Manfaat Talas Bagi Kesehatan dan Kandungan Gizi Lengkapnya


Manfaat talas untuk kesehatan ternyata beragam, mulai dari melancarkan pencernaan, tapi juga baik untuk kesehatan kulit. Ini karena kandungan talas tinggi serat dan vitamin.

0,0
16 Jan 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Manfaat talas untuk kesehatan sangat beragamMembantu mengontrol gula darah menjadi salah satu manfaat talas bagi kesehatan
Talas menjadi salah satu umbi-umbian yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Beberapa makanan lokal bahkan menggunakan talas sebagai bahan utamanya. Meski cukup sering dikonsumsi, tidak banyak orang yang tahu manfaat talas. Umbi-umbian ini ternyata mengandung banyak nutrisi yang baik untuk tubuh. Penasaran apa saja manfaat talas bagi kesehatan? 

10 Manfaat talas bagi kesehatan

Talas (Colocasia esculenta) berasal dari Asia Tenggara dan India Selatan. Umbi-umbian ini memiliki kulit luar berwarna coklat dan daging berwarna putih dengan bintik-bintik ungu. Tekstur talas mirip dengan kentang atau singkong. Ketika talas dimasak, rasanya menjadi agak manis.Selain rasanya yang lezat dan lembut, talas juga bermanfaat bagi kesehatan. Berikut manfaat umbi talas untuk kesehatan yang sayang jika Anda lewatkan:

1. Membantu menurunkan berat badan

Manfaat talas untuk diet berasal dari kandungan serat yang tinggi. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki berat badan yang lebih rendah dan lemak tubuh yang lebih sedikit. Serat dapat memperlambat pengosongan perut sehingga membuat Anda kenyang lebih lama dan mengurangi jumlah kalori yang Anda makan sepanjang hari. Oleh sebab itu, hal ini juga dapat membantu menurunkan berat badan Anda.Baca juga: Sedang Diet? Rutabaga Adalah Pilihan Umbi yang Cocok untuk Anda

2. Meningkatkan kesehatan usus

Manfaat talas rebus selanjutnya, yaitu dapat meningkatkan kesehatan usus. Serat yang terkandung dalam talas dapat menjadi makanan bagi mikroba di usus dan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik. Selanjutnya, bakteri usus pun akan memfermentasi serat-serat ini dan menciptakan asam lemak rantai pendek, yang dapat menyehatkan sel-sel pelapis usus, serta membuatnya tetap sehat dan kuat. Selain itu, serat juga dapat membantu melancarkan pencernaan, mencegah kembung, sembelit, dan kelebihan gas.

3. Menjaga kesehatan mata

Talas mengandung berbagai antioksidan, termasuk beta-karoten dan cryptoxanthin. Antioksidan tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan penglihatan dengan menangkal radikal bebas yang menyerang mata sehingga bisa mencegah degenerasi makula atau katarak. 

4. Meningkatkan kesehatan kulit

Manfaat talas lainnya adalah meningkatkan kesehatan kulit. Manfaat ini berasal dari vitamin E dan A yang terkandung di dalamnya. Kedua vitamin esensial tersebut juga bisa memperbaiki sel kulit, membuat luka lebih cepat sembuh, dan mencerahkan kulit yang sehat.

5. Membantu mengontrol gula darah

Talas mengandung dua karbohidrat yang bermanfaat untuk membantu mengontrol gula darah, yaitu serat dan pati resisten. Menurut penelitian, serat dapat membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat lain sehingga mencegah gula darah melonjak setelah makan. Di samping itu, pati resisten yang terkandung dalam talas juga tidak dapat dicerna sehingga tak akan meningkatkan kadar gula darah. Kedua kandungan tersebut menjadi manfaat talas bagi diabetes karena menyediakan pilihan karbohidrat yang baik.

6. Mengurangi risiko penyakit jantung

Ini merupakan manfaat talas untuk kesehatan yang tak kalah penting. Serat dan pati resisten dalam talas diyakini dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak serat cenderung memiliki tingkat penyakit jantung yang lebih rendah. Selain itu, pati resisten yang terkandung di dalamnya juga dapat membantu menurunkan kolesterol, yang dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

7. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Kandungan vitamin C dalam talas dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga mampu melindungi tubuh dari zat asing yang berbahaya. Selain itu, vitamin C juga bermanfaat untuk mencegah perkembangan kondisi kesehatan yang serius.

8. Berpotensi sebagai antikanker

Talas mengandung senyawa nabati yang disebut dengan polifenol. Adapun polifenol utama yang ditemukan dalam talas adalah quercetin. Uji tabung dan penelitian pada hewan menemukan bahwa quercetin dapat mendorong kematian sel kanker, serta memperlambat pertumbuhan beberapa jenis kanker. Quercetin juga merupakan antioksidan kuat yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas yang kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan sifat antikanker pada talas.

9. Menjaga tekanan darah tetap stabil

Dalam 100 gram, talas mengandung sekitar 448 gram kalium yang berkhasiat untuk menjaga tekanan darah. Kalium termasuk elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk mengendalikan tekanan darah.Penelitian menunjukkan, asupan kalium yang rendah dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan stroke. Makanan tinggi kalium juga bisa membantu pasien hipertensi untuk menurunkan tekanan darah sistolik. 

10. Memenuhi kebutuhan seng

Konsumsi talas dapat menurunkan risiko kekurangan seng, karena kandungan zinc (seng) di dalamnya mampu memenuhi kebutuhan mineral harian.Kekurangan seng adalah kondisi cukup langka dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan serius, seperti rambut rontok, diare, impotensi, hipogonadisme, lesi pada mata dan kulit, penyembuhan luka terhambat, hingga berat badan turun.Baca juga: 5 Umbi-Umbian yang Baik Dikonsumsi dan Manfaatnya

Kandungan talas yang penuh gizi

Talas baik dikonsumsi setelah dimasak terlebih dahulu karena dalam keadaan mentah umbi-umbian ini bisa beracun akibat kandungan oksalatnya yang tinggi. Zat berbahaya tersebut bisa hilang saat dimasak atau direndam terlebih dahulu semalaman. Dalam 1 cangkir atau sekitar 132 gram talas yang sudah dimasak, kandungan nutrisi talas adalah sebagai berikut:
  • 187 kalori
  • Kurang dari 1 gram protein
  • 6,7 gram serat
  • Kurang dari 1 gram lemak
  • 30 persen kebutuhan harian akan mangan
  • 18 persen kebutuhan harian akan kalium
  • 13 persen kebutuhan harian akan tembaga
  • 10 persen kebutuhan harian akan fosfor
  • 10 persen kebutuhan harian akan magnesium
  • 22 persen kebutuhan harian akan vitamin B6
  • 11 persen kebutuhan harian akan vitamin C
  • 19 persen kebutuhan harian akan vitamin E
Selain itu, talas juga mengandung vitamin A, zat besi, dan seng. Banyaknya kandungan senyawa organik, mineral, dan vitamin yang terkandung dalam talas, membuatnya bermanfaat bagi kesehatan.

Pesan dari SehatQ

Talas dapat diolah dengan berbagai cara, baik direbus, digoreng, dihaluskan, ataupun dipanggang. Banyak sekali makanan olahan yang terbuat dari talas, mulai dari bolu, puding, keripik, roti hingga minuman. Akan tetapi, jika saat mengonsumsi talas timbul gejala tak biasa, seperti ruam, gatal, batuk, pusing, mual, atau bahkan muntah, sebaiknya segera hentikan konsumsi dan periksakan diri Anda pada dokter.Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
herbalhidup sehattanaman obat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/taro-root-benefits#section7
Diakses pada 16 Januari 2020
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/other/taro-root.html
Diakses pada 16 Januari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait