Sulit Mengenali Perbedaan PMS dan Hamil? Ini 7 Ciri-Cirinya

(0)
26 Oct 2020|Azelia Trifiana
Tanda-tanda PMS tidak jauh berbeda dengan kehamilanTanda-tanda kehamilan mirip dengan PMS
Apa yang dirasakan tubuh perempuan beberapa hari sebelum haid bisa terasa mendebarkan, utamanya bagi yang sedang mendambakan keturunan. Alasannya, sangat sedikit perbedaan PMS dan hamil jika dilihat dari tanda-tandanya. Tanda-tanda kehamilan bisa terlihat mirip sekali dengan PMS.Gejala PMS seperti payudara terasa sensitif, kram perut, hingga mood swing terkadang sukar dibedakan dengan gejala hamil muda. Namun hal ini bisa berbeda antara satu perempuan dan lainnya.

Perbedaan PMS dan hamil

Untuk tahu perbedaan PMS dan hamil muda, berikut ini beberapa faktor yang bisa menjadi indikator:

1. Nyeri payudara

payudara nyeri sebelah
PMS yang terjadi beberapa hari sebelum haid umumnya disertai membengkaknya payudara serta sensitivitas yang meningkat. Rasa tidak nyaman ini bervariasi mulai dari ringan hingga cukup parah, terutama tepat sebelum haid tiba.Jaringan payudara juga terasa lebih padat, terutama di bagian luar. Payudara akan terasa lebih berat dengan sensasi rasa nyeri tumpul. Namun setelah haid tiba, rasa nyeri berkurang karena level progesteron pun menurun.Di sisi lain, rasa nyeri payudara saat hamil muda bisa lebih intens. Tak hanya itu, payudara juga terasa lebih penuh dan berat. Sensasi ini terasa 1-2 pekan setelah berhubungan dan akan terasa seperti ini selama hormon progesteron masih tinggi.

2. Perubahan mood

mood swing
Bukan rahasia umum lagi bahwa perubahan mood perempuan saat PMS bagaikan roller coaster. Mereka akan merasa lebih sensitif, mudah tersinggung, tak jarang lebih sering menangis. Berolahraga dan cukup tidur dapat membantu meringankan kondisi ini.Namun pada ibu hamil, perubahan mood bisa berlangsung sepanjang kehamilan. Ibu hamil sering menangis karena merasa lebih emosional. Belum lagi rasa tegang sekaligus antusias akan menyambut anggota baru dalam keluarga.Namun apabila perubahan mood terasa sangat intens dan tidak terkendali, bisa jadi gejala depresi. Konsultasikan pada ahlinya apabila kondisi ini terjadi tanpa ada kaitannya dengan siklus haid atau kehamilan.

3. Flek darah atau spotting

Umumnya, tanda PMS tidak termasuk keluarnya flek darah dari vagina. Darah akan keluar lebih banyak saat haid tiba. Saat haid, bisa saja keluar darah seperti gumpalan daging yang merupakan luruhan dinding rahim karena tidak terjadi pembuahan.Namun pada kehamilan, gejala awal bisa berupa keluarnya flek darah atau spotting. Namun terkadang, ibu hamil mengira flek ini sebagai haid. Perbedaan PMS dan hamil adalah warna darah yang keluar cenderung kecokelatan atau merah muda.Keluarnya darah sebagai tanda awal kehamilan ini terjadi sekitar 10-14 hari setelah berhubungan seksual. Namun, flek ini hanya keluar selama 1-2 hari, lebih singkat dari haid yang umumnya berlangsung 7 hari.

4. Mual

seorang wanita sedang mual
Bukan hanya ibu hamil yang bisa merasakan morning sickness, PMS juga bisa disertai dengan tanda-tanda perut tidak nyaman seperti mual. Namun pada ibu hamil, rasa mual ini kerap disertai keinginan untuk muntah dan bukan hanya di pagi hari.Ibu hamil muda bisa muntah kapan saja meski tanpa ada rasa mual sekalipun. Ini merupakan keluhan ibu hamil yang paling sering terjadi. Namun, tidak semua ibu hamil mengalaminya.

5. Nafsu makan

Saat PMS, seseorang bisa merasakan perubahan pada kebiasaan makannya. Muncul keinginan mengonsumsi camilan manis, karbohidrat, atau makanan tinggi sodium. Wajar jika merasa terus menerus lapar meski sudah makan sekalipun.Namun perbedaan PMS dan hamil, justru ibu hamil muda bisa merasakan keinginan mengonsumsi makanan tertentu atau ngidam. Selain itu, banyak juga ibu hamil yang sama sekali tidak tertarik dengan makanan atau sensitif terhadap aroma tertentu.

6. Kram perut

Gejala PMS adalah kram perut utamanya 24-48 jam sebelum haid. Kram perut ini mulai mereda saat haid tiba dan tidak lagi terasa saat periode haid berakhir. Selain itu, ada juga perempuan yang merasakan kram perut sebagai tanda menopause.Pada tanda-tanda awal kehamilan, ibu hamil bisa merasakan kram perut ringan di perut dan punggung bawah. Bagi yang pernah mengalami keguguran sebelumnya, jangan remehkan kram perut. Istirahat dan observasi apakah disertai dengan keluarnya darah atau tidak.

7. Tubuh terasa lelah

Sangat wajar ketika seseorang merasa lebih mudah lelah pada fase PMS. Namun, kondisi ini akan mereda saat haid tiba. Namun bagi ibu hamil, meningkatnya level progesteron membuat tubuh mudah lelah. Ada yang hanya merasakannya di trimester pertama, namun tak jarang terasa hingga akhir fase kehamilan.

Beberapa perbedaan PMS dan hamil dapat dilihat dari gejalanya. Jika gejala PMS mereda setelah haid tiba, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Berolahraga bisa membantu tubuh beristirahat lebih berkualitas.Namun jika tanda menyerupai PMS terjadi sangat intens dan mengganggu aktivitas sehari-hari, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
siklus haidkehamilanpenyakit wanitakesehatan wanitapola hidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/pms-symptoms-vs-pregnancy-symptoms
Diakses pada 9 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323122
Diakses pada 9 Oktober 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/getting-pregnant/pms-vs-pregnancy
Diakses pada 9 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait