Sumber Vitamin A untuk Bayi yang Baik untuk Dukung Pertumbuhannya

(0)
15 Jun 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Vitamin A untuk bayi bisa mendukung pertumbuhan dan daya tahan tubuhVitamin A untuk bayi sangatlah bermanfaat karena bisa mendukung pertumbuhan
Vitamin A adalah salah satu vitamin yang sangat penting untuk perkembangan dan kesehatan bayi. Karena alasan itulah Kementerian Kesehatan RI sampai mencanangkan bulan vitamin A di Februari dan Agustus, agar kebutuhannya pada anak-anak di Indonesia bisa terpenuhi. Pada program ini, vitamin A untuk bayi diberikan dalam bentuk cairan yang dikemas menggunakan kapsul dengan dosis yang berbeda sesuai usia.Selain dari pemberian suplemen, vitamin A untuk bayi juga bisa didapatkan dari makanan sehat seperti sayur dan buah. Kebutuhan vitamin jenis ini bisa berbeda pada tiap anak, tergantung dari usianya.Namun, ada hal perlu diingat bahwa meski kekurangan vitamin A bisa menghambat perkembangan dan kesehatan anak, bukan berarti memberinya vitamin tersebut secara berlebihan bisa berdampak baik. Sebab, kelebihan vitamin A pada anak malah akan menyebabkan gangguan kesehatan.

Manfaat vitamin A untuk bayi

Bukan tanpa alasan pemerintah begitu gencar menggalakkan bulan vitamin A untuk para bayi dan balita di Indonesia. Bahkan, selama pelaksanaan bulan vitamin A tersebut, ibu yang masih berada dalam masa nifas turut diberikan suplemen.Lantas, apa yang membuat vitamin A dianggap begitu penting? Berikut ini manfaat vitamin A untuk bayi yang orang tua perlu tahu.
  • Membantu pembentukan sel darah merah di tubuh
  • Mendukung sistem kekebalan tubuh bayi
  • Mencegah terjadinya berbagai penyakit infeksi pada bayi, seperti campak, diare, dan infeksi saluran pernapasan atas
  • Mendukung proses pertumbuhan bayi
Sementara itu, bayi yang kekurangan vitamin A akan berisiko lebih tinggi mengalami rabun senja di kemudian hari. Defisiensi vitamin ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi dan kematian pada bayi.Perlu diingat bahwa pada dasarnya, bayi terlahir dalam kondisi kekurangan vitamin A. Jadi, ibu perlu melakukan usaha-usaha untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk dengan memberikan ASI eksklusif, suplemen maupun makanan yang kaya akan vitamin A saat masa MPASI telah tiba.

Kadar vitamin A yang dibutuhkan bayi

Vitamin A memang penting untuk bayi, tapi Anda jangan sampai memberikan vitamin A lebih dari kadar rekomendasi hariannya. Berikut ini kadar vitamin A optimal sesuai usia.
  • Bayi sampai anak berusia 3 tahun: 300 mcg per hari
  • Anak berusia 4-8 tahun: 400 mcg per hari
  • Anak berusia 9-14 tahun: 600 mcg per hari
Apabila kadar vitamin A di tubuh bayi sampai berlebih, maka beberapa kondisi di bawah ini bisa terjadi:
  • Mual
  • Muntah-muntah
  • Diare
  • Kerusakan hati
  • Penurunan kepadatan tulang, yang meningkatkan risiko osteoporosis
Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir, karena kelebihan vitamin A akibat makanan sangat jarang terjadi. Selain itu, tubuh sebenarnya memiliki mekanisme tersendiri untuk menyimpan kelebihan vitamin yang ada di tubuh.Masalah baru akan terjadi saat fungsi penyimpanan ini rusak sehingga kelebihan vitamin masuk ke organ-organ yang tak seharusnya.

Sumber vitamin A untuk bayi

Vitamin A untuk bayi bisa didapatkan secara alami dari makanan maupun ASI. Apabila Si Kecil sudah masuk periode MPASI, Anda bisa menambahkan makanan-makanan berikut ini untuk bantu memenuhi kebutuhan vitamin A-nya:Selain dari bahan alami, anak juga akan mendapatkan suplemen pada bulan vitamin A yang diselenggarkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Pemberian ini dilakukan setiap bulan Februari dan Agustus.Anak yang berusia 6-11 bulan akan mendapatkan suplemen dengan dosis 100.000 IU dan anak berusia 12-59 bulan memperoleh suplemen dengan dosis 200.000 IU. Selain anak-anak, ibu yang masih dalam masa nifas juga akan mendapatkan vitamin A sebesar 200.000 IU.Suplemen vitamin A ini bisa Anda dapatkan di berbagai fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, hingga Posyandu secara gratis.

Catatan dari SehatQ

Vitamin A untuk bayi sangat penting untuk dipenuhi. Sebab, vitamin ini berperan dalam pertumbuhan dan dapat menurunkan risiko bayi terkena berbagai penyakit infeksi seperti campak hingga diare.
Bayi yang kekurangan vitamin A berisiko lebih tinggi meninggal dunia di usia dini. Namun, kelebihan vitamin A juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan, sehingga orangtua harus bijak dalam mengukur kebutuhan buah hatinya.
vitaminvitamin anakvitamin adefisiensi vitamin a
Kementerian Kesehatan RI. http://www.kesmas.kemkes.go.id/portal/konten/~rilis-berita/020819-bulan-vitamin-a
Diakses pada 3 Juni 2020
WHO. https://www.who.int/elena/titles/vitamina_infants/en/
Diakses pada 3 Juni 2020
Baby Center. https://www.babycenter.com/0_vitamin-a-in-your-childs-diet_10324693.bc
Diakses pada 3 Juni 2020
Parenting, First Cry. https://parenting.firstcry.com/articles/vitamin-a-for-kids-benefits-and-food-sources/
Diakses pada 3 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait