logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Bukan Sudah Tidak Cinta, Ini Alasan Suami Lebih Memilih Tidur Sendiri

open-summary

Suami memilih tidur sendiri tak melulu dikarenakan hilangnya rasa cinta. Ingin mendapatkan waktu tidur yang berkualitas bisa jadi merupakan salah satu alasan utamanya.


close-summary

15 Sep 2021

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Suami memilih tidur sendiri tak melulu dikarenakan hilangnya rasa cinta

Jadwal tidur yang berbeda bisa menjadi penyebab suami lebih memilih tidur sendiri

Table of Content

  • Apa saja penyebab suami lebih memilih tidur sendiri?
  • Manfaat tidur terpisah dengan pasangan
  • Risiko terlalu sering tidur terpisah dengan pasangan
  • Catatan dari SehatQ

Ketika sudah menikah, menjadi hal yang wajar jika Anda dan pasangan tidur bersama di satu ranjang. Dengan tidur bersama, kedekatan dan keintiman antara Anda berdua akan semakin erat satu sama lain.

Advertisement

Namun, apa jadinya jika suami lebih memilih tidur sendiri? Jangan terlalu cepat berprasangka. Faktanya, tidur terpisah dengan pasangan ternyata bisa berdampak baik bagi hubungan Anda. Meski begitu, ada beberapa efek buruk yang perlu diwaspadai pasangan apabila terlalu sering tidur secara terpisah.

Apa saja penyebab suami lebih memilih tidur sendiri?

Beragam faktor dapat menjadi penyebab suami lebih memilih tidur sendiri. Tak selalu karena sudah tidak sayang dengan pasangan, beberapa hal yang terkait dengan kesehatan mungkin dijadikan pertimbangan.

Berikut ini beberapa penyebab suami lebih memilih tidur sendiri:

1. Jadwal tidur yang berbeda

Jadwal tidur yang berbeda bisa menjadi penyebab suami lebih memilih tidur sendiri. Sebagai contoh, sebelum menikah Anda adalah orang yang sudah harus tidur sebelum jam 9 malam. Sementara itu, suami Anda merupakan tipe orang yang suka begadang dan baru tidur pada pagi hari.

Jika dipaksakan untuk tidur berdua di waktu yang sama, hal tersebut tentu dapat mengganggu satu sama lain. Mungkin saja suami Anda merupakan orang yang lebih produktif di malam hari sehingga tidak bisa dipaksa tidur lebih awal dan memilih untuk begadang.

2. Gangguan tidur

Suami Anda mungkin menderita gejala gangguan tidur seperti mendengkur, mengigau, hingga berguling-guling di atas tempat tidur. Hal tersebut tentu bisa membuat waktu istirahat Anda jadi terganggu. Oleh sebab itu, ia kemudian memutuskan untuk tidur di tempat yang terpisah.

3. Kebiasaan tidur yang berbeda

Anda mungkin merupakan orang yang tidak bisa tidur ketika lampu mati. Sementara itu, suami Anda adalah tipe orang yang harus tidur dengan lampu mati. Perbedaan itulah yang kemudian dapat membuat suami lebih memilih tidur sendiri agar dapat beristirahat dengan nyaman.

4. Tempat tidur yang tidak memadai

Jika tempat tidur Anda terlalu kecil untuk berdua, hal tersebut dapat menjadi penyebab suami lebih memilih untuk tidur sendiri. Tidur di kasur yang terlalu kecil mungkin membuatnya tidak dapat bebas bergerak dengan leluasa atau merasa kepanasan.

Manfaat tidur terpisah dengan pasangan

Meski terlihat buruk, tidur terpisah dengan pasangan sesekali ternyata dapat memberi dampak positif bagi hubungan Anda dan suami. Saat tidur sendiri, Anda dan suami punya kesempatan untuk merindukan satu sama lain. Hal tersebut kemudian akan membuat getaran cinta semakin terasa ketika Anda kembali tidur berdua.

Selain itu, tidur terpisah sesekali dengan pasangan dapat membantu menyegarkan perasaan satu sama lain. Beberapa pasangan mungkin merasa bosan jika terlalu sering bersama. Tidur beda kamar dapat membantu mencegah munculnya rasa tersebut. Ketika tidur terpisah, Anda juga bisa melakukan refleksi diri dan mencari cara agar hubungan semakin menyenangkan.

Risiko terlalu sering tidur terpisah dengan pasangan

Tidur terpisah sesekali dengan pasangan memang dapat berdampak baik bagi hubungan, tetapi dapat menyebabkan efek yang berkebalikan apabila dilakukan terlalu sering. Terlalu sering tidur terpisah dapat membuat Anda dan pasangan kehilangan kedekatan dan keintiman.

Selain itu, jika tidur terpisah dilakukan sebagai pelarian dari masalah, kebiasaan tersebut bisa menciptakan jarak dan membuat semuanya menjadi lebih runyam. Bahkan, tidak jarang hal itu berujung pada perceraian.

Untuk mencegah kemungkinan tersebut, komunikasi adalah kunci utama dalam hubungan. Saat salah satu dari Anda ingin tidur terpisah, sampaikan alasannya secara terbuka ke pasangan.

Baca Juga

  • Kenali Penyebab Gangguan Tidur Seperti Penyakit Insomia dan Cara Mengatasinya
  • Gangguan Tidur Insomnia: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya
  • 10 Cara Mengatasi Susah Tidur secara Alami dan Obat yang Direkomendasikan

Catatan dari SehatQ

Suami memilih tidur sendiri bukan selalu karena sudah tak cinta, tapi juga mempertimbangkan masalah kesehatan. Salah satu alasan utamanya mungkin ingin mendapatkan waktu istirahat yang berkualitas.

Namun, Anda patut waspada jika suami terlalu sering memilih untuk tidur sendiri, terlebih usai terlibat keributan. Maka dari itu, komunikasi yang baik antar pasangan sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga.

Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.

Advertisement

masalah tidurpernikahan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved