Selain karbohidrat, kentang punya manfaat lain untuk tubuh
Manfaat kentang baik untuk tubuh

Selain nasi dan singkong, kentang adalah salah satu pengganti karbohidrat yang sering dipakai. Murah dan mudah untuk dimasak dengan berbagai jenis metode membuatnya sering dipilih oleh masyarakat.

Kentang memiliki kandungan karbohidrat tinggi sehingga bisa dimanfaatkan sebagai pengganti nasi. Namun selain memiliki manfaat sebagai pengganti nasi, kentang juga punya manfaat lainnya, lho.

Apa saja manfaat kentang?

  • Cocok untuk diet bebas gluten

Bagi Anda yang alergi gluten, kentang bisa dijadikan pengganti nasi yang tepat. Tidak hanya baik untuk penderita intoleransi gluten, orang yang mengalami penyakit celiac yang sensitif terhadap gluten juga bisa mengonsumsi kentang.

  • Membuat kenyang

Kentang bisa menjadi sumber karbohidrat pengganti nasi yang tepat bagi kamu yang sedang diet menurunkan berat badan. Pasalnya, selain memiliki kalori yang lebih rendah, kentang juga dapat membuat Anda lebih kenyang sehingga mengurangi konsumsi makanan lainnya.

Kentang memiliki protein yang dikenal sebagai potato proteinase inhibitor 2 (PI2) yang mampu mengurangi nafsu makan dan memicu produksi cholecystokinin (CCK) yang menimbulkan rasa kenyang.

  • Melindungi organ jantung

Kentang juga bermanfaat melindungi organ jantung. Ini karena kentang mengandung vitamin C, vitamin B6, serat, dan potasium yang baik bagi kesehatan jantung. Di samping itu, mengonsumsi kentang membantu menurunkan kolesterol sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.

  • Mengatur kadar gula darah

Kentang memiliki jenis pati yang bernama resistant starch yang dapat mengurangi risiko resistensi insulin dan dapat digunakan untuk mengatur kadar gula darah. Penderita diabetes bisa mencoba mengonsumsi kentang untuk menjaga kadar gula darah

Anda bisa meningkatkan kandungan pati dalam kentang dengan merebusnya terlebih dahulu dan memasukkannya ke dalam kulkas semalam dan mengonsumsinya saat masih dingin.

  • Tinggi kolin

Kentang banyak mengandung zat kolin yang baik untuk kesehatan. Kolin membantu proses pembelajaran, memori, pergerakan otot, dan mengatur suasana hati.

Tidak hanya itu, kolin juga berperan dalam penyerapan lemak, perkembangan otak pada masa awal, menyalurkan sinyal saraf, dan menjaga bentuk dari struktur sel.

  • Tinggi antioksidan

Selain kolin, manfaat kentang juga ditemukan pada kandungan antioksidannya. Kentang mengandung antioksidan yang tinggi, seperti flavonoid, phenolic, dan carotenoid yang mampu menangkal radikal bebas.

  • Menjaga kesehatan pencernaan

Pati dalam kentang juga dapat menjaga kesehatan pencernaan karena tidak bisa diproses dalam tubuh dan akan diarahkan ke usus besar untuk dijadikan sumber makanan untuk bakteri baik dalam perut.

  • Baik untuk tulang

Kalsium, zat besi, magnesium, zinc, dan fosfor dalam kentang mampu menjaga kesehatan tulang dan keseimbangan tubuh. Namun, perlu diketahui bahwa konsumsi fosfor berlebih dan kalsium yang kurang dapat mengurangi kepadatan tulang yang memicu osteoporosis.

  • Membantu metabolisme tubuh

Manfaat lainnya dari kentang adalah membantu proses metabolisme tubuh karena adanya kandungan vitamin B6. Vitamin B6 dikenal sebagai zat yang berguna untuk proses pemecahan protein dan karbohidrat menjadi asam amino dan glukosa.

  • Kaya akan vitamin C

Kentang ternyata mengandung vitamin C juga. Vitamin C sangat bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh.

Apakah ada efek samping dari makan kentang?

Meskipun jarang terdengar, tetapi di balik manfaat kentang bagi kesehatan terdapat efek samping yang bisa mengganggu kesehatan. Kentang mengandung potasium sehingga perlu dihindari oleh penderita penyakit ginjal yang memiliki kesulitan menyaring potasium dalam tubuh.

Selain itu, jangan memasak kentang hingga lebih dari 120 derajat celcius, karena pada suhu demikian, kentang akan menghasilkan senyawa acrylamide yang berpotensi meningkatkan risiko terkena kanker, masalah reproduksi, dan saraf.

Tidak hanya dari cara memasak, Anda juga harus menghindari mengonsumsi kentang yang sudah bertunas atau yang berwarna kehijauan. Dalam kondisi tersebut, kentang mengandung senyawa solanine yang mampu menimbulkan gangguan peredarah darah dan pernapasan, diare, sakit kepala, dan kram otot.

Apabila Anda mengonsumsi obat penyakit jantung berupa penghalang beta atau beta-blocker, maka Anda perlu membatasi konsumsi kentang, karena obat beta-blocker dapat meningkatkan kadar potasium dalam darah.

Nah, itu dia beragam manfaat kentang beserta risikonya. Nikmati kentang dengan cara yang benar dan dapatkan manfaatnya.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-potatoes
Diakses pada 5 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/280579.php
Diakses pada 5 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed