Skor IQ Tinggi dan Hobi Bertanya, Mungkinkah Ciri-Ciri Anak Jenius?


Ciri-ciri anak jenius dapat dilihat dari skor IQ yang tinggi, rasa penasaran yang besar, mampu menunjukkan empati di atas usianya, kreatif hingga punya motivasi yang kuat.

(0)
07 May 2021|Azelia Trifiana
Ciri-ciri anak jenius dapat terlihat dari perilakunyaCiri-ciri anak jenius dapat terlihat dari perilakunya
Melihat kemampuan anak yang begitu pesat kadang membuat orangtua terpikir apakah ini salah satu ciri-ciri anak jenius? Tentu tidak mudah menyimpulkan demikian karena anak cerdas pasti punya keunikan masing-masing.Namun bagi orang yang terlatih, cukup mudah mengidentifikasi gifted child. Mengidentifikasi ciri-ciri anak cerdas yang tidak biasa dapat dilihat dari fungsi kognitif, sosial, dan emosional yang unik.          

Ciri-ciri anak jenius

Bagi anak yang sudah duduk di bangku sekolah, biasanya ada rangkaian tes untuk mengetahui apakah anak memenuhi ciri-ciri anak jenius. Meski demikian, akan lebih sulit bagi anak yang usianya lebih kecil.Untuk sementara, orangtua bisa melihat beberapa ciri gifted child berikut ini:

1. Ciri kognitif

Umumnya untuk mengidentifikasi gifted child, skor IQ menjadi indikator utama. Anak jenis memiliki skor IQ lebih tinggi dibandingkan dengan teman-temannya. Tingginya IQ ini terlihat dengan pesatnya perkembangan bahasa, pemikiran abstrak, serta daya ingat yang luar biasa.Selain itu, karakteristik kognitif lain yang juga kerap menjadi indikator anak jenius di antaranya:
  • Sangat detail mengamati sekitarnya
  • Rasa penasaran tinggi
  • Selalu bertanya banyak hal terutama “what if”
  • Benar-benar mandiri
  • Berpikir kritis
  • Bisa membaca dengan cepat
  • Perbendaharaan kata banyak
  • Handal memecahkan masalah
  • Bisa berpikir logis
  • Cepat memahami hubungan antara konsep dan objek
  • Kemampuan berpikir fleksibel
  • Piawai memecahkan teka-teki dan puzzle

2. Ciri sosial dan emosional

Terkadang, ada anggapan salah bahwa anak gifted cenderung mengalami kesulitan secara sosial dan emosional. Contohnya mereka cenderung menutup diri, tidak mudah sepakat, atau mudah gugup. Kerap ada label yang cenderung negatif. Padahal, itu semua salah.Justru yang bisa menjadi ciri-ciri anak jenius secara sosial dan emosional adalah sifat:
  • Empati
  • Penuh intuisi
  • Kreatif
  • Punya motivasi kuat
  • Sensitif
Secara umum, anak yang jenius tampak menonjol karena tertarik dengan isu sosial terutama yang berkaitan dengan keadilan. Mereka juga bisa menjadi perfeksionis karena punya ekspektasi tinggi terhadap dirinya dan orang lain.Penting bagi orangtua untuk tidak memberikan label sosial dan emosional negatif kepada anak jenius. Asumsi tanpa dasar ini justru bisa mengganggu perkembangan aspek sosial mereka.

Ciri-ciri anak jenius lainnya

Selain dari aspek kognitif, sosial, dan emosional, gifted child juga bisa tertarik pada majalah atau buku yang idealnya dibaca anak lebih besar. Kemudian dari perilakunya, anak cerdas bisa bersikap skeptis sekaligus kritis.Secara mental, bisa saja mereka cerdas dan punya beragam ide. Namun ada kalanya reaksinya cenderung lebih emosional ketimbang anak sebayanya. Ini adalah indikasi terjadinya perkembangan mandiri antara aspek intelektual, fisik, dan emosional.Selain itu, ada beberapa hal yang terlihat dari anak jenius:
  • Selalu merasa penasaran
  • Gigih
  • Mudah frustrasi
  • Impulsif
  • Bersemangat
  • Bersikap spontan

Kapan harus tes?

Cara paling ideal untuk mengetahui apakah anak termasuk jenius atau sekadar cerdas di atas rata-rata adalah dengan tes. Usia optimal untuk melakukannya adalah antara 5-8 tahun. Sebab, skor IQ cenderung tidak stabil hingga anak lebih besar yaitu berusia 4 atau 6 tahun.Jadi, melakukan tes terlalu dini ketika anak masih berusia 2 tahun mungkin saja hasilnya berbeda dengan tes IQ saat sudah duduk di bangku sekolah dasar.

Catatan dari SehatQ

Terkadang, anak jenius atau gifted child juga bisa saja tidak menampakkan ciri-ciri khusus. Utamanya, apabila anak memiliki keterbatasan dalam belajar atau underachiever. Satu-satunya cara mengukur apakah anak termasuk jenius atau tidak adalah dengan mengukur IQ langsung oleh ahlinya.Namun, orangtua juga perlu ingat bahwa apapun hasilnya, skor IQ ini bukan alasan untuk membedakan perlakuan kepada mereka. Terlebih apabila orangtua melakukan tes hanya demi bisa pamer tentang skornya, sebaiknya urungkan niat.Di sisi lain, jangan tunda mencari bantuan dari ahlinya apabila anak terlihat mengalami keterlambatan dalam aspek kognitif, emosional, atau sosial.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar ciri-ciri gifted child lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
tips parentingibu dan anakgaya parenting
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/characteristics-of-gifted-children-1449114
Diakses pada 23 April 2021
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/asynchronous-development-1449172
Diakses pada 23 April 2021
Frontiers in Psychology. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fpsyg.2016.00368/full
Diakses pada 23 April 2021
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/at-what-age-does-giftedness-appear-1449120
Diakses pada 23 April 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait