Stres Melanda? Santap Saja 10 Makanan Penghilang Stres Ini

Alpukat, jeruk, kacang pistasi, hingga susu bisa menjadi makanan penghilang stres yang menyehatkan.
Makanan penghilang stres seperti jeruk ternyata bisa membantu Anda hilangkan penat di kepala.

Makanan penghilang stres mungkin terdengar terlalu manis untuk jadi kenyataan. Namun jangan salah, dalam dunia kesehatan, ternyata makanan penghilang stres benar-benar nyata adanya. Bagi Anda yang akhir-akhir ini sedang dilanda stres, mari coba beberapa makanan penghilang stres ini!

Aneka ragam makanan penghilang stres

Makanan dapat membantu hilangkan stres dalam beberapa cara. Pertama, ada jenis makanan yang bisa meningkatkan hormon serotonin (si hormon bahagia). Kemudian, beberapa makanan bisa mengurangi kadar kortisol dan adrenalin, atau hormon stres yang membuat kepala pusing.

Jika Anda masih belum percaya bahwa ada makanan penghilang stres, pahami penjelasannya di bawah ini.

1. Karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks adalah jenis makanan penghilang stres yang bisa meningkatkan kadar hormon serotonin. Pilihannya juga banyak, mulai dari roti gandum, pasta, sereal sarapan di pagi hari, hingga oatmeal. Karbohidrat kompleks juga bisa menstabilkan kadar gula darah, lho.

2. Karbohidrat sederhana

Setelah karbohidrat kompleks, kini ada veri sederhananya. Karbohidrat sederhana memang tidak dianjurkan oleh banyak nutrisionisahli gizi, sebab bisakarena berisiko meningkatkan kadar gula darah. Tapi,Namun jika mengonsumsinya dalam jumlah sedangwajar, maka makanan atau minum berkarbohidrat sederhana seperti jus buah sampai makanan manis, bisa menjadi penghilang stres yang ampuh.

Berkonsultasilah dulu dengan dokter mengenai pengonsumsian makanan berkarbohidrat sederhana, agar kadar gula darah dalam tubuh, tidak meningkat drastis. Selain itu, jangan mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak, apalagi sering.

3. Jeruk

Jeruk adalah makanan penghilang stres yang manis dan juga lezat. Menurut penelitian, vitamin C bisa membuat kadar kortisol (hormon stres) kembali normal, sehingga stres bisa diredakan.

Selain itu, vitamin C yang dikandung jeruk juga bisa memperkuat sistem imun tubuh Anda.

4. Bayam

Sayur bayam
Bayam, si hijau yang bisa hilangkan stres

Rendahnya magnesium dalam tubuh bisa menyebabkan sakit kepala dan kelelahan. Kedua hal ini bisa “mengundang” stres. Maka dari itu, santaplah bayam yang kaya akan magnesium itu, untuk menghindari sakit kepala serta kelelahan.

Selain itu, sayuran berdaun hijau lainnya juga bisa jadi pilihan. Sebab, kebanyakan sayuran berdaun hijau mengandung folat, vitamin A yang bisa memproduksi serotonin.

5. Teh

Teh sudah dipercaya sejak zaman dulu, untuk mengobati beberapa kondisi medis. Teh juga bisa menjadi minuman penghilang stres yang ampuh.

Dalam sebuah studi, para responden yang mengonsumsi teh sebanyak 4 cangkir dalam sehari, selama 6 minggu, mengalami penurunan hormon kortisol dalam situasi yang memicu stres.

Menurut seorang ahli gizi, meminum teh hangat di pagi hari juga bisa membuat Anda menjadi lebih tenang.

6. Kacang pistasi (pistachio)

Selain enak dijadikan camilan, kacang pistasi ternyata bisa menjadi makanan penghilang stres juga, lho. Kacang pistasi bisa menyehatkan tubuh dengan menurunkan kolesterol hingga meredakan peradangan pada arteri jantung. Tidak hanya itu, kacang pistasi bisa menjaga pikiran Anda dari efek stres yang menyebalkan!

Tapi Namun ingat, jangan terlalu banyak mengonsumsinya, ya. Soalnya, kacang-kacangan memiliki kandungan kalori yang tinggi.

7. Alpukat

Alpukat adalah si buah sehat yang banyak manfaat, alpukat. Buah dengan kulit berwarna hijau gelap ini bisa menjadi camilan yang tepat saat perasaan stres membuat Anda “ngidam” makanan berlemak.

Alpukat mengandung lemak baik yang menyehatkan tubuh. Tapi, jangan mengonsumsi alpukat terlalu banyak, ya, karena. Sebab, buah ini juga mengandung kalori yang tinggi.

8. Blueberry

Buah blueberry bisa membantu tubuh memproduksi dopamin, senyawa kimia yang dikenal dapat melawan stres. Jika Anda tidak suka mengonsumsinya secara polosbegitu saja, berkreasilah dengan mencampurkannya di atassebagai topping di atas yogurt atau oatmeal.

9. Susu

Susu adalah minuman penghilang stres, karena mengandung kalsium yang bisa meredakan gangguan cemas dan suasana hati yang tak menentu akibat menstruasi. Akan tetapi, para ahli diet menyarankan untuk meminum susu skim dan juga rendah lemak.

10. Cokelat hitam

Meski rasanya memang tidak semanis cokelat yang dijual di swalayan, tapi ternyata cokelat hitam mampu menjadi penghilang stres. Menurut sebuah penelitian, cokelat hitam mengandung banyak antioksidan yang bisa meredakan kadar hormon stres dalam tubuh. Usahakan tidak mengonsumsi cokelat hitam terlalu banyak. Selain itu, carilah cokelat hitam yang murni, tanpa adanya gula tambahan.

Barengi dengan olahraga teratur

Selain mengonsumsi makanan penghilang stres di atas, berolahraga secara teratur juga bisa membantu Anda menghilangkan stres. Sebab, berolahraga bisa meningkatkan sirkulasi oksigen sehingga tubuh bisa memproduksi lebih banyak endorfin. Endorfin adalah hormon yang membuat seseorang merasa senang.

Setidaknya, lakukan berolahraga aerobik lah selama 30 menit sebanyak 3-4 kali dalam seminggu. Sejatinya, segala jenis olahraga, mulai dari aerobik hingga yoga, bisa menjadi penghilang stres yang ampuh, kok.

Kombinasi antara makanan penghilang stres dan olahraga teratur, pastinya akan mengejutkan Anda dengan hasil memuaskan!

Catatan dari SehatQ:

Walau Anda sudah mengetahui beberapa makanan penghilang stres, jangan sekali-kali menggantiukan pengobatan stres yang Anda rasakan, dengan makanan-makanan ini. Berkonsultasi ke dokter atau psikolog adalah hal yang sebaiknya Anda lakukan secara rutin, untuk mengelola rasa stres yang melanda.

Web MD. https://www.webmd.com/diet/ss/slideshow-diet-for-stress-management
Diakses pada 19 Februari 2020

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/foods-that-help-fight-stress-4111678
Diakses pada 19 Februari 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition-pictures/how-to-reduce-stress-with-diet.aspx
Diakses pada 19 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/exercise-and-stress/art-20044469
Diakses pada 19 Februari 2020

Artikel Terkait