logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Ratus Vagina Memiliki Risiko yang Perlu Anda Pertimbangkan

open-summary

Ratus vagina adalah jenis perawatan tradisional yang dilakukan dengan mengasapi vagina menggunakan uap yang dihasilkan dari rebusan rempah-rempah. Perawatan ini dipercaya bisa membuat vagina lebih bersih dan bebas keputihan. Namun, banyak risiko yang perlu diwaspadai.


close-summary

3.88

(8)

18 Sep 2019

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Ratus vagina atau ratus ternyata belum tentu aman bagi kesehatan organ intim

Spa vagina atau ratus dilakukan dengan campuran tanaman herbal yang diuapkan ke arah vagina

Table of Content

  • Benarkah ratus vagina aman aman untuk organ intim wanita?
  • Risiko melakukan ratus vagina
  • Jangan sembangan ratus vagina
  • Tips jika tetap ingin mencoba ratus vagina

Ratus vagina adalah perawatan vagina tradisional yang dilakukan dengan mengasapi area vagina menggunakan uap yang dihasilkan dari rebusan rempah-rempah. Perawatan ini dipercaya bisa membuat vagina lebih bersih dan bebas keputihan. Perawatan ini sering juga disebut sebagai spa vagina.

Advertisement

Meski secara tradisional ratus dianggap efektif untuk menjaga kesehatan vagina, namun ada beberapa risiko gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai bagi Anda yang sering melakukan perawatan ini. Kerusakan jaringan vagina, risiko luka bakar, dan infeksi akibat alat ratus yang tidak bersih adalah beberapa efek samping yang perlu diwaspadai.

Benarkah ratus vagina aman aman untuk organ intim wanita?

Ratus vagina biasanya menjadi pilihan perawatan bagi perempuan yang akan menikah, setelah melahirkan, atau sekadar saat mereka ingin merawat organ reproduksi yang satu ini.

Saat menjalan perawatan ratus, Anda akan duduk di sebuah kursi yang berlubang di bagian tengahnya.Tepat di bagian bawah lubang tersebut, ada air panas dengan campuran bahan-bahan herbal yang mengeluarkan uap dan terpapar langsung ke vagina.

Sebenarnya ratus bisa saja dilakukan sendiri di rumah. Namun umumnya, orang-orang akan memilih perawatan di salon kecantikan. Biasanya perawatan ini berlangsung sekitar 15-45 menit.

Klaimnya, ratus vagina bisa berdampak baik untuk kondisi vagina. Beberapa manfaat ratus vagina yang dipercaya secara turun temurun antara lain: 

  • Meredakan keluhan saat menstruasi seperti mual, kram, lelah, atau darah berlebih
  • Meningkatkan kesuburan
  • Mempercepat pemulihan setelah melahirkan
  • Relaksasi sehingga mengurangi rasa stres
  • Mengatasi wasir
  • Meningkatkan energi
  • Mengatasi sakit kepala

Masih banyak daftar yang biasanya ditawarkan salon-salon kecantikan sebagai manfaat ratus. Namun hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim di atas. Sehingga keamanannya pun belum bisa benar-benar terjamin secara medis.

Risiko melakukan ratus vagina

Hal utama yang perlu menjadi perhatian setiap perempuan sebelum melakukan spa vagina adalah risiko keamanannya. Ada tiga hal utama yang terkait dengan hal ini, yaitu kemungkinan merusak jaringan di vagina, risiko luka bakar, hingga kebersihan alat spa vagina.

1. Membahayakan jaringan vagina

Ratus vagina bukan hanya urusan merawat vagina dengan memaparkan uap panas yang diolah dengan bahan-bahan herbal saja. Bisa jadi memang perawatan ini menimbulkan rasa nyaman dan dapat menjadi salah satu metode untuk relaksasi. Meski demikian, ada risiko yang mengintai.

Uap panas yang mengenai vagina selama durasi cukup lama bisa saja merusak jaringan vagina yang sensitif. Hal ini sangat mungkin terjadi apabila uap panas berada dalam suhu yang terlalu tinggi.

Kerusakan jaringan ini bisa juga terjadi ketika bahan-bahan yang ada dalam air rebusannya mengandung bahan kimia tertentu. Bukan tidak mungkin hal ini bisa memicu risiko infeksi bakteri hingga jamur pada vagina.

2. Berisiko menimbulkan luka bakar

Kasus munculnya luka bakar setelah menjalani ratus vagina sudah pernah dilaporkan sebelumnya. Memang, tidak semua ratus pasti memicu luka bakar, namun jika suhu uap terlalu tinggi, maka risiko munculnya luka bakar tetap akan ada.

3. Kebersihan alat ratus vagina kurang terjamin

Yakinkah Anda bahwa alat spa vagina di salon kecantikan benar-benar bersih? Ada banyak sekali pelanggan salon yang sebelumnya menggunakan alat itu sebelum Anda. Apakah salon tersebut telah membersihkannya dengan cara yang benar-benar tepat?

Jangan ragu untuk bertanya kepada pihak salon bagaimana cara mereka membersihkan setiap alat yang digunakan untuk perawatan ratus vagina. Mulai dari kursi, handuk, hingga pancinya. Hak Anda pula untuk bertanya apa saja bahan herbal yang digunakan dalam ramuan air panas tersebut.

Idealnya, pihak salon akan menjelaskan dengan rinci tanpa ragu. Apabila mereka tidak bisa menjawab pertanyaan sesederhana ini dengan gamblang, ada baiknya berpikir dua kali sebelum melakukan perawatan ratus vagina.

Jangan sembangan ratus vagina

Jangan lupa satu lagi hal yang harus menjadi perhatian terkait spa vagina terutama bagi ibu hamil. Sebaiknya jangan melakukan spa atau ratus vagina karena bisa membahayakan janin yang tengah berkembang.

Memang benar bahwa saat mengandung, seorang ibu hamil akan merasakan berbagai hal yang membuat mereka kurang nyaman. Perawatan di salon bisa jadi cara untuk memanjakan diri mereka di tengah kondisi kehamilan yang dirasa melelahkan.

Meski demikian, sebaiknya jangan memilih perawatan ratus vagina sebagai salah satu opsi memanjakan diri. Paparan uap panas ini berbahaya bagi janin terutama apabila terlalu panas.

Tips jika tetap ingin mencoba ratus vagina

Setelah melihat paparan di atas, bagaimanapun perawatan ini tetap menjadi hak setiap orang. Bukan berarti dengan tidak adanya bukti ilmiah lantas membuat Anda menjadi antipati terhadap ratus vagina. Tentu bukan itu.

Jika Anda tetap ingin melakukan perawatan ratus, ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena efek samping berbahaya:

  • Pastikan suhu uap panas yang terpapar ke vagina tidak terlalu tinggi. Hanya Anda yang bisa tahu apakah suhu uapnya terlalu tinggi atau tidak, bukan terapis atau petugas di salon.
  • Jika terasa tidak nyaman, segera berdiri dan informasikan kepada terapis untuk menyesuaikan suhunya.
  • Jangan memposisikan vagina terlalu dekat dengan uap panas.
  • Jangan terlalu sering melakukan ratus vagina. 

Baca Juga

  • Bentuk Miss V Seperti Jengger Ayam, Ini Sebab dan Cara Mengatasinya
  • Seberapa Penting Mendapatkan Vaksin Kanker Serviks?
  • Keputihan Berwarna Kuning Berbahayakah? Ini Penyebabnya

Pada dasarnya, vagina adalah organ tubuh yang bisa ‘membersihkan’ diri sendiri asal tetap dibasuh setiap kali buang air kecil, berhubungan intim atau terasa lembap. Keseimbangan kadar pH vagina pun berubah-ubah bergantung pada lingkungan sekitarnya.

Lebih krusial lagi bagi Anda untuk memastikan vagina tetap bersih, kering, dan bebas dari zat kimia agar tetap sehat.

Advertisement

kesehatan organ intimorgan intim wanitakesehatan vagina

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved