STEMI Adalah Serangan Jantung yang Sering Terjadi, Tapi Kenali Juga Jenis Lainnya

STEMI dalah serangan jantung yang serius dan berakibat fatal
STEMI adalah salah satu penyakit jantung yang berbahaya

Ketika ada seseorang mengalami masalah dengan jantungnya hingga harus mendapat pertolongan medis darurat, orang biasa menyebutnya serangan jantung saja. Padahal, ada beberapa jenis serangan jantung. STEMI adalah salah satu jenis serangan jantung yang paling sering terjadi.

Beberapa jenis serangan jantung memiliki gejala yang mirip satu sama lain, dengan ciri khas rasa nyeri dada bagian kiri. Kondisi hipertensi, diabetes, dan kebiasaan merokok bisa menjadi pemicu terjadinya serangan jantung.

Jenis serangan jantung

Serangan jantung merupakan bentuk acute coronary syndrome, yaitu kondisi saat arteri yang membawa darah, nutrisi, dan oksigen mengalami penyumbatan. Akibatnya, jantung tidak mendapat asupan darah mencukupi dan terjadi serangan jantung.

Jenis serangan jantung adalah:

1. STEMI

STEMI adalah singkatan dari ST segment elevation myocardial infarction. Kata “myocardial infarction” dalam STEMI berarti “kematian sel otot jantung”. Sementara “ST segment” adalah pola yang muncul pada elektrokardiogram, alat yang merekam detak jantung seseorang.

STEMI adalah serangan jantung yang serius dan termasuk kasus berat sehingga memerlukan penanganan medis sesegera mungkin. Ketika STEMI terjadi, pembuluh arteri koroner benar-benar tersumbat dan otot jantung tidak mendapat suplai darah.

Gejala STEMI adalah:

  • Nyeri dada terasa sesak
  • Nyeri di salah satu lengan, punggung, leher, atau rahang
  • Kesulitan bernapas
  • Cemas
  • Mual
  • Muncul keringat dingin

Orang yang mengalami gejala STEMI harus segera mendapatkan pertolongan, meskipun gejalanya belum terlalu signifikan. Jangan tunda memberi pertolongan karena bisa menyebabkan kerusakan jantung hingga kematian.

2. NSTEMI

Berbeda dengan STEMI, serangan NSTEMI berarti penyumbatan pembuluh arteri koroner hanya sebagian. Itu sebabnya saat direkam dalam alat elektrokardiogram, tidak ada perubahan ST segment yang signifikan. Namun lewat angiografi koroner, bisa terlihat seberapa besar dan bagian pembuluh darah mana yang tersumbat.

Meskipun NSTEMI tidak berisiko merusak jantung seperti STEMI, namun kondisi ini tetaplah serius. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui apakah ada peningkatan kadar troponin, sebuah molekul protein yang dilepaskan ke aliran darah ketika otot jantung rusak.

3. Coronary Artery Spasm

Disebut juga “silent heart attack”, coronary artery spasm biasa disamakan dengan angin duduk. Penderitanya mengalami penyumbatan pembuluh darah akibat deposit lemak berlebih sehingga aliran darah ke otot jantung bisa terhambat.

Biasanya, orang merasakan gejala-gejala CAS seperti nyeri otot atau pencernaan tidak nyaman dan tidak menyangka bahwa yang terjadi termasuk gejala serangan jantung. Ini terjadi karena salah satu arteri jantung menjadi lebih ketat sehingga aliran darah berkurang drastis.

Hanya pemeriksaan medis dengan dokter yang bisa memperlihatkan apakah seseorang mengalami CAS atau tidak. Lebih jauh lagi, kondisi unstable angina dalam CAS belum tentu bisa mereda hanya dengan beristirahat atau minum obat biasa. Jika aliran darah ke jantung tak kunjung lancar, maka bisa terjadi kekurangan oksigen hingga kematian.

Jangan tunda pertolongan medis

Setiap jenis serangan jantung memerlukan pertolongan medis sesegera mungkin, meskipun gejalanya belum terlihat benar-benar seperti masalah pada jantung. Meskipun STEMI adalah serangan jantung yang paling berbahaya, namun NSTEMI dan CAS juga memerlukan penanganan yang sama.

Penanganan pertama yang akan diberikan bagi orang yang mengalami serangan jantung di antaranya:

  • Aspirin untuk mencegah penyumbatan darah
  • Nitroglycerin untuk meredakan nyeri dada dan melancarkan aliran darah
  • Terapi oksigen

Setelah melewati pemeriksaan lebih lanjut dan terkonfirmasi mengalami serangan jantung, akan diberikan resep pengobatan lebih spesifik atau penanganan lain seperti operasi jika diperlukan.

Beberapa resep pengobatan yang lebih spesifik bagi penderita serangan jantung adalah:

  • Clot busters untuk memecah penyumbatan di arteri
  • Obat pengatur tekanan darah untuk mereduksi pekerjaan jantung dan mengendalikan tekanan darah
  • Obat pengencer darah untuk mencegah penyumbatan
  • Statin untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL)

Tentunya dokter akan memberikan pengobatan dengan mempertimbangkan riwayat medis dan gaya hidup seseorang. Jika selama ini kebiasaannya adalah makan sembarangan, merokok aktif, atau kurang bergerak, itu juga masuk dalam konsiderasi dokter.

Catatan dari SehatQ

Pengobatan saja tentu tidak cukup untuk mengatasi serangan jantung dan masalah yang berpotensi menyerang jantung. Perlu perubahan gaya hidup ke arah lebih sehat untuk benar-benar merawat kesehatan jantung.

Healthline. https://www.healthline.com/health/heart-disease/types-of-heart-attacks#treatment

Diakses 25 April 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321699

Diakses 25 April 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/heart-attack/diagnosis/

Diakses 25 April 2020

Artikel Terkait