Skincare untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Apa Pilihan Kandungan yang Tepat?


Skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat tidak boleh dipilih sembarangan. Anda harus memerhatikan kandungan di dalamnya yang boleh dan tidak boleh. Dengan ini, Anda bisa tahu rangkaian produk apa saja yang bisa digunakan.

(0)
Skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat tidak boleh dipilih sembaranganProduk skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang digunakan setelah cuci muka adalah toner wajah
Penggunaan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat tidak bisa sembarangan. Salah memilih atau menggunakannya, bisa menyebabkan kulit semakin berminyak atau berjerawat. Lantas, apa saja produk skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat? Simak  jawaban selengkapnya dalam artikel berikut ini. 

Kandungan skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat 

kandungan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat harus diperhatikan
Perhatikan kandungan yang terdapat pada skincare kulit berminyak dan berjerawat
Sebelum mengetahui urutan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat, ada baiknya Anda memahami kandungan skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat. Adapun beberapa kandungan skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah sebagai berikut. 

1. Asam salisilat

Salah satu kandungan skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah asam salisilatAsam salisilat merupakan golongan asam beta hidroksi atau BHA yang dapat ditemukan dalam berbagai produk skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat, seperti sabun cuci muka dan toner wajah.  Asam salisilat bekerja sebagai zat eksfoliator cair untuk mencegah produksi minyak berlebih agar tidak menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Asam salisilat untuk jerawat juga bekerja dengan melarutkan penumpukan minyak pada permukaan kulit sekaligus berfungsi sebagai antiradang guna mengurangi iritasi. 

2. Benzoil peroksida

Kandungan skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat berikutnya adalah benzoil peroksidaBenzoil peroksida berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab jerawat. Akan tetapi, bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, sebaiknya berhati-hati dalam menggunakannya karena bisa menimbulkan iritasi. Anda bisa menggunakan produk skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat mengandung benzoil peroksida dengan kadar konsentrasi yang paling rendah, yakni 2.5 persen, terlebih dahulu. Ini bertujuan untuk meminimalisir efek samping iritasi yang mungkin terjadi. 

3. Retinol

Retinol juga menjadi kandungan skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat. Anda bisa menggunakan serum atau pelembap mengandung retinol guna mencegah penyumbatan pori-pori dan kemunculan jerawat di kemudian hari. 

Kandungan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang dihindari

Kandungan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang dihindari adalah minyak kelapa
Minyak kelapa merupakan bahan alami bersifat komedogenik
Ada beberapa kandungan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang sebaiknya perlu dihindari. Apa sajakah itu? Berikut adalah penjelasannya.

1. Wewangian

Salah satu kandungan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang sebaiknya dihindari adalah wewangian atau parfum. Dalam sejumlah produk perawatan kulit, zat wewangian biasanya dicampur dengan kandungan bahan aktif tertentu. Zat wewangian, terutama pewangi buatan, dapat menimbulkan peradangan dan iritasi kulit. Akibatnya, jerawat yang Anda alami tidak kunjung sembuh. 

2. Minyak esensial

Minyak esensial juga menjadi kandungan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang perlu dihindari. Ini karena minyak esensial dapat berisiko meningkatkan iritasi kulit sehingga memperparah kondisi peradangan. 

3. Alkohol

Alkohol memang dapat mengurangi kelebihan minyak pada kulit. Namun, beberapa jenis alkohol tertentu justru dapat membuat kulit iritasi dan kulit kering. Jenis alkohol yang rentan membuat kulit iritasi dan kulit kering adalah alkohol terdenaturasi, etanol, dan isopropil alkohol.

4. Minyak kelapa

Manfaat minyak kelapa untuk kecantikan memang benar adanya. Namun, tidak demikian hal untuk kulit berminyak dan berjerawat. Pasalnya, minyak kelapa merupakan salah satu bahan alami yang bersifat komedogenik atau rentan menyumbat pori-pori. Penggunaan minyak kelapa yang terkandung dalam skincare justru memperparah kondisi kulit berminyak dan berjerawat yang dialami. Maka dari itu, sebaiknya hindari kandungan skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang mengandung minyak kelapa. 

5. Cocoa butter

Meski kaya akan kandungan emolien yang baik untuk menghidrasi kulit, penggunaan skincare yang mengandung cocoa butter untuk kulit berminyak dan berjerawat tidak disarankan. Sama halnya dengan minyak kelapa, cocoa butter bersifat komedogenik dan dapat memicu timbulnya jerawat. Alih-alih untuk kulit berminyak dan berjerawat, cocoa butter lebih cocok digunakan oleh pemilik kulit kering. 

Rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat

Memilih skincare yang cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat memang susah-susah gampang. Namun, tak perlu khawatir, berikut adalah rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang sebaiknya digunakan. 

1. Sabun pembersih wajah

Salah satu rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat yang utama adalah penggunaan sabun pembersih wajah. Sebaiknya, gunakan sabun cuci muka yang mengandung asam, seperti benzoil peroksida, asam salisilat, glycolic acid, atau asam beta hidroksi lainnya. Berbagai kandungan tersebut diketahui baik untuk pemilik kulit berminyak dan berjerawat. Sebab, mampu mengurangi produksi minyak berlebih dan mengangkat penumpukan sel kulit mati yang jadi penyebab pori-pori tersumbat. 
Skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah sabun pembersiih wajah
Lakukan cuci muka dua kali dalam sehari
Hindari sabun cuci muka dengan wewangian, alkohol, dan kandungan yang terlalu kuat karena bisa membuat kulit kering dan menyebabkan iritasi. Selain itu, gunakan sabun pembersih wajah dengan tekstur krim atau lotion berbasis busa atau facial foam. Facial foam lebih baik dalam membersihkan produksi minyak berlebih sehingga wajah terasa lebih segar. Anda bisa membersihkan wajah sebanyak dua kali dalam sehari secara rutin pada pagi dan malam hari. Baca Juga: Pencuci Muka untuk Kulit Berminyak, Mana yang Kandungannya Tepat?

2. Toner wajah

Rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat berikutnya adalah menggunakan toner wajah. Selain mengangkat kotoran dan sisa make up yang tersisa, fungsi toner wajah untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah mengurangi produksi minyak berlebih, melawan jerawat, sekaligus menghidrasi kulit. Anda bisa menggunakan toner wajah yang mengandung asam salisilat, glycolic acid, dan lactic acidCara memakai toner dilakukan setelah mencuci muka atau sebelum mengoleskan pelembap atau obat jerawat. Anda cukup menuangkan toner pada permukaan kapas secukupnya. Lalu, usapkan pada permukaan wajah dan area leher. 

3. Pelembap

Orang dengan jenis kulit berminyak dan berjerawat mungkin menghindari penggunaan pelembap lantaran dianggap bisa membuat kulit semakin berminyak atau berjerawat.Faktanya, penggunaan pelembap merupakan bagian dari rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat. Pastikan Anda memilih kandungan moisturizer untuk kulit berminyak dan berjerawat yang kandungannya ringan, bebas minyak, berbahan dasar air, serta tidak rentan menyumbat pori-pori atau noncomedogenic. 

4. Sunscreen atau tabir surya

Sama seperti pelembap, beberapa orang ada yang melewati penggunaan sunscreen atau tabir surya sebagai rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat lantaran dianggap dapat membuat kulit semakin berjerawat. Padahal, penggunaan sunscreen sangat penting bagi semua jenis kulit, tak terkecuali pemilik kulit berminyak dan berjerawat. Terlebih, beberapa obat jerawat dapat membuat kulit rentan mengalami kerusakan akibat paparan sinar matahari. Di samping itu, penggunaan tabir surya dapat melindungi kulit dari tanda-tanda penuaan dini, kerusakan kulit, kanker kulit, dan lainnya. 
Skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah sunscreen
Gunakan sunscreen yang tidak rentan menyumbat pori-pori
Anda bisa memilih sunscreen untuk kulit berminyak dan berjerawat yang bersifat ringan, berbahan dasar air, serta tidak rentan menyumbat pori-pori. Untuk mencegah timbulnya jerawat, American Academy of Dermatology menyarankan penggunaan tabir surya yang mengandung zinc oxide dan titanium dioksida.Hindari menggunakan sunscreen yang mengandung minyak dan wewangian. Gunakan sunscreen dengan SPF 30 secara rutin setelah menggunakan pelembap setiap sebelum pergi beraktivitas di luar rumah.Jika pelembap yang digunakan sudah mengandung SPF, maka Anda tidak memerlukan penggunaan produk mengandung SPF tambahan. Sebaliknya, bila pelembap Anda tidak mengandung SPF, gunakan sunscreen. 

5. Salep jerawat

Rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat adalah salep jerawat
Gunakan salep jerawat mengandung asam salisilat
Pada malam hari, rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat dilengkapi dengan penggunaan salep jerawatSalep jerawat bertujuan untuk mengecilkan pori-pori, mengempiskan jerawat, meminimalisir pembentukan bekas jerawat, hingga mencegah munculnya jerawat di kemudian hari. Anda bisa menggunakan salep jerawat tanpa resep dokter yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida, atau retinoid.Anda dapat mengoleskan salep jerawat pada area kulit yang terinfeksi. Mengingat penggunaan salep jerawat bisa berisiko membuat kulit kering, pastikan Anda tidak memakainya secara berlebihan dan tidak melewati penggunaan pelembap sesudahnya. 

6. Produk eksfoliasi kulit

Melakukan eksfoliasi secara rutin juga bisa menjadi rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat. Akan tetapi, hindari eksfoliasi berupa scrub wajah karena dapat meningkatkan risiko iritasi kulit dan peradangan. Sebagai solusinya, lakukan eksfoliasi atau pengelupasan kulit mati secara kimiawi melalui penggunaan AHA, seperti glycolic acid, mandelic acid, lactic acid, dan asam salisilat. Beberapa kandungan produk eksfoliator tersebut ada yang penggunaannya bisa dibilas dengan air, atau didiamkan di kulit. Lakukan eksfoliasi kulit ini setelah membersihkan wajah dan menggunakan toner. Anda disarankan untuk melakukannya pada malam hari. 

7. Masker wajah

Rangkaian skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat lainnya adalah masker wajah. Anda bisa menggunakan masker mengandung arang atau charcoal mask seminggu sekali yang berfungsi menghilangkan penumpukan sel kulit mati. Dengan demikian, kulit terasa lembut, cerah, dan kenyal. 

Apakah micellar water untuk kulit berminyak dan berjerawat boleh digunakan?

Pemilik kulit berminyak dan berjerawat bisa menggunakan micellar water untuk membersihkan kotoran, minyak, dan make up di wajah. Micellar water untuk kulit berminyak dan berjerawat dapat membantu membersihkan wajah sehingga mencegah penyumbatan pori-pori. Anda bisa menggunakan micellar water untuk kulit berminyak dan berjerawat yang mengandung asam salisilat, vitamin C, dan niacinamideMeski membersihkan wajah dengan micellar water untuk kulit berminyak dan berjerawat, pastikan Anda tetap mencuci muka dengan sabun cuci muka guna mengangkat minyak, kotoran, dan make up di wajah dengan sempurna. 

Catatan dari SehatQ

Memilih skincare untuk kulit berminyak dan berjerawat memang tidak bisa sembarangan.Salah-salah kulit Anda bisa semakin berminyak dan jerawat tak kunjung hilang.Maka dari itu, Anda perlu mempertimbangkan kandungan bahan aktif dan bahan alami yang terdapat pada produk skincare.Jika Anda ragu dan bingung, konsultasikan dengan dokter spesialis kulit untuk mengetahui cara memilih dan mendapatkan rekomendasi produk skincare untuk kulit kering dan berjerawat. Caranya, download sekarang melalui .
kulit berminyakjerawatpengobatan jerawatperawatan wajah
Web Md. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/features/oily-skin#1
Diakses pada 15 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/acne-prone-skin#skin-care-routine
Diakses pada 15 Desember 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/skin-care-routine-for-oily-skin-2#moisturize
Diakses pada 15 Desember 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/acne-and-oily-skin-15964
Diakses pada 15 Desember 2020
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/dry/oily-skin
Diakses pada 15 Desember 2020
Derm Store. https://www.dermstore.com/blog/how-to-control-oily-skin-2/
Diakses pada 15 Desember 2020
Derm Collective. https://dermcollective.com/skin-care-routine-for-acne/
Diakses pada 15 Desember 2020
Derm Collective. https://dermcollective.com/oily-skin-treatments/#some_products_to_avoid
Diakses pada 15 Desember 2020
Skin Kraft. https://skinkraft.com/blogs/articles/acne-skincare-routine
Diakses pada 15 Desember 2020
Skin Kraft. https://skinkraft.com/blogs/articles/skincare-routine-for-oily-skin
Diakses pada 15 Desember 2020
Byrdie. https://www.byrdie.com/acne-causing-ingredients-4845040
Diakses pada 15 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
0

Artikel Terkait