16 Sumber Protein untuk Anda yang Menjalani Diet vegetarian

Sayuran seperti kembang kol, brokoli, dan bayam merupakan sumber protein yang dibutuhkan oleh seorang vegetarian
Meski menjalani diet vegetarian, Anda tetap bisa mendapatkan protein selain dari daging

Menjaga kesehatan merupakan investasi untuk masa depan yang perlu dilakukan sejak dini. Cara menjaga kesehatan agar tetap prima dapat dilakukan dengan menerapkan pola makan yang sehat.

Salah satu pola makan sehat yang bisa diet vegetarian atau diet vegan sebagai salah satu alternatif pola makan sehat mungkin dapat mengalami kesulitan dalam mencari sumber protein selain daging dan produk susu yang bisa dikonsumsi.

Bagi Anda yang sedang menjalani diet vegetarian tidak perlu pusing karena sebenarnya sumber protein yang non-hewani bisa didapatkan dengan mudah dan tersedia di mana saja.

16 Sumber protein untuk orang yang menjalani diet vegetarian atau diet vegan

Sumber protein bagi orang yang menjalani diet vegetarian tidak hanya tahu dan tempe, tetapi terdapat berbagai macam sumber protein lain yang bisa dikonsumsi. Penasaran dengan sumber protein lainnya? Ketahui daftarnya di bawah ini!

  • Brokoli

Brokoli mungkin bukan salah satu sumber protein yang akan terlintas di benak Anda, tetapi brokoli dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein yang bisa dikonsumsi oleh orang yang sedang menjalani diet vegetarian.

Tidak hanya menjadi sumber protein, brokoli dapat menjadi salah satu menu makanan yang rendah kalori serta tinggi antioksidan untuk menyokong pola makan sehat Anda! 

Mengonsumsi brokoli mampu menjaga kesehatan dengan menurunkan kolesterol dan membantu kinerja ginjal untuk mendetoksifikasi racun dalam tubuh.  

  • Bayam

Sayuran lain yang dapat dijadikan sumber protein untuk Anda yang mengikuti diet vegetarian atau diet vegan adalah bayam. Selain menjadi sumber protein, bayam mengandung asam amino yang lengkap dan kaya akan antioksidan.

  • Seitan

Seitan dikenal sebagai ‘daging palsu’ atau pengganti daging asli yang memiliki tekstur dan rasa yang hampir serupa dengan daging asli. Seitan terbuat dari gluten yang berasal dari gandum dan dapat dicampur ataupun dikonsumsi sebagai hidangan utama.

Namun, bagi Anda yang memiliki penyakit celiac, alergi gluten, ataupun menderita intoleransi gluten, sebaiknya memilih sumber protein lainnya, karena seitan berbahan dasar gluten.

  • Produk berbahan dasar kacang kedelai

Tahu, tempe, dan susu kedelai adalah tiga produk berbahan dasar kacang kedelai yang sudah populer dijadikan pilihan utama sumber protein bagi orang-orang yang mengikuti diet vegetarian atau diet vegan.

Tahu maupun tempe dapat dicampurkan ke dalam berbagai masakan atau bisa dijadikan hidangan utama untuk dikonsumsi. 

Untuk susu kedelai, bila Anda sedang menjaga kesehatan dengan mengurangi konsumsi gula, maka pilihlah susu kedelai yang tidak diberikan tambahan gula

  • Kentang

Siapa bilang kentang hanya bisa menjadi pengganti karbohidrat selain nasi? Kentang juga dapat menjadi sumber protein pengganti daging bagi orang-orang yang mengikuti diet vegetarian atau diet vegan!

  • Biji chia (chia seed)

Biji chia atau yang dikenal sebagai chia seed biasanya dijadikan tambahan atau campuran pada makanan dan minuman. Biji chia dapat ditambahkan ke dalam menu sehari-hari sebagai sumber protein tambahan.

Khasiat biji chia tidak hanya terletak pada kandungan protein, tetapi juga pada kandungan asam amino omega-3 dan serat yang berperan dalam menjaga kesehatan.

  • Kacang-kacangan

Salah satu sumber protein lain yang juga sering dijadikan alternatif sumber protein bagi orang-orang yang menjalani diet vegetarian adalah kacang-kacangan. Selain menjadi sumber protein, kacang-kacangan dapat menjadi sumber lemak dan serat bagi tubuh.

Kacang-kacangan yang bisa dimasukkan ke dalam pola makan sehat diet vegetarian adalah kacang tanah, kacang almond, dan sebagainya.

  • Asparagus

Asparagus umumnya ditemukan dalam hidangan sup atau kuah dapat dijadikan salah satu pilihan sumber protein yang bernutrisi. Tidak hanya sebagai sumber protein, asparagus dapat menjadi makanan prebiotik yang berfungsi untuk menjaga kesehatan pencernaan.

  • Jamur

Selain tahu dan tempe, jamur juga sering dijadikan sumber protein pengganti daging untuk orang-orang yang sedang mengikuti diet vegetarian atau diet vegan. 

Jamur biasanya digunakan sebagai pengganti daging karena memiliki rasa dan tekstur yang serupa dengan daging. Akan tetapi, bila dibandingkan dengan sumber protein pengganti daging lainnya, kandungan protein dalam jamur tergolong rendah.

  • Quinoa

Selain biji chia, makanan sehat lainnya yang sedang populer adalah quinoa. Quinoa dapat menjadi sumber protein, zat besi, fosfor, mangan, magnesium, dan serat untuk orang-orang yang mengikuti diet vegetarian atau diet vegan.

  • Sawi hijau

Sawi hijau merupakan salah satu sayuran yang paling sering digunakan dan dijumpai dalam menu makanan sehari-hari. Selain murah dan mudah didapatkan, sawi hijau dapat menjadi sumber protein yang baik untuk orang-orang yang menjalani diet vegetarian.

  • Bok choy 

Bok choy umumnya sering ditemukan sebagai campuran dari masakan lain, tetapi sayuran ini sebenarnya dapat menjadi sumber protein yang baik untuk menjaga kesehatan orang-orang yang menerapkan diet vegetarian. 

Bok choy merupakan salah satu sayuran yang tinggi antioksidan, terutama pada daun bagian luarnya. Anda bisa mencoba menumis, merebus, atau menambah jumlah bok choy yang dicampur bersama makanan lainnya. 

  • Kembang kol

Serupa dengan brokoli, kembang kol adalah salah satu sumber protein yang rendah kalori serta kaya antioksidan yang cocok untuk dimasukkan ke dalam pola makan sehat diet vegetarian. Kembang kol bahkan bisa dijadikan alternatif karbohidrat yang rendah kalori.

  • Spirulina

Spirulina terbuat dari ganggang laut yang berwarna biru kehijauan serta dianggap sebagai salah satu makanan superfood yang sangat bernutrisi. 

Spirulina tidak hanya bernutrisi tetapi bisa menjadi sumber protein tambahan untuk orang-orang yang mengikuti diet vegetarian. Anda bisa menjumpai spirulina dalam bentuk bubuk maupun dalam bentuk tablet atau pil sebagai suplemen. 

  • Kacang polong

Kacang polong yang dijadikan tambahan atau hidangan sampingan memiliki kandungan protein yang tinggi sehingga bisa dijadikan sebagai sumber protein bagi orang-orang yang sedang menjalani diet vegetarian atau diet vegan.

Hal yang lebih mengejutkan lagi, satu cangkir kacang polong (250 ml) memiliki 9 gram protein yang sedikit lebih banyak dari secangkir susu.

  • Oat

Oat bukan hanya dapat menjadi pengganti karbohidrat yang rendah kalori atau sebagai menu sarapan sehat, tetapi juga bisa menjadi sumber protein. Meskipun oat tidak memiliki kandungan protein yang lengkap tetapi oat memiliki kandungan protein yang berkualitas.

Anda tidak perlu pusing ataupun bosan karena mengonsumsi tahu atau tempe setiap hari, di atas adalah pilihan-pilihan sumber protein lain yang bisa mendukung diet vegetarian atau diet vegan Anda! Selalu semangat dalam menjaga kesehatan dan jangan bosan untuk menerapkan pola makan sehat! Selamat mencoba!

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/protein-for-vegans-vegetarians
Diakses pada 16 Agustus 2019

Live Science. https://www.livescience.com/48853-spirulina-supplement-facts.html
Diakses pada 16 Agustus 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/556190-protein-content-in-mushrooms-vs-meat/
Diakses pada 16 Agustus 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318600.php
Diakses pada 16 Agustus 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321474.php
Diakses pada 16 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed