Sitz Bath Adalah Merendam Area Genital dan Bokong, Apa Manfaatnya Bagi Ibu Melahirkan?

(0)
Tuangkan air hangat ke alat sitz bath agar Anda dapat merendam area genital dan anus dengan nyamanIsi alat sitz bath dengan air hangat setinggi 7-10 cm
Rasa gatal dan nyeri di area genital maupun anus tentu membuat Anda merasa tidak nyaman. Sebenarnya, ada cara sederhana yang bisa membantu untuk mengurangi rasa tidak nyaman di area bokong maupun genital (anogenital), yaitu sitz bath.Sitz bath adalah sebuah terapi sederhana menggunakan bak mandi atau alat khusus dengan tujuan untuk menyembuhkan masalah kesehatan sekaligus membersihkan area sekitar perineum (kulit antara alat kelamin dan anus). Selain dapat menyembuhkan penyakit tertentu, sitz bath juga biasa dilakukan untuk membantu proses penyembuhan wanita yang baru saja melahirkan.

Sitz bath bantu proses penyembuhan beberapa penyakit

Pada umumnya, sitz bath dipakai untuk membersihkan anus, serta mengurangi iritasi dan rasa tidak nyaman akibat wasir maupun gangguan kesehatan di area anogenital lainnya. Selain itu, berendam dalam air dengan suhu hangat saat sitz bath dapat membantu menyembuhkan kondisi-kondisi seperti:
  • Luka robekan kecil pada kulit anus
  • Sembelit atau diare
  • Prostatitis
  • Nyeri, iritasi, dan pembengkakan pada area anogenital
  • Rasa gatal di area genital
Meskipun begitu, sitz bath tidak digunakan sebagai perawatan utama untuk penyembuhan, tetapi hanya membantu mengurangi rasa tidak nyaman. Untuk kondisi tertentu, perawatan lain mungkin juga diperlukan untuk membantu proses penyembuhan.

Manfaat sitz bath bagi ibu melahirkan

Sitz bath cocok dilakukan oleh ibu yang baru melahirkan
Sitz bath membantu percepat proses pemulihan setelah persalinan
Menjaga kebersihan area vagina dan anus sangatlah penting untuk mencegah infeksi dan bau tidak sedap. Selain mengonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter, melakukan sitz bath juga dapat membantu mencegah sekaligus meringankan gejala infeksi pada area anogenital.Selain itu, sitz bath menjadi pilihan tepat bagi Anda yang baru saja melahirkan. Tidak hanya mengurangi rasa tidak nyaman pada daerah kewanitaan saja, terapi ini juga bisa membantu mempercepat proses penyembuhan setelah persalinan. Wasir menjadi salah satu masalah yang paling sering ditemui pada wanita baru saja melahirkan, di mana penyakit ini muncul karena mereka mengejan ketika proses persalinan.Apabila masalah tersebut terus saja berlanjut setelah melakukan sitz bath, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Penanganan sedini mungkin dapat mengurangi risiko komplikasi dan infeksi lanjutan.

Bagaimana cara melakukan sitz bath?

Dapat dilakukan sendiri di rumah, cara untuk sitz bath sangatlah sederhana. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan ketika hendak melakukan terapi ini:
  • Pilih wadah sitz bath yang tepat

Alat khusus yang dipakai untuk sitz bath dapat dibeli secara online atau offline di toko peralatan kesehatan. Jika tidak memiliki alat tersebut, Anda juga dapat menggunakan bak mandi. Caranya pun terbilang sangat mudah, isilah bak mandi dengan air hangat setinggi 7-10 cm. Sebelum merendam area anogenital, pastikan suhu air tidak terlalu panas.
  • Gunakan bahan campuran untuk membantu proses penyembuhan

Meskipun air hangat saja sebenarnya sudah cukup untuk melakukan terapi ini, ada sejumlah bahan campuran yang bisa dipakai untuk membantu proses penyembuhan. Beberapa orang biasanya akan menambahkan garam mandi untuk mengurangi rasa gatal dan bengkak.Sejumlah bahan yang bisa dipakai sebagai campuran di antaranya garam Epsom, garam laut (tidak beryodium), cuka, atau soda kue. Anda tidak boleh menambahkan sabun mandi jenis apa pun karena dapat membuat kulit menjadi kering dan iritasi. Hindari juga penggunaan bahan yang bisa memperburuk kondisi kulit.
  • Buang air kecil terlebih dahulu

Sebelum melakukan sitz bath, jangan lupa untuk BAK dan BAB terlebih dahulu sehingga Anda bisa bersantai selama proses terapi. Siapkan sejumlah hiburan yang dapat membuat rileks, mulai dari musik, lilin aromaterapi, buku bacaan, hingga ponsel. Siapkan handuk yang dipakai untuk mengeringkan diri atau membersihkan tumpahan air sehingga Anda tidak kesulitan menjangkaunya.
  • Isi wadah sitz bath dengan air hangat

Isilah alat sitz bath dengan air hangat yang suhunya telah disesuaikan dengan kenyamanan kulit Anda. Cara mudah untuk menilai seberapa hangat air yang diperlukan yaitu dengan mengalirkannya ke pergelangan tangan. Siapkan air tambahan dalam termos, tambahkan air panas jika merasa suhu air sudah terlalu dingin. Lakukan hal sebaliknya saat suhu air terlalu panas.
  • Duduk dengan nyaman

Jika Anda merasa suhu air sudah pas, duduk dengan nyaman di alat sitz bath selama 15 hingga 20 menit. Tambahkan air panas saat merasa suhu air mulai turun dan tidak hangat lagi.
  • Keringkan

Setelah selesai berendam, bangun secara perlahan karena Anda mungkin akan merasa pusing usai melakukan sitz bath. Tepuk area yang basah dengan handuk hingga kering. Apabila Anda mengalami wasir atau luka pada area anogenital, gunakan sapu tangan tipis untuk menghindari nyeri. Saat sudah kering, oleskan salep obat untuk meredakan wasir, ruam, atau luka robek pada anus.

Catatan dari SehatQ

Meskipun dapat membantu proses pengobatan, sitz bath tidak menjamin gangguan pada area anogenital Anda hilang sepenuhnya. Jika masalah yang Anda alami terus berlanjut dan tidak menunjukkan kemajuan, segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan penanganan lanjutan.
kehidupan pasca melahirkannyeri anusanus gatalmandi
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/312033#sitz_bath_women
Diakses pada 24 Agustus 2020
WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/sitz-bath
Diakses pada 24 Agustus 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/how-to-take-a-sitz-bath-1944927
Diakses pada 24 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait