Stress Parenting: Bentuk Ketidaksabaran yang Merusak Hubungan Orangtua dan Anak

Bercerita dan mencari hiburan berguna untuk menghindari stress dalam mengasuh anak
Jaga kesabaran dan jangan lakukan kekerasan pada anak.

Kesabaran memang sangat diperlukan dalam mengasuh anak. Akan tetapi, tidak semua orangtua dapat terus sabar dalam mengasuh anak. Mungkin anda pernah mendengar atau bahkan mengeluarkan perkataan-perkataan berikut ini, sebagai bentuk parenting stress

“Aduh, anakku bandel sekali, sampai aku gak kuat mengurusnya.”
“Anakku kalau disuruh makan susah banget, bikin aku capek.”
“Bandelnya anakku, bikin aku suka kewalahan.”

[[artikel-terkait]]

Semua perkataan tersebut merupakan bentuk parenting stress. Lalu, apa itu parenting stress?

Parenting stress dan kesabaran sebagai orangtua

Parenting stress merupakan kesulitan orangtua dalam menjalankan perannya, terutama dalam mengasuh anak. Orangtua cenderung mengalami parenting stress jika mengalami kondisi berikut ini.

1. Memiliki anak temperamental

Anak yang bertempramental tinggi tentu dapat membuat anda kewalahan. Jika anak bertemperamen tinggi, biasanya saat menginginkan sesuatu, maka keinginannya tersebut harus dituruti.

Kalau tidak, anak akan marah-marah, tantrum bahkan membanting apapun yang ada di hadapannya. Hal tersebut tentu akan menyebabkan terjadinya parenting stress.

2. Memiliki anak dengan masalah medis, emosional atau perilaku

Jika anak memiliki masalah medis, emosional atau perilaku tertentu, anda harus ekstra sabar dalam mengasuhnya. Akan tetapi, terkadang anda juga mungkin merasa lelah, meski harus tetap menjalaninya. Tentu saja rasa lelah tersebut dapat menimbulkan parenting stres.

3. Kurang mendapat dukungan

Saat ingin bercerita atau berkeluh kesah mengenai masalah dalam mengasuh anak, tapi tidak ada satu orangpun yang dapat mendengarkan, maka hal tersebut dapat menyebabkan anda terkena parenting stress. Tidak adanya dukungan dari orang terdekat dapat membuat anda semakin merasa down.

4. Menjadi orang tua tunggal

Menjadi orangtua tunggal, tentu bukan hal yang mudah. Terkadang, anda harus bekerja dan mengasuh anak sendirian. Tuntutan pekerjaan dan anak yang harus diperhatikan, dapat membuat anda mengalami stres parenting.

5. Memiliki anak yang masih kecil

Anak yang masih kecil tentu lebih rewel ataupun manja, apalagi jika anda baru pertama kali memiliki anak. Anda mungkin akan merasa belum siap mengasuhnya dengan baik dan benar, hingga hal tersebut menyebabkan parenting stress.

Parenting stres dapat memberikan dampak yang buruk bagi diri anda sendiri, pasangan maupun anak. Hal tersebut akan memengaruhi hubungan dalam keluarga, dan menimbulkan ketidakharmonisan.

Pentingnya mengasuh anak dengan sabar 

Kesabaran orangtua dalam mengasuh anak memang sangat diperlukan. Anda harus mampu mengendalikan diri, dan mengelola emosi dengan baik.

Menjadi orangtua yang sabar dan tetap dihormati anak, akan memberi pengaruh yang positif. Sebagai orangtua yang baik, anda harus membangun hubungan yang saling percaya, penuh kasih sayang, dan saling menghormati dengan anak.

Sebisa mungkin, jangan lukai hati anak dengan berbuat kasar, meski perilakunya menyulut emosi anda. Berikan pengertian pada anak, agar tidak mengulangi kesalahannya.

Melatih kesabaran dalam mengasuh anak memang membutuhkan waktu. Anda harus melatih kesabaran, mampu mengendalikan diri, dan mengelola pikiran negatif. Anda dalam mengasuh anak secara pelan-pelan. Kesabaran dapat membuat anda terhindar dari stres parenting.

Anda masih bisa berbagi cerita kepada teman. Selain itu, sesekali Anda juga perlu melakukan me time untuk membuat anda merasa lebih baik dan bebas stres, saat mengasuh anak nanti.

Parenting Science. https://www.parentingscience.com/parenting-stress.html
Diakses pada 4 Mei 2019

Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/HealthyLiving/parenting-and-stress
Diakses pada 4 Mei 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed