Sperma Kental Berbahaya bagi Pria, Benarkah?


Tiap pria memiliki konsistensi air mani yang berbeda-beda. Tak jarang beberapa pria bahkan memiliki sperma yang kental. Sperma kental sebenarnya tidak berbahaya asal tidak menimbulkan gangguan, seperti demam dan nyeri saat buang air kecil. Beberapa penyebab sperma kental secara mendadak dapat berupa dehidrasi dan infeksi bakteri.

(0)
05 Mar 2020|Anita Djie
Cairan sperma kental sebenarnya adalah yang normalSperma kental mungkin terlihat mengkhawatirkan bagi sebagian pria
Kualitas sperma dapat terlihat dari tekstur atau konsistensi air mani yang dihasilkan. Ada kalanya sperma kental, tapi di lain waktu bisa saja encer. Baik air mani yang encer dan terlalu kental sering kali membuat pria khawatir.Sebelum membahas lebih lanjut, perlu diluruskan terlebih dahulu bahwa yang kental ataupun encer adalah air mani, sementara sperma adalah bagian dari air mani dan tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Kembali ke pembahasan, apakah sperma kental bagus atau tidak? Umumnya, air mani kental bukanlah suatu masalah dan tidak memerlukan perhatian medis, kecuali jika kondisi ini disertai oleh gejala lain tidak menimbulkan gangguan. Agar lebih jelasnya, simak informasi berikut ini.

Apa penyebab sperma kental?

Pada dasarnya, sperma (atau sesungguhnya air mani) memang memiliki tekstur yang kental. Pria yang memang dari awal sudah memiliki sperma yang kental tentunya tidak akan merasa heran dengan konsistensi air mani yang dimiliki. Namun, bagi Anda yang awalnya memiliki tekstur sperma yang lebih cair pastinya merasa bingung dengan perubahan tersebut.Terkadang sperma kental hanya bersifat sementara, tergantung dari penyebabnya. Lantas, apa saja yang dapat mengakibatkan perubahan pada tingkat kekentalan sperma?
sperma kental
Sperma kental bisa mengindikasikan adanya ketidakseimbangan hormon

1. Ketidakseimbangan hormon

Air mani mengandung berbagai macam hormon, seperti hormon steroid dan testosteron yang penting untuk menjaga sperma saat memasuki bagian intim wanita yang memiliki kadar asam yang tinggi.Ketidakseimbangan hormon dapat berefek pada air mani dan menyebabkan perubahan pada bentuk sperma yang dapat membuat air mani menjadi kental.

2. Dehidrasi

Dehidrasi juga dapat berdampak pada konsistensi sperma pada pria. Hal ini karena air mani dominannya dibentuk oleh air. Saat Anda mengalami dehidrasi, maka kadar air dalam air mani akan berkurang dan membuat sperma kental.Selain itu, saat Anda mengalami dehidrasi kadar pH dalam tubuh akan terganggu dan dapat berakibat pada konsistensi air mani.

3. Infeksi

Infeksi pada alat vital, seperti infeksi bakteri, dapat membuat sperma kental. Konsistensi air mani dappat meningkat dan jadi lebih pekat karena bertambahnya sel darah putih di dalamnya. Kondisi ini mungkin terjadi akibat infeksi bakteri.Jumlah sel darah putih yang meningkat dapat mengurangi jumlah sperma dan memengaruhi bentuk dari sperma. Pada kasus tertentu, infeksi bakteri juga dapat membuat sel darah putih berbalik menyerang sperma dan membuat air mani mengental.Infeksi bakteri pada alat vital dapat diindikasikan dengan testis atau skrotum bengkak, kesulitan buang air kecil, rasa nyeri atau sensasi panas saat buang air kecil, adanya cairan atau kotoran yang keluar dari penis, dan air seni yang mengandung darah.

Sperma kental bagus atau tidak?

Anda tidak perlu terlalu khawatir jika sperma Anda kental, karena pada dasarnya tiap pria memiliki konsistensi air mani yang berbeda-beda. Bahkan ada pria yang memang secara alamiah memiliki sperma kental.Kadangkala, cairan sperma kental bersifat sementara dan dapat kembali secara normal. Saat baru dikeluarkan, air mani memang terasa hangat dan kental. Beberapa menit setelahnya baru sperma jadi encer, lebih dingin, dan cair.Tekstur atau konsistensi air mani dapat berbeda-beda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pola makan, jenis vitamin yang dominan dikonsumsi, aktivitas fisik yang dilakukan, dan gaya hidup yang diterapkan.Akan tetapi, terkadang cairan sperma kental dapat menyebabkan masalah jika memiliki konsistensi yang terlalu kental, yakni jadi lebih sulit untuk dikeluarkan.Sementara itu, penelitian tahun 2011 dalam Asian Journal of Andrology mengungkapkan bahwa sperma yang terlalu kental bisa menandakan kadar sperma yang banyak atau bisa juga ada bentuk spermatozoa (morfologi) yang tidak normal.Namun, secara umum, ciri-ciri sperma sehat, antara lain:
  • Memiliki volume 1,5-5 mL saat ejakulasi
  • Konsentrasi sperma sehat 15-20 juta atau lebih setiap ejakulasi
  • Jumlah sperma dengan pergerakan (motilitas) yang baik mencapai 40-50 persen

Kapan harus ke dokter?

Sperma kental tidak menjadi kendala jika tidak menimbulkan gangguan tertentu. Namun, jika Anda mendapati sperma lebih kental dari biasanya, maka ada baiknya jika ini diperiksakan ke dokter.Dpkter akan melakukan analisis sperma untuk memeriksa konsistensi air mani, pergerakan sperma, bentuk sperma, dan kadar sperma dalam air mani.

Catatan dari SehatQ

Sperma kental tidak selalu menjadi masalah, tetapi jika konsistensi air mani secara mendadak berubah dan diindikasikan dengan gejala lainnya, seperti demam dan rasa nyeri di penis, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani pemeriksaan.Anda juga bisa bertanya langsung dengan dokter lewat smartphone di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya sekarang juga di App Store dan Google PlayGratis!
kesehatan organ intimspermakesehatan pria
Asian Journal of Andrology http://www.dallasfertility.com/infertility-testing/abnormal-semen-analysis/
Diakses pada 3 Maret 2020
Dallas FQRT Worth Fertility Associates http://www.dallasfertility.com/infertility-testing/abnormal-semen-analysis/
Diakses pada 3 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/thick-semen#why-texture-varies Diakses pada 3 Maret 2020Indian Journal of Urology https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3114587/
Diakses pada 3 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait