Sulit Terdeteksi, Kenali Gejala Varikokel Ringan dan Penyebabnya

(0)
08 Jul 2020|Adhenda Madarina
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Gejala varikokel ringan bisa terasa sakit tapi juga bisa tidak disadariVarikokel menyebabkan nyeri di buah zakar
Varikokel adalah kondisi pelebaran pada pembuluh darah vena yang terjadi pada kantong zakar atau skrotum. Penyakit ini mirip dengan pembengkakan varises di kaki, namun yang membedakan adalah letak pembengkakannya.Pembengkakan akibat varikokel terjadi di dalam skrotum dan dapat memengaruhi infertilitas pada pria. Perlu Anda ketahui, varikokel terbagi menjadi tiga tingkatan, mulai dari yang ringan hingga parah.Dalam kategori varikokel ringan, pembengkakan pada pembuluh vena tidak dapat langsung terdeteksi. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik untuk membantu mendeteksinya, sedangkan pasien akan diminta untuk melakukan manuver Valsalva, yakni teknik pernapasan yang digunakan sebagai metode untuk membantu diagnosis varikokel.

Gejala varikokel ringan

Pada kebanyakan kasus, varikokel ringan tidak menunjukkan gejala khusus. Kondisi ini bahkan jarang menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada testis. Meski demikian, apabila kondisi semakin memburuk Anda dapat merasakan sakit, seperti:
  • Rasa sakit seperti tertusuk yang membuat tidak nyaman pada skrotum
  • Rasa sakit berkurang ketika Anda berbaring telentang
  • Seiring dengan berjalannya waktu, rasa sakit bisa semakin parah
  • Rasa sakit semakin parah jika berdiri atau melakukan aktivitas fisik, terutama jika dilakukan dalam jangka waktu yang lama.
Penderita varikokel ringan sering kali tidak menyadari kalau mereka sedang merasakan gejalanya. Hal ini disebabkan karena tidak ada gejala yang tampak signifikan. Namun, apabila Anda menyadari gejala-gejala yang timbul, segera berkonsutasi dengan dokter jika Anda mulai merasakan:Sejumlah kondisi tersebut dapat memperburuk gejala varikokel sehingga memerlukan penanganan secepat mungkin.

Penyebab varikokel ringan

Sebenarnya, penyebab varikokel ringan tidak dapat diketahui secara pasti sehingga perlu adanya pemeriksaan secara menyeluruh. Namun, para ahli mengungkapkan bahwa salah satu penyebab yang sering terjadi adalah katup-katup pembuluh darah vena yang berada dalam testis mengalami kerusakan atau melemah.Kondisi tersebut menyebabkan darah yang harusnya naik ke atas menjadi berbalik turun kembali ke bawah hingga akhirnya membuat pembuluh darah vena pada testis melebar.Selain itu, kemungkinan adanya faktor eksternal juga dapat menyebabkan pembuluh darah vena yang membuat katup-katup tersebut tidak dapat bekerja dengan baik.

Cara mengatasi varikokel ringan

Pada penderita varikokel ringan, tidak dibutuhkan upaya perawatan khusus karena kondisi ini bisa sembuh dengan sendirinya.Meskipun tidak ada obat untuk mencegah varikokel ringan, biasanya dokter akan merekomendasikan obat ibuprofen hingga menggunakan celana dalam khusus untuk mengurangi rasa sakit berlebih yang mungkin Anda alami.Terkadang tindakan operasi juga diperlukan untuk melancarkan aliran pembuluh darah vena yang memasok darah ke kantong zakar Anda. Apabila gejala varikokel semakin serius dan menimbulkan komplikasi, seperti:
  • Rasa sakit yang membuat Anda tidak nyaman
  • Kadar sperma menurun
  • Memiliki masalah dengan kesuburan atau tidak kunjung memiliki anak setidaknya selama dua tahun
  • Terdapat benjolan pada testis sebelah kiri.
Segera konsultasikan masalah ini pada dokter. Atau, cobalah untuk menghindari hal-hal yang menjadi pemicu rasa sakit, misalnya duduk, berdiri, atau melakukan berbagai aktivitas fisik terlalu lama. Adapun beberapa tindakan medis yang biasanya dilakukan untuk mengatasi varikokel, yaitu:

1. Varikokelektomi

Varikokelektomi adah tindakan operasi dilakukan oleh dokter bedah dengan mengakses area menuju pangkal paha. Dengan menggunakan USG dan mikroskop bedah, mereka akan menutup pembuluh darah vena yang rusak untuk mengalihkan darah melalui pembuluh darah lainnya yang lebih sehat.Selama operasi dilakukan, Anda akan mendapatkan bius lokal atau umum untuk membantu Anda rileks dan tertidur.

2. Bedah laparoskopi

Bedah laparoskopi memerlukan bius umum untuk membuat Anda tertidur selama pelaksanaannya. Dokter bedah akan membuat sayatan kecil di perut Anda untuk melihat dan memperbaiki masalah varikokel.

3. Embolisasi perkutan

Embolisasi perkutan dilakukan oleh seorang ahli radiologi intervensi dengan membuat lubang kecil di kulit, tepatnya di pangkal paha, menggunakan bius lokal. Kateter kecil kemudian akan dimasukkan melalui lubang tersebut ke dalam vena femoralis, langsung menuju ke vena testis.Dokter kemudian akan menyuntikkan pewarna kontras untuk membuat visualisasi dari pembuluh darah agar ia dapat menemukan di mana masalahnya dan di mana seharusnya ia melakukan embolisasi atau memblokir pembuluh darah. Tindakan ini bertujuan agar aliran darah diarahkan kembali ke jalur yang sehat.Waktu pemulihan embolisasi terbilang cepat, Anda bahkan dapat kembali beraktivitas satu atau dua hari setelah operasi. Tapi selama 2 minggu Anda diwajibkan untuk tidak melakukan aktivitas fisik berat, seperti berolahraga.Bagi penderita varikokel yang telah menjalani operasi, pastikan untuk melakukan pemeriksaan secara rutin dan ikuti saran dokter selama masa pemulihan. Hal itu bertujuan untuk menghindari timbulnya komplikasi penyakit lain.
varikokel
Azuravascularcare. https://www.azuravascularcare.com/infovaricocele/varicocele-grades/
Diakses pada 21 Juni 2020
Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/varicocele/diagnosis-treatment/drc-20378772
Diakses pada 21 Juni 2020
Medicalnewstoday. https://www.medicalnewstoday.com/articles/221051#causes
Diakses pada 21 Juni 2020
Radiology. https://radiology.ucsf.edu/patient-care/sections/ir/advanced-services/varicocele
Diakses pada 21 Juni 2020
Sinta UNUD. https://sinta.unud.ac.id/uploads/dokumen_dir/051297194dfc971c050b43776319d60f.pdf
Diakses pada 21 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait