanin pada kulit. Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada kulit sekaligus berfungsi melindungi kulit Anda dari sengatan sinar matahari.Penting diingat bahwa proses memutihkan kulit dapat menimbulkan efek tertentu bagi kesehatan. Oleh karena itu, prosedur ini hanya boleh dilakukan oleh dokter yang tersertifikasi.

Apa itu suntik putih?

Suntik putih sebetulnya merupakan istilah yang digunakan ketika ada cairan tertentu yang dimasukkan ke pembuluh darah Anda dengan tujuan membuat warna kulit menjadi lebih terang. Zat-zat yang dimasukkan biasanya merupakan salah satu atau lebih dari bahan-bahan, seperti asam tranexamic (transamin), glutathione, vitamin E, maupun vitamin C.Glutatathione sendiri adalah antioksidan yang sangat kuat dan terdiri dari tiga asam amino utama, yakni glutamin, glysin, dan sistein. Di dalam tubuh, glutathione merupakan antioksidan yang diproduksi oleh hati, tapi Anda juga bisa mendapatkannya dari bahan-bahan makanan tertentu, misalnya beberapa jenis sayuran, buah-buahan, serta protein hewani.Dalam dunia kecantikan, glutathione sering disuntikkan ke tubuh pasien, mengingat salah satu sifatnya yang merupakan anti-melanogenic. Fungsi ini dapat membuat kulit gelap Anda menjadi lebih putih dengan cara mengubah pigmen kulit yang berwarna gelap (eumelanin) menjadi pigmen yang berwarna lebih terang (phaeomelanin).Sementara itu, transamin merupakan bahan suntik putih yang bekerja dengan menekan aktivitas plasmin. Sifat ini menjadikan transamin sebagai salah satu metode suntik putih yang ampuh dan paling banyak digandrungi di beberapa negara Asia.Sementara itu, vitamin C dan E juga dikenal memiliki sifat antioksidan seperti glutathione. Selain pada suntik putih, kedua jenis vitamin ini juga terkandung dalam obat pemutih kulit yang berbentuk krim maupun obat yang diminum (oral).Suntik putih sudah diiklankan di mana-mana, namun penelitian mengungkap bahwa efektivitas metode ini untuk memutihkan kulit masih dipertanyakan. Bahkan, Badan Pengawas Obat dan Makanan Filipina sempat melarang penggunaan glutathione sebagai pemutih kulit karena mengandung efek samping yang dapat merugikan kesehatan manusia.

Apa saja efek samping suntik putih bagi kesehatan?

Tidak sedikit pihak yang mengklaim bahwa suntik putih adalah prosedur yang aman dilakukan dan minim efek samping. Namun, kandungan pada cairan yang digunakan tetap dapat menyebabkan munculnya efek buruk bagi kesehatan, misalnya:
  • Infeksi pada kulit, terutama pada area yang disuntikkan cairan suntik putih.
  • Terjadi pendarahan, penggumpalan darah, memar, atau luka di sekitar area penyuntikkan.
  • Terjadi efek sistemik, seperti sepsis dan anafilaksis.
  • Khusus pada suntik putih yang menggunakan asam tranexamic, akan terjadi peningkatan risiko penyakit tromboembolik, misalnya sindrom Stevens-Johnson, keracunan saraf, dan kelainan fungsi ginjal.
  • Khusus pada suntik putih yang mengandung glutathione, Anda dapat mengalami sakit perut, kram, dan mual, sesaat setelah cairan disuntikkan.
Untuk meminimalisir efek samping yang mungkin Anda alami, pastikan Anda melakukan suntik putih hanya di dokter spesialis kulit atau klinik kecantikan yang terlah terakreditasi. Komunikasikan juga dengan dokter jika Anda memiliki riwayat alergi, terutama alergi obat yang akan diberikan pada Anda.Selain itu, pastikan obat yang digunakan sudah mendapat lampu hijau dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Namun, jangan pernah membeli obat sendiri di toko online maupun offline, sekalipun kini obat yang sama sudah banyak dijual bebas.Setelah melakukan suntik putih, perhatikan kondisi kesehatan Anda sendiri. Jika Anda mengeluh menderita demam atau tidak enak badan, segera periksakan diri ke dokter.

Cara alternatif memutihkan kulit selain suntik putih

Selain suntik putih, terdapat dua metode lain yang lebih aman dan efektif membuat kulit lebih cerah, yakni dengan menggunakan krim dan terapi laser. Krim pemutih biasanya mengandung hidrokuinon atau hidrokortison (kortikosteroid) sehingga hanya boleh digunakan dengan resep dokter.Krim pemutih kulit baru akan menunjukkan hasil dalam 3-4 bulan pemakaian. Bila Anda ingin hasil yang lebih instan, maka terapi laser adalah jawabannya.Kulit yang telah diterapi laser hanya butuh waktu 1-2 minggu untuk penyesuaian, kemudian menjadi lebih terang. Namun dalam 1-2 minggu itu, kulit Anda mungkin akan lebih sensitif terhadap cahaya dan tidak jarang menjadi kemerahan.Apa pun pilihan metode memutihkan kulit yang Anda pilih, pastikan Anda mengonsultasikannya dengan dokter terlebih dahulu.
perawatan kulitkulit dan kecantikanpencerah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/glutathione-benefits
Diakses pada 3 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5808366/
Diakses pada 3 Januari 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/27088927
Diakses pada 3 Januari 2020
Department of Health HongKong. https://www.dh.gov.hk/english/useful/useful_medical_beauty/files/11_Skin_Whitening_Injection_Eng_2018.pdf
Diakses pada 3 Januari 2020
Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/303554801_Use_of_tranexamic_acid_for_skin_whitening_and_melasma_therapy_A_product_review
Diakses pada 3 Januari 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/cosmetic-procedures/skin-lightening/
Diakses pada 3 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait