Stres karena Susah Dapat Kerja? Coba Atasi dengan 7 Tips Ini

Susah dapat kerja bisa menimbulkan stres dan sebagian besar orang bahkan sedang merasakan sulitnya mencari kerja
Sulitnya mencari kerja hampir dirasakan oleh sebagian besar orang dan menimbulkan stres karena susah dapat kerja

Stres akan selalu dialami oleh manusia selama masa kehidupannya. Stres dapat diakibatkan oleh berbagai faktor dan tidak hanya disebabkan oleh pekerjaan yang menumpuk, lembur malam, ataupun karena atasan yang selalu memarahi Anda.

Stres juga bisa diakibatkan oleh sulitnya mencari kerja. Faktanya, Indonesia masih memiliki tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,01 persen dan merupakan negara di ASEAN yang menduduki peringkat kedua dengan tingkat pengangguran paling tinggi.

Bisakah Anda bayangkan banyaknya orang yang stres karena susah dapat kerja? Stres karena susah dapat kerja sekarang ini dialami oleh banyak orang dan berpotensi mengancam kesehatan mental.

Susah dapat kerja bisa memicu stres yang berefek negatif pada diri

Cara mengatasi stres karena susah dapat kerja 

Stres karena susah dapat kerja bukanlah hal yang sepele dan berpotensi mengganggu kesehatan mental serta hubungan Anda dengan teman dan keluarga. Jangan larut dalam stres karena sulitnya mencari kerja! Cobalah tips-tips di bawah ini untuk mengurangi stres Anda.

  • Terima dan hadapi stres yang dialami

Fakta sulitnya mencari kerja adalah sesuatu yang dialami oleh banyak orang, terimalah bahwa hal tersebut bukanlah hal yang memalukan dan normal untuk dialami. Lihat kesulitan tersebut sebagai suatu tantangan dalam hidup Anda.

Hadapi stres yang dirasakan dan terimalah bahwa masa-masa sekarang adalah masa-masa yang sulit untuk Anda dan dialami oleh sebagian besar orang.

  • Ekspresikan perasaan Anda

Ekspresikan stres akibat susah dapat kerja dengan menyalurkannya secara positif. Anda dapat membuat jurnal yang berisi mengenai pemikiran dan perasaan yang sedang dialami.

Terkadang Anda bisa menemukan perspektif yang baru mengenai kejadian atau stres yang dialami ketika Anda membaca jurnal yang telah Anda tulis.

  • Jangan menarik diri

Rasa malu dan perasaan tidak berharga yang merupakan dampak dari stres karena susah dapat kerja bisa memudahkan Anda untuk menarik diri dari teman dan keluarga. Justru di saat-saat sulit seperti itulah, Anda harus meminta dukungan dari teman dan keluarga.

Bicarakanlah perasaan dan pemikiran Anda dengan teman atau keluarga yang dipercaya dan dekat dengan Anda. Anda tidak perlu mengharapkan orang tersebut bisa memberikan jalan keluar, tetapi hanya dengan membicarakannya dengan teman atau keluarga, Anda bisa membagi beban yang dirasakan ke orang lain.

Anda dapat meluangkan waktu dengan keluarga atau teman, serta mengikuti komunitas atau gerakan sosial tertentu untuk menjalin hubungan pertemanan dengan orang yang baru.

Jangan label diri Anda karena stres akibat susah dapat kerja 
  • Hindari ‘menghukum’ diri Anda

Mudah bagi Anda untuk ‘menghukum’ diri Anda dengan mengkritik diri sendiri. Jangan memberikan label kepada diri Anda yang dapat menurunkan keberhargaan diri Anda, karena identitas Anda tidak hanya dibentuk oleh status pekerjaan yang dimiliki.

Tidak semua hal bisa Anda kontrol, seperti jumlah lowongan pekerjaan, respon pemberi kerja, dan sebagainya. Cobalah untuk membuat daftar yang berisi kelebihan serta kemampuan Anda untuk mengingatkan bahwa Anda memiliki aspek positif lainnya.

Selalu ingat bahwa susah dapat kerja adalah hal yang nyata terjadi dan dialami oleh sebagian besar orang. Jangan lupa bahwa hidup Anda tidak hanya sekedar status pekerjaan saja, tetapi juga ada teman dan keluarga Anda.

  • Fokus ke aktivitas lain

Sulitnya mencari kerja akan memaksa Anda untuk terus memikirkan mengenai stres yang dialami. Namun, Anda tidak boleh terus-menerus memikirkan hal-hal negatif, seperti ‘mengapa ini terjadi?’ dan sebagainya.

Akan lebih baik jika Anda fokus ke aktivitas lain yang menyenangkan atau yang berarti untuk Anda, seperti melakukan hobi Anda, menjadi sukarelawan, berbicara dengan teman atau keluarga, travelling, membaca buku, berolahraga, dan sebagainya.

  • Membuat perencanaan

Membuat perencanaan akan mengingatkan Anda untuk memikirkan dan melakukan hal-hal yang bisa Anda kontrol, seperti mencari lowongan kerja, membuat resume atau CV, dan sebagainya.

Jangan biarkan stres karena susah dapat kerja membuat Anda patah semangat, buatlah sebuah perencanaan secara bertahap, serta urutkan prioritas Anda. Misalnya, Anda dapat meluangkan waktu beberapa jam untuk mencari lowongan pekerjaan, dan sebagainya.

  • Ingat untuk menjaga kesehatan fisik

Stres akibat sulitnya mencari kerja bisa membuat Anda lupa untuk menjaga kesehatan. Jagalah kesehatan dengan menerapkan pola hidup yang sehat, seperti tidur sebanyak 7-8 jam tiap malamnya serta menerapkan pola makan yang sehat.

Berolahraga dan melakukan teknik-teknik relaksasi, seperti yoga dan meditasi, mampu menjaga tingkat stres dan membuat Anda menjadi lebih tenang dan rileks. Hindari meminum alkohol, merokok, mengonsumsi makanan tidak sehat secara berlebih sebagai penyaluran stres Anda.

Hati-hati terhadap efek stres karena sulitnya mencari kerja

Efek stress karena susah dapat kerja 

Sulitnya mencari kerja biasanya terjadi saat baru pertama kali akan menginjakkan kaki di dunia kerja ataupun karena mengalami PHK atau dipecat oleh pihak perusahaan. Apapun alasan Anda menganggur, sulitnya mencari kerja pasti akan menimbulkan stres yang berdampak pada kesehatan mental.

Stress akibat susah dapat kerja tidak hanya sekedar berefek pada status menjadi pengangguran, tetapi juga memberikan beberapa dampak dalam kehidupan Anda, seperti:

  • Depresi dan kecemasan

Depresi dan kecemasan bisa melanda orang-orang yang susah dapat kerja. Tidak hanya cemas karena sulitnya mencari kerja, Anda juga akan merasa cemas karena tidak memiliki keuangan yang cukup ataupun khawatir tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga.

  • Menarik diri secara sosial

Stres karena susah dapat kerja bisa membuat Anda menjadi kekurangan minat untuk berhubungan secara sosial dengan orang lain yang bisa membuat Anda menarik diri secara sosial dan memutuskan hubungan dengan keluarga ataupun teman.

  • Hubungan dengan pasangan

Bila Anda sudah menikah, dampak dari tidak bekerja ataupun susah dapat kerja mampu merusak hubungan dengan pasangan. Pertengkaran bisa saja terpicu karena pasangan yang terus merongrong Anda untuk cepat mencari kerja ataupun karena masalah keuangan.

Stres karena susah dapat kerja bisa membuat Anda menjadi terobsesi untuk mencari kerja yang dapat menurunkan hasrat seksual dengan pasangan. Terkadang stres bisa membuat Anda menarik diri dari pasangan dan mengurangi komunikasi antar pasangan.

  • Menurunkan keberhargaan diri

Stigma ‘pengangguran’ mampu membuat Anda merasa diri tidak berharga dan berpikir bahwa pekerjaan adalah identitas yang penting dalam hidup Anda. Terkadang tidak mendapatkan pekerjaan bisa menuai cibiran dari keluarga ataupun teman yang mampu menurunkan keberhargaan diri Anda.

Bahkan, Anda bisa saja mencap diri Anda sebagai sebuah kegagalan dan merasa diri tidak berharga.

Catatan dari SehatQ

Sulitnya mencari kerja di masa sekarang merupakan hal yang umum terjadi. Susah dapat kerja bisa menimbulkan stres yang dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental, serta hubungan dengan teman dan keluarga.

Jika Anda atau kerabat mengalami stres karena susah dapat kerja atau baru saja kehilangan pekerjaan yang sulit untuk ditangani serta telah mengganggu kehidupan sehari-hari, jangan ragu untuk berkonsultasi ke psikolog atau psikiater.

CITY University of London. http://openaccess.city.ac.uk/id/eprint/14394/3/Socialparticipation_IJSSP.pdf
Diakses pada 10 Oktober 2019

CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/news/20190817113812-4-92715/74-tahun-ri-belum-merdeka-dari-pengangguran-kemiskinan
Diakses pada 10 Oktober 2019

HelpGuide. https://www.helpguide.org/articles/stress/job-loss-and-unemployment-stress.htm
Diakses pada 10 Oktober 2019

Institute for Work & Health. https://www.iwh.on.ca/summaries/issue-briefing/unemployment-and-mental-health
Diakses pada 10 Oktober 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1646287/
Diakses pada 10 Oktober 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/anxiety-files/200902/facing-unemployment-ten-steps-handling-your-unemployment-anxiety
Diakses pada 10 Oktober 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-mindful-self-express/201110/preserving-mental-health-during-unemployment
Diakses pada 10 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed