Manfaat daging bebek untuk kesehatan, salah satunya mengurangi risiko sakit jantung
Manfaat daging bebek untuk kesehatan ternyata berlimpah

Akhir-akhir ini, ketika melewati jalanan ibukota yang sedikit ramai, mungkin dalam radius setiap 5 meter berdiri tenda penjual nasi bebek. Sumber protein yang satu ini memang sedang naik daun di lidah para penikmat kuliner. Tahukah Anda jika di balik rasanya yang lezat, manfaat daging bebek ternyata juga berlimpah?

Tentu, manfaat daging bebek bisa didapatkan apabila diolah dengan cara yang lebih sehat. Sementara itu, daging bebek yang banyak dijual akhir-akhir ini, umumnya bersimbah minyak, garam, dan bahan-bahan lain yang mungkin justru akan menutupi manfaatnya.

Berbagai kelebihan yang dimiliki daging bebek untuk kesehatan, berasal dari kandungan nutrisi di dalamnya. Jadi, sebelum menilik lebih jauh manfaat daging bebek, ada baiknya Anda mengenali kandungan gizi bebek terlebih dahulu.

Kandungan gizi bebek

Daging bebek mentah, kaya kandungan nutrisi
Manfaat daging bebek didapatkan dari banyaknya kandungan nutrisi

Daging bebek dinilai sebagai sumber makanan yang cukup padat nutrisi. Hal ini tidak mengherankan. Sebab di dalamnya, ada berbagai jenis vitamin, mineral, antioksidan, dan nutrisi lainnya.

Daging bebek juga dinilai sebagai sumber protein yang baik. Mengonsumsi 100 gram daging bebek saja sudah bisa memenuhi sekitar 23% kebutuhan protein harian tubuh. Masih dalam porsi yang sama, daging bebek yang dikonsumsi beserta kulitnya, juga akan membantu memenuhi kebutuhan vitamin harian tubuh, seperti:

  • Vitamin B1 sebanyak 13% dari kebutuhan harian
  • Vitamin B2 sebanyak 12% dari kebutuhan harian
  • Vitamin B3 sebanyak 20% dari kebutuhan harian
  • Vitamin B5 sebanyak 10% dari kebutuhan harian
  • Vitamin B6 sebanyak 9% dari kebutuhan harian
  • Vitamin C sebanyak 5% dari kebutuhan harian
  • Vitamin K sebanyak 7% dari kebutuhan harian

Selain vitamin dan protein, 100 gram daging bebek beserta kulitnya juga akan menyumbangkan beberapa jenis mineral di tubuh, seperti:

  • Tembaga sebanyak 12% dari kebutuhan harian
  • Zat besi sebanyak 13% dari kebutuhan harian
  • Fosfor sebanyak 14% dari kebutuhan harian
  • Kalium sebanyak 6% dari kebutuhan harian
  • Selenium sebanyak 18% dari kebutuhan harian
  • Zinc sebanyak 9% dari kebutuhan harian

Sama seperti makanan lainnya, jumlah nutrisi yang terkandung di dalam daging bebek, bisa saja berubah, tergantung dari cara pengolahnnya. Kandungan vitamin juga dapat berkurang saat daging dimasak dalam suhu tinggi.

Manfaat daging bebek untuk tubuh

Manfaat daging bebek untuk kesehatan ada berlimpah
Manfaat daging bebek untuk kesehatan cukup banyak

Setelah mengetahui kandungan gizi di atas, Anda tidak perlu terlalu kaget melihat manfaat daging bebek yang juga berlimpah, seperti di bawah ini.

1. Menjadi sumber protein yang baik

Kandungan gizi daging bebek yang paling utama adalah proteinnya. Protein yang terdapat di daging bebek termasuk dalam protein kualitas tinggi. Sebab, di sana ada berbagai asam amino esensial serta non-esensial yang baik untuk kesehatan.

2. Melindungi tulang

Mengonsumsi protein yang berasal dari hewan, termasuk bebek, dipercaya dapat meningkatkan tingkat kepadatan tulang. Tidak hanya itu, protein tersebut juga dianggap mampu meningkatkan kekuatan tulang. Tentu, manfaat daging bebek yang satu ini akan lebih sempurna jika Anda mengonsumsi cukup kalsium.

3. Meningkatkan daya tahan tubuh

Daging bebek mengandung selenium, yaitu salah satu jenis antioksidan yang dapat membantu tubuh terlindungi dari kerusakan sel dan meredakan peradangan. Kandungan tersebut merupakan kunci penting dalam proses peningkatan sistem kekebalan tubuh.

4. Mengurangi risiko penyakit jantung

Tidak hanya ikan, bebek rupanya juga mengandung asam lemak omega-3 yang terbukti baik untuk kesehatan jantung. Namun kembali lagi, manfaat ini hanya bisa didapatkan jika daging bebek diolah dengan cara yang sehat.

Manfaat daging bebek salah satunya sebagai makanan diet keto
Daging bebek cocok digunakan untuk makanan diet keto

5. Mendukung diet keto

Lemak selain asam lemak omega-3 yang ada di dalam daging bebek memang sebaiknya dihindari oleh orang yang sedang berusaha mengurangi konsumsi makanan berlemak. Namun, bagi yang sedang menjalani diet keto, daging bebek berlemak bisa menjadi pilihan yang baik.

Meski begitu, Anda tentu tetap harus mengatur porsinya dan jangan sampai mengonsumsinya secara berlebihan. Dari 100 gram daging bebek dengan kulit, hampir 40 gram di antaranya adalah lemak. Sementara itu, 13 gram di antaranya adalah lemak jenuh yang tidak baik untuk kesehatan.

6. Menjaga kesehatan kelenjar tiroid

Memenuhi kebutuhan selenium harian, juga dapat membantu tubuh menjaga kesehatan kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah tempat diproduksinya berbagai hormon yang penting untuk proses pertumbuhan, perkembangan, dan metabolisme di tubuh.

7. Menjadi pengganti mentega atau minyak

Sebenarnya, lemak yang terdapat pada bebek tidak bisa dibilang jauh lebih sehat dari minyak yang bersumber dari tumbuhan, seperti minyak zaitun. Namun, jika dibandingkan dengan mentega, minyak babi atau minyak yang terbuat dari lemak sapi, minyak lemak bebek bisa dibilang sedikit lebih sehat. Sebab, jumlah lemak jenuh yang terdapat di dalam bebek tidak sebanyak minyak lain yang telah disebutkan di atas.

Merasakan manfaat daging bebek memang tidak bisa serta-merta dilakukan dengan mengonsumsi nasi bebek. Anda perlu mengolahnya dengan cara yang lebih sehat, seperti memanggang atau merebusnya.

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/duck-nutrition-facts-4770569
Diakses pada 12 Februari 2020

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/403739-is-duck-healthy-to-eat/
Diakses pada 12 Februari 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279388/
Diakses pada 12 Februari 2020

Artikel Terkait