Sosiopat Adalah Gangguan Mental yang Berbeda dengan Psikopat

(0)
30 May 2020|Lenny Tan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ciri khas dari seorang sosiopat adalah menghindari interaksi sosialCiri khas sosiopat adalah tak mau berinteraksi dengan orang lain
Sosiopat adalah istilah yang sering dipakai oleh orang awam untuk menggambarkan seseorang yang cenderung menyendiri dan tak mau bersosialisasi. Dalam dunia kedokteran, istilah ini disebut sebagai gangguan kepribadian antisosial.Istilah sosiopat sendiri sudah sering digunakan dalam berbagai karakter di film dan bahkan seringkali digunakan sebagai bahan ejekan. Padahal sebenarnya, gangguan sosiopat adalah kondisi kejiwaan yang tidak boleh diremehkan.

Cara mengenali sosiopat di sekitar Anda

Mengenali tanda-tanda dari seorang yang mengidap gangguan sosiopat bisa dianggap sebagai langkah utama supaya kewaspadaan Anda dapat meningkat. Berikut ciri-ciri orang yang sosiopat:
  • Miskin empati

Salah satu tanda khas dari seorang sosiopat adalah rasa empati yang minim. Empati merupakan kemampuan untuk memahami keadaan emosional orang lain.
  • Minim hati nurani

Di sisi lain, penderita sosiopat masih memiliki hati nurani. Namun kadar perasaan ini pun sangat terbatas dalam diri mereka.Pengidap sosiopat menyadari bahwa tindakannya salah. Tapi mereka memilih untuk mengabaikan rasa bersalah tersebut.
sosiopat tetap merokok
Orang sosiopat bisa tetap merokok meski tahu pasangannya tak suka asap rokok
  • Manipulatif

Salah satu ciri khas orang sosiopat adalah pandai bersilat lidah. Mereka tidak akan ragu-ragu untuk menipu orang lain demi keuntungan atau kepuasan pribadinya.Mereka bisa berbohong tanpa mengubah ekspresinya sedikit pun. Perilaku inilah yang membuat orang-orang di sekitar penderita tidak bisa membedakan mana kata-katanya yang benar dan mana yang termasuk kebohongan.
  • Impulsif

Karakteristik berikutnya dari sosiopat adalah perilaku impulsif disertai sifat agresif dan amarah yang meledak-ledak. Penderita juga memiliki ego yang besar sehingga sering tidak memikirkan akibat atau imbas dari tindakan mereka, baik pada diri sendiri maupun orang lain.Karena sikapnya tersebut, pengidap sosiopat sering melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum. Misalnya, perkelahian ataupun merusak properti umum.
penderita sosiopat mengalami hubungan asmara
Penderita sosiopat cendrung tak bisa mempertahankan hubungan asmaranya
  • Tidak memiliki rasa tanggung jawab

Di samping kerap bertindak spontan (impulsif), sosiopat tidak memiliki rasa tanggung jawab. Mulai dari tanggung jawab terhadap dirinya sendiri hingga orang lain, termasuk keluarga.Itulah yang membuat pengidap sosiopat tidak mampu mempertahankan pekerjaan maupun kehidupan sosialnya. Contohnya, terlalu sering bolos bekerja atau tidak bisa menjaga hubungan asmara.
  • Selalu mementingkan diri sendiri

Pengidap sosiopat tak ragu untuk menyalahkan orang lain atas kesalahan yang ia lakukan. Mereka akan berusaha untuk mencari alasan apapun agar tidak perlu mengakui perbutanannya.Sebagai contoh, sosiopat dalam dunia kerja akan memanipulasi orang-orang di sekitarnya sedemikian rupa untuk mencapai ambisinya. Hal ini juga kerap membuat dirinya tidak memiliki teman.
  • Cenderung narsis

Ciri selanjutnya dari sosiopat adalah hanya peduli pada dirinya sendiri dan menjurus ke arah sikap narsistik. Penderita selalu merasa bahwa dirinya yang paling benar dan paling hebat.Karena itu, pengidap sosiopat suka merendahkan orang lain dan egois. Mereka takkan ragu untuk berbuat curang dan menyakiti orang lain untuk mendapatkan keinginannya.

Apa beda sosiopat dan psikopat?

Hal utama yang membedakan psikopat dan sosiopat adalah ada tidaknya hati nurani. Sosiopat masi punya perasaan ini meski sangat minim, sedangkan psikopat sama sekali tidak memilikinya.Poin perbedaan kedua adalah sosiopat cenderung bertindak spontan (impulsif) dan psikopat yang penuh perhitungan.Seorang sosiopat sering melakukan sesuatu tanpa pikir panjang. Akibatnya, mereka juga kerap ketahuan melanggar peraturan.Tapi lain ceritanya dengan psikopat. Seorang psikopat selalu memperhitungkan semua langkahnya dengan kepala dingin. Mereka akan menggunakan cara yang lebih halus (bahkan menawan) untuk menipu korbannya, sehingga korban tidak menyadari jebakan tersebut.

Catatan dari SehatQ

Cara utama agar Anda tidak menjadi korban dari seorang sosiopat adalah dengan mengenali ciri-cirinya secepat mungkin. Waspadalah apabila Anda melihat kombinasi sikap impulsif, tidak bertanggung jawab, mementingkan diri sendiri, dan rendah empati pada seseorang.Mungkin tidak semua penderita sosiopat maupun psikopat pasti terjerumus dalam tindak kriminal. Namun tidak ada ruginya jika Anda tetap waspada.Apabila Anda mengenali ciri-ciri sosiopat atau psikopat pada keluarga maupun orang terdekat, ada baiknya Anda membujuknya untuk menjalani konsultasi dengan psikolog.Penanganan tertentu dapat digunakan dalam mengatasi gangguan kepribadian antisosial tersebut. Misalnya, psikoterapi yang rutin dan terapi perilaku kognitif bersama psikolog maupun psikiater yang berpengalaman.
gangguan kepribadian
WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/features/sociopath-psychopath-difference#1
Diakses pada 30 Mei 2020
Health. https://www.health.com/condition/antisocial-personality-disorder/sociopath-traits
Diakses pada 30 Mei 2020
Heathline. https://www.healthline.com/health/mental-health/sociopath
Diakses pada 30 Mei 2020
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/communication-success/201810/7-characteristics-the-modern-psychopath
Diakses pada 30 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait