Stretch Mark Merah, Pahami Penyebab dan Cara Menghilangkannya

(0)
25 May 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Stretch mark merah muncul di area perut saat trimester kedua maupun ketiga kehamilanStretch mark merah menunjukkan adanya peradangan pada kulit karena perut semasa hamil yang membesar
Stretch mark, juga dikenal sebagai "striae," adalah keluhan kulit yang umum. Biasanya, stretch mark muncul pada kulit sebagai garis-garis atau guratan dengan tekstur tak rata. Anda pasti pernah melihat stretch mark merah, pink, ungu, bahkan hitam. Pada awalnya stretch mark memang dapat muncul dengan berbagai warna berbeda. Kehamilan atau berat badan yang naik turun dalam waktu singkat akan memberikan pengaruh terhadap kulit. Kulit akan meregang dan serat elastis serta kolagen di dalamnya bisa saja sobek dan menjadi rusak. Pada daerah yang rusak tersebut kemudian stretch mark akan muncul.

Apa bedanya stretch mark merah dan putih?

Stretch mark yang baru muncul adalah luka kecil pada kulit. Kulit kemudian akan merespon luka tersebut sebagai peradangan ringan yang disebabkan adanya peregangan di kulit. Kulit yang memerah adalah warna khas dari respon kulit jika terjadi peradangan. Pada waktunya peradangan tersebut akan sembuh. Stretch mark yang sudah sembuh ini kemudian akan memutih dan bisa memudar seiring waktu tapi teksturnya tidak berubah. Jadi bisa dikatakan stretch mark putih adalah stretch mark merah yang sudah pulih. 

Penyebab stretch marks

Penyebab munculnya stretch mark biasanya sering dikaitkan dengan kenaikan berat badan, namun sebenarnya ada banyak penyebab lainnya. Beberapa penyebab stretch mark yang paling umum termasuk:
  • Perubahan berat badan 

Kenaikan berat badan yang drastis secara tiba-tiba menyebabkan adanya tekanan pada kulit. Tekanan tersebut mengakibatkan peregangan pada kulit karena kulit harus mengakomodasi peningkatan massa tubuh yang terjadi. Stretch mark merah bisa muncul pada bagian tubuh mana saja yang mengalami penambahan berat. Kadang-kadang stretch mark juga dapat terjadi karena penurunan berat badan yang cepat.
  • Kehamilan

Selama kehamilan, biasanya seorang wanita akan mengalami lonjakan berat badan dalam waktu yang terbilang cepat,  terutama di sekitar daerah perut, paha, dan pinggul selama trimester kedua dan ketiga. Akibatnya muncul stretch marks pada daerah tersebut.
  • Pubertas

Remaja dapat mengalami stretch mark merah saat pubertas berlangsung. Memasuki masa puber, biasanya remaja mengalami pertumbuhan tubuh yang cepat meskipun tidak selalu berarti terjadi penambahan berat badan. 
  • Pertumbuhan otot yang muncul dengan cepat 

Tak hanya karena lemak, otot yang terbentuk karena latihan beban atau olahraga pembentukan tubuh dapat menyebabkan munculnya stretch mark merah. 
  • Operasi pembesaran payudara 

Pembesaran payudara akan membuat kulit meregang di area dada. Risiko untuk munculnya stretch mark tergantung elastisitas kulit serta ukuran implan payudara yang Anda lakukan.
  • Penggunaan obat kortikosteroid 

Pemberian obat berjenis kortikosteroid biasanya diresepkan untuk penggunaan jangka pendek. Pasalnya, penggunaan kortikosteroid dalam jangka panjang dapat menyebabkan efek samping yang merugikan. Beberapa efek samping penggunaan obat ini  di antaranya adalah dapat menyebabkan peradangan pada tubuh, penambahan berat badan, dan peregangan kulit yang memicu munculnya stretch mark.
  • Faktor keturunan  

Stretch mark cenderung diturunkan ke generasi selanjutnya dalam suatu keluarga.
  • Jenis kelamin

Sebuah jurnal penelitian mengungkapkan bahwa stretch mark 2,5 kali lebih sering terlihat pada perempuan. Namun, penting untuk diingat bahwa baik wanita maupun pria berisiko terkena stretch mark merah di beberapa titik, terutama selama masa pubertas.
  • Kondisi medis tertentu

Masalah kesehatan seperti sindrom Ehlers-Danlos dan sindrom Cushing juga dapat menyebabkan munculnya stretch mark.

Stretch mark merah muncul di bagian tubuh mana saja?

Stretch mark merah biasanya tidak akan muncul di wajah, tangan, atau kaki. Guratan ini muncul di beberapa bagian tubuh yang menyimpan lemak seperti perut, pinggul, paha, payudara, dan pantat. Stretch mark bisa juga muncul di punggung bagian bawah atau belakang lengan. Faktor keturunan yang dapat menjadi penyebab stretch mark juga dapat menentukan di mana Anda akan mengalaminya. Misalnya, jika ibu Anda memiliki stretch mark di pahanya selama masa kehamilan, Anda mungkin akan memilikinya di lokasi yang sama.

Bisakah stretch mark merah dihilangkan?

Stretch mark akan memudar dengan sendirinya dalam waktu yang panjang. Tidak ada cara untuk menghilangkannya secara permanen. Namun, perawatan dermatologis tertentu dapat memudarkan stretch mark merah sehingga hampir tidak terlihat.Berikut adalah beberapa perawatan yang digunakan untuk stretch mark, meliputi:
  • Krim retinoid 

Satu studi yang mengamati efek retinoid terhadap stretch mark menemukan fakta bahwa retinoid dengan kadar 0,1% dapat mengurangi munculnya stretch mark merah.
  • Terapi cahaya dan laser

Prosedur ini bekerja dengan menggunakan suatu metode yang memanfaatkan intensitas cahaya tinggi untuk menghancurkan sel-sel kulit di permukaan. Metode ini dapat mengurangi kemerahan dan peradangan pada stretch mark. Meski begitu, terapi laser tidak sesuai untuk semua jenis kulit, konsultasikan selalu dengan dokter sebelum mengambil perawatan ini.
  • Mikrodermabrasi 

Mikrodermabrasi adalah tindakan pengelupasan (exfoliation) dengan menggunakan kristal-kristal mikro. Prosedur ini bertujuan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan merangsang produksi sel kulit baru. Meskipun tindakan ini tidak akan sepenuhnya menghilangkan stretch mark, tetapi dapat mengurangi kemerahan dan penampilan secara keseluruhan. 
  • Peeling

Perawatan ini dilakukan dengan mengikis lapisan luar kulit dengan efek yang lebih intens. Peeling dapat memperbaiki tekstur dan warna stretch mark pada kulit.

Adakah cara mencegah munculnya stretch mark?

Mencegah tentu saja lebih baik dari mengobati. Cara terbaik untuk mengurangi kemungkinan munculnya stretch mark adalah dengan mempertahankan berat badan yang sehat. Selain itu, juga dengan menjaga pola makan dan memerhatikan asupan nutrisi. Jenis nutrisi tertentu seperti protein, vitamin A, C, dan D, serta zinc telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan kulit dan mengurangi stretch markJangan sembarang gunakan krim penghilang stretch mark. Pastikan pilih produk penghilang stretch mark yang sudah terdaftar di BPOM. 
kesehatan kulitmasalah kulitobesitasstretch marks
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stretch-marks/symptoms-causes/syc-20351139
Diakses pada 9 Mei 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/red-stretch-marks#takeaway
Diakses pada 9 Mei 2020
WebMD. https://www.webmd.com/beauty/ss/slideshow-stretch-marks
Diakses pada 9 Mei 2020
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/cosmetic/scars-stretch-marks/stretch-marks-why-appear
Diakses pada 9 Mei 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2083681/
Diakses pada 9 Mei 2020
JAMA Network. https://jamanetwork.com/journals/jamapediatrics/fullarticle/379241
Diakses pada 9 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait