logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Sumber Lemak Tambahan MPASI Bisa Ditemukan dalam Makanan Ini

open-summary

Sumber lemak tambahan MPASI dapat ditemukan dalam produk susu (termasuk keju, butter, dan yogurt), minyak kedelai, kacang tanah, alpukat, labu madu, hingga ikan berlemak.


close-summary

16 Okt 2020

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Alpukat adalah sumber lemak tambahan MPASI

Alpukat dapat dijadikan sebagai sumber lemak tambahan MPASI

Table of Content

  • Makanan sumber lemak tambahan MPASI

Di negara berkembang seperti Indonesia, makanan pendamping ASI (MPASI) sering kali rendah lemak dan asam lemak esensial. Padahal kedua nutrisi tersebut sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan sekaligus perkembangan bayi secara normal dan sehat.       

Advertisement

Tidak jarang, kondisi ini menyebabkan bayi kekurangan asupan lemak. Apalagi jika kebutuhan ASI-nya tidak mencukupi atau tidak minum ASI. Maka dari itu, diperlukan sejumlah lemak tambahan MPASI agar tumbuh kembangnya tetap terjaga.

Makanan sumber lemak tambahan MPASI

Ada beberapa makanan yang dapat menjadi sumber lemak tambahan MPASI. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut ini.

1. Kedelai

Sejumlah penelitian menunjukkan adanya kaitan antara kekurangan kandungan asam lemak esensial dengan lambatnya tumbuh kembang anak.

Makanan tambahan berbahan kacang kedelai, seperti tepung kedelai berlemak tinggi atau minyak kedelai, dapat menjadi sumber lemak tambahan MPASI. Kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya sangat baik untuk menunjang pertumbuhan bayi.

2. Ikan berlemak

Ikan berlemak merupakan salah satu sumber lemak tambahan MPASI yang direkomendasikan. Ikan ini bisa menjadi sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik untuk perkembangan otak, kesehatan mata, sistem imun tubuh, serta tumbuh kembang anak secara keseluruhan.

Beberapa jenis ikan yang dikategorikan sebagai ikan berlemak, yaitu salmon, tuna, sarden, kembung, and trout.

3. Kacang tanah

Kacang tanah merupakan sumber protein dan lemak tambahan MPASI yang baik. Makanan tambahan berupa selai kacang dapat diberikan untuk menambah asupan lemak sehat.

Meski bermanfaat, Anda sebaiknya berhati-hati dalam memberikan makanan ini karena tidak jarang alergi kacang ditemukan pada anak-anak. Hindari memberikan kacang utuh atau potongan kacang tanah pada anak karena akan meningkatkan risiko tersedak.

Oleh karena itu, pastikan anak Anda tidak memiliki alergi sebelum diberikan asupan makanan tambahan mengandung kacang tanah.

Baca Juga

  • Kurma untuk Bayi, Pahami Hal Berikut Sebelum Mengenalkannya
  • Cocok untuk MPASI, Ini Manfaat Oatmeal untuk Bayi dan Cara Mengolahnya
  • Buah Naga untuk Bayi: Ini 11 Manfaat dan Cara Menyajikannya Sesuai Usia

4. Alpukat

Alpukat merupakan sumber lemak tambahan MPASI yang kaya akan lemak tak jenuh tunggal. Buah ini juga mengandung protein tinggi yang bermanfaat bagi pertumbuhan anak.

Daging buah alpukat memiliki tekstur yang sangat lembut sehingga bisa diberikan sebagai MPASI pada bayi yang belum bisa mengunyah. Jangan lupa juga untuk memastikan alpukat yang Anda berikan telah matang dengan baik.

5. Labu madu

Dikenal dengan sebutan labu butternut, labu madu merupakan sumber lemak tambahan MPASI yang digemari bayi. Selain teksturnya yang lembut, rasa labu ini juga manis layaknya madu dan mengandung asam lemak omega-3 yang penting untuk pertumbuhan Si Kecil.

Di samping itu, labu kaya akan antioksidan berupa beta karoten dan vitamin C, serat, kalium, hingga folat. Dengan hanya dikukus saja, labu madu sudah bisa langsung dikonsumsi dengan cara dihaluskan menggunakan sendok.

6. Produk susu

Penambahan produk susu sebagai lemak tambahan MPASI banyak disarankan karena makanan yang bersumber dari hewan ini memiliki peran penting sebagai makanan pendamping apabila asupan ASI tidak mencukupi.

Susu sapi mengandung banyak nutrisi, seperti kalsium, fosfor, magnesium, dan protein, yang mampu menunjang pertumbuhan bayi.

Berdasarkan penelitian, sebagian besar produk susu menunjukkan dampak positif pada pertumbuhan bayi yang berusia kurang dari 2 tahun. Sejumlah produk susu yang dapat diberikan pada bayi, yakni keju, butter, yogurt, hingga susu formula.  

Perlu diingat bahwa lemak pada makanan harus berada di kisaran 30-45 persen saja dari total energi yang dipenuhi dari ASI dan makanan lemak tambahan MPASI. Lemak tidak boleh diberikan lebih dari ini supaya memberi ruang untuk makanan mengandung protein dan nutrisi penting lainnya, seperti zat besi dan zinc.

Jika Anda punya pertanyaan seputar lemak tambahan MPASI, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!

Advertisement

mpasimakanan bayi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved