Sudah Terlatih Sejak dalam Kandungan, Ini 12 Macam Reflek pada Bayi Baru Lahir


Macam-macam refleks pada bayi baru lahir sudah terlatih sejak masih dalam kandungan, seperti menggenggam hingga menghisap jadi gerakan yang dikomando oleh sistem saraf pusat langsung ke otot.

(0)
19 Oct 2020|Azelia Trifiana
Macam-macam reflek pada bayi sudah terlatih sejak masih dalam kandunganMenggengam jari adalah salah satu macam reflek pada bayi baru lahir
Macam-macam reflek pada bayi baru lahir seperti mengangkat tangan saat kaget hingga menghisap payudara adalah gerakan tanpa sadar yang sudah terlatih sejak dalam kandungan untuk membantu mereka bertahan.Macam reflek pada bayi tersebut dikenal dengan reflek primitif. Reflek primitif pada bayi adalah gerakan yang tanpa sadar dilakukan oleh bayi ketika ia mendapatkan sebuah rangsangan tertentu.Umumnya, reflek bayi baru lahir ini perlahan menghilang ketika memasuki usia 4-6 bulan. Pada fase ini, otak bayi sudah lebih matang dan refleks berganti menjadi gerakan yang memang disengaja atau voluntary.

Macam-macam reflek pada bayi baru lahir

Beberapa macam reflek pada bayi baru lahir atau reflek primitif di antaranya adalah:

1. Menggenggam (palmar reflek grasping)

Refleks menggenggam ini adalah salah satu yang dapat terlihat pertama kali pada bayi baru lahir. Contoh sederhana adalah ketika bayi menggenggam kelingking orangtuanya dengan erat. Meski dilakukan bayi baru lahir, palmar grasp ini termasuk kuat.Reflek grasping atau menggenggam ini akan perlahan menghilang ketika bayi berusia 5-6 bulan. Tak hanya jari orangtua, refleks menggenggam ini bisa dilakukan bayi tanpa sadar pada objek apapun yang berada di sekitar tangannya.

2. Refleks plantar

Semua orang memiliki refleks plantar, namun pada bayi baru lahir disebut juga dengan extensor plantar reflex. Dikutip dari Stanford Children's Hospital, untuk pemeriksaan reflek pada bayi jenis platar, cobalah beri tekanan pada telapak kakinya mulai dari bagian bawah telapak ke arah luar.Tanpa disadari, ibu jarinya akan naik dan mengarah ke luar. Jari-jari kaki yang lain pun akan mengikuti. Berbeda dengan refleks lain yang menghilang ketika bayi berusia 6 bulan, refleks ini akan tetap ada hingga mereka berusia 1-2 tahun.Baca juga: Hobi Baru Bayi Menjulurkan Lidah, Apa Makna Refleksnya?

3. Menghisap (sucking reflex)

Ada fase inisiasi menyusui dini (IMD) yang dilakukan langsung setelah bayi keluar dari perut ibu. Bayi diletakkan di dada ibu dan ketika bersentuhan dengan puting susu atau areola payudara, bayi akan mulai menghisap dengan ritme yang teratur.Ini adalah refleks menghisap atau reflek sucking. Sebenarnya, bayi sudah mengenal refleks ini sejak usianya masih 14 minggu di dalam embrio. Ini merupakan bagian dari kemampuan mereka untuk makan dan bertahan hidup.Tak kalah penting, refleks menghisap juga membantu bayi berkoordinasi antara bernapas dan menelan. Ketika usia bayi 2 bulan, mereka semakin menguasai cara menghisap dengan tepat.

4. Refleks mencari (rooting reflex)

Disebut juga dengan reflek rooting pada bayi,ini adalah refleks yang dilakukan bayi ketika mencari sumber makanannya atau payudara ibu. Refleks ini sudah dikenal bayi sejak usianya 32 minggu di dalam kandungan.Refleks mencari sangat membantu bayi baru lahir yang menyusu langsung pada ibunya. Mereka akan memutar kepala tiba-tiba ketika pipinya menyentuh payudara ibu dan secara otomatis membuka mulutnya untuk mencari puting.Setelah berusia 3 minggu, refleks mencari ini perlahan hilang. Mereka bisa mengarahkan mulut dengan lebih presisi karena terbiasa.Baca juga: Cara Menyusui Bayi yang Benar, Patut Dipelajari Setiap Ibu Baru!

5. Galant reflex

Refleks yang satu ini terkadang hanya terlihat dengan panduan dari dokter spesialis anak karena sangat subtil. Sejak baru lahir hingga berusia sekitar 4 bulan, bayi akan bergerak ke arah sisi sepanjang punggungnya disentuh. Biasanya, pemeriksaan reflek pada bayi ini dilakukan dokter sembari memegang wajah bayi ke arah bawah.Refleks ini membantu rentang gerak di pinggang bayi. Ini merupakan persiapan untuk bayi mulai merangkak sebelum bisa berjalan. Nama dari refleks ini diambil dari nama penemunya, seorang neurologis asal Rusia bernama Johann Susman Galant.

6. Moro reflex

Ketika ada bunyi yang mengagetkan, bayi baru lahir akan mengangkat kedua tangannya ke atas dan mengarah ke luar. Selain itu, kepala dan kakinya juga memanjang seperti sedang stretching. Reflek moro adalah refleks yang sudah dilakukan bayi sejak usianya 28 minggu dalam kandungan.Puncak dari startle reflex ini semakin sering terlihat ketika bayi berusia 1 bulan. Kemudian, refleks perlahan berkurang ketika usianya menginjak 2 bulan sebelum hilang sepenuhnya saat berusia 3-4 bulan.Beberapa hal yang dapat memicu munculnya refleks ini adalah perubahan posisi kepala bayi, perubahan suhu mendadak, juga suara atau gerakan yang mengagetkan.

7. Refleks melangkah (step reflex)

Bayi baru lahir sekalipun sudah mengenal refleks melangkah atau step reflex. Perhatikan apa yang terjadi ketika telapak kaki mereka menyentuh permukaan datar. Secara refleks, bayi akan meletakkan satu kaki di depan satu sisi kaki lainnya sebagai upaya untuk melangkah.Reflek pada bayi ini perlahan akan menghilang saat usianya menginjak 2-5 bulan. Namun, memori tentang refleks ini tetap ada. Residu dari memori ini membantu bayi saat belajar berjalan di usia satu tahun.

8. Asymmetrical tonic neck reflex

Biasa disingkat ATNR, ini refleks yang mulai terlihat sejak bayi baru lahir. Mereka telah mulai melakukannya sejak usia 35 bulan dalam kandungan. Untuk melihat reflek tonic neck ini, coba putar kepala bayi dan lihat bagaimana kaki dan tangan perlahan diluruskan. Sementara kaki dan tangan di sisi sebaliknya akan ditekuk.Reflek pada bayi ini membantu bayi memutar kepalanya saat tengkurap. Selain itu, ATNR juga merupakan awal dari koordinasi tangan dan mata. Refleks ini akan hilang sepenuhnya ketika bayi berusia 3 bulan.

9. Tonic labyrinthine reflex

Sama seperti ATNR, refleks yang disingkat TLR ini juga terlihat sejak bayi baru lahir. Arah refleksnya ke depan dan belakang. Untuk melihat bagaimana refleks ini bekerja, baringkan bayi dan angkat kepalanya sedikit lebih tinggi dari tulang belakang. Tanpa disadari, kaki dan tangannya akan masuk lebih dekat ke tubuh.Sebaliknya pada refleks backward, posisikan kepala bayi sedikit lebih rendah dari tulang belakang. Kemudian, kaki dan tangannya akan bergerak ke arah luar seperti memukul. Pastikan kepala bayi tetap ditahan selama melakukan refleks backward.Ini merupakan respons bayi baru lahir terhadap gravitasi. Berkat refleks ini, bayi beradaptasi dengan bentuk tubuh lurus dari yang semula melingkar saat di dalam perut ibu.

10. Symmetric tonic neck reflex (STNR)

STNR ini akan terlihat paling jelas ketika bayi berusia 6-9 bulan. Reflek tonic neck ini menggantikan ATNR yang mulai menghilang di usia itu.Ketika kepala bayi maju ke depan, kedua tangannya menekuk dan kakinya menjadi lurus. Hal sebaliknya terjadi ketika kepalanya mundur, kedua tangan lurus dan kaki menekuk.Ini berarti bayi sedang belajar menggerakkan bagian tubuh atas dan bawah secara terpisah. Namun untuk belajar merangkak, refleks ini harus dihilangkan. Umumnya, refleks STNR akan hilang sepenuhnya ketika anak berusia satu tahun.

11. Reflek babinski pada bayi

Reflek babinski adalah berupa gerakan jari-jari kaki yang mencengkeram atau secara otomatis menggenggam ketika telapaknya di usap. Reflek ini dapat diindikasikan sebagai syaraf yang berkembang dengan normal.Reflek ini umumnya akan hilang di usia 4 bulan atau menghambar pada usia 6 sampai 9 bulan setelah kelahiran. 

12. Reflek swallowing

Reflek swallowing pada bayi adalah reflek yang ditunjukkan dengan gerakan menelan benda yang didekatkan ke mulut. Reflek ini memungkinkan bayi bisa menelan dan memasukkan benda apa saja yang ada di dekatnya ke dalam mulut.

Seiring dengan kematangan sistem saraf pusat bayi, gerakan-gerakan reflek pada bayi baru lahir seperti di atas akan hilang dan tergantikan dengan gerakan yang lebih terkendali. Jika tidak, artinya perlu adanya evaluasi kemampuan kognitif dan motoriknya.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang refleks pada bayi baru lahir sekaligus integrasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
bayi & menyusuiibu dan anaktumbuh kembang bayi
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/primitive-reflexes
Diakses pada 4 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/neonatal-reflexes
Diakses pada 4 Oktober 2020
Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=newborn-reflexes-90-P02630
Diakses pada 4 Oktober 2020
Stanford Children's Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=neurological-exam-for-children-90-P02613 Diakses 22 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait