logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Suntik Kromosom, Efektivitas dan Efek Sampingnya

open-summary

Suntik kromosom adalah tindakan untuk memutihkan kulit secara instan. Jangan sembarangan, prosedur kecantikan ini tergolong mahal dan efek sampingnya yang tidak main-main.


close-summary

4 Mar 2020

| Asni Harismi

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Suntik kromosom untuk memutihkan wajah

Kulit putih dan cantik merupakan dambaan banyak wanita

Table of Content

  • Apa itu suntik kromosom?
  • Apakah suntik kromosom aman?
  • Apakah suntik kromosom memang bisa memutihkan kulit?
  • Apa saja efek samping suntik kromosom?

Suntik kromosom pernah booming ketika para artis mengaku menjalani prosedur ini agar kulit mereka tampak lebih putih dan cerah. Orang pun berbondong-bondong melakukan hal yang sama, tak peduli prosedur kecantikan yang satu ini memakan biaya yang sangat mahal, bahkan hingga puluhan juta rupiah sekali suntik.

Advertisement

Kendati demikian, apakah Anda mengetahui bahan apa saja yang digunakan dalam suntik kromosom ini? Apakah prosedur ini aman, ataukah memiliki efek samping yang jarang diketahui publik?

Apa itu suntik kromosom?

Suntik kromosom adalah tindakan injeksi cairan tertentu ke tubuh manusia dengan tujuan mengubah pigmen kulit menjadi lebih putih. Meski disebut ‘kromosom’, cairan yang digunakan pada prosedur ini bukan terbuat dari kromosom manusia, melainkan campuran stem cell dengan vitamin C.

Cairan pada suntik kromosom bekerja dengan cara menghambat gen SLC24A5 (inibitor) sehingga jumlah melanosit yang diproduksi pada kulit menjadi lebih sedikit. Semakin sedikit jumlah melanosit, semakin putih kulit Anda.

Suntik kromosom ini didasarkan atas kondisi genetik orang Eropa yang memang memiliki aktivitas gen SLC24A5 yang lebih rendah sehingga warna kulitnya juga lebih putih. Kondisi ini berbeda dengan sifat genetik melanosit orang Asia, termasuk orang Indonesia yang secara alami berkulit sawo matang.  

Apakah suntik kromosom aman?

Jika Anda berkeliling di toko online, maka Anda akan menemukan banyak jenis ampul suntik kromosom yang dijual bebas. Harga yang ditawarkan bervariasi, biasanya mulai dari jutaan rupiah per ampulnya.

Meskipun demikian, produk yang digunakan dalam prosedur kecantikan tersebut belum memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan kata lain, efektivitas maupun bahaya yang dapat terjadi akibat pemakaian obat tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Tak hanya itu saja, Food and Drug Administration (FDA) juga menyatakan bahwa praktik injeksi yang tidak tepat atau tidak aman dapat menularkan penyakit, menyebabkan infeksi, dan mengakibatkan cedera serius.

Apakah suntik kromosom memang bisa memutihkan kulit?

Secara kasat mata, suntik kromosom yang dilakukan oleh para figur publik tersebut memang memperlihatkan hasilnya. Hal ini juga sejalan dengan klaim para produsen maupun pengguna suntik kromosom bahwa produk ini memang ampuh memutihkan kulit di sekujur tubuh.

Perubahan kulit menjadi lebih putih akan terlebih dahulu terlihat di bagian wajah. Setelah itu, secara perlahan, kulit putih juga akan terlihat di area leher, badan, hingga ujung kaki.

Meskipun demikian, keberhasilan suntik kromosom ini akan sangat bergantung pada kondisi kulit Anda pada mulanya. Pada orang Indonesia, suntik kromosom rata-rata baru menunjukkan hasilnya setelah dilakukan sebanyak 58 kali selama 108 hari berturut-turut.

Jika satu kali suntik bisa memakan biaya hingga 2 juta rupiah, misalnya, kebayang kan berapa banyak uang yang harus Anda siapkan untuk memperoleh kulit putih seperti orang Eropa itu?

Baca Juga

  • Siku Hitam Bikin Harimu Kelam? Intip 8 Cara Mencerahkannya
  • Mengenal Retinyl Palmitate yang Dianggap Lebih Aman dari Retinol
  • Serba-serbi Humektan dan Jenis-Jenisnya, Zat yang Mampu Menghidrasi Kulit

Apa saja efek samping suntik kromosom?

Studi mengenai suntik kromosom sangat minim sehingga sulit menemukan bukti empiris mengenai praktik kecantikan ini. Meski demikian, penggunaan stem cell pada umumnya dalam dunia kecantikan dan bedah plastik memiliki beberapa efek samping, seperti:

  • Reaksi alergi karena penolakan terhadap stem cell yang dimasukkan ke dalam tubuh
  • Terbentuknya sel kanker
  • Mengganggu kinerja sistem imun
  • Kulit putih hanya di beberapa bagian (belang)
  • Tubuh memperlihatkan gejala keracunan
  • Efek samping klinis lainnya yang belum terdeteksi.

Baca Juga: Benarkah Suntik Putih Efektif untuk Mencerahkan Kulit? Ini Penjelasannya

Beberapa dokter kulit di Indonesia juga memperingatkan bahaya suntik kromosom yang mungkin merusak fungsi ginjal. Sebagai alternatif suntik kromosom, Anda dapat memutihkan kulit dengan cara yang lebih aman, asalkan dilakukan dengan pengawasan dokter.

Anda bisa menggunakan produk pemutih kulit yang mengandung hidrokinon 2 persen, asam azelaic, asam glikolik, asam kojic, retinoid, vitamin C, maupun kombinasi dari bahan-bahan tersebut. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan tabir surya, agar kulit Anda tidak makin gelap akibat paparan sinar matahari.

Advertisement

perawatan kulitproduk kecantikan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved