logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Sex & Relationship

Single Bukan Berarti Tak Bisa Menjadi Jomblo Bahagia

open-summary

Anda yang belum punya pasangan tetap bisa menjadi jomblo bahagia karena lebih bebas dalam melakukan banyak termasuk mengembangkan diri.


close-summary

2 Nov 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Jomblo bahagia

Kamu bisa tetap bahagia biarpun belum punya pasangan

Table of Content

  • Alasan jomblo bahagia
  • Tips menjadi jomblo bahagia
  • Catatan dari SehatQ

Banyak yang menganggap seseorang tanpa pasangan itu tidak bahagia. Ada banyak hal yang bisa membuat jomblo bahagia bahkan bisa jadi lebih tak ada beban pikiran ketimbang mereka yang terikat hubungan dengan pasangan.

Advertisement

Menariknya lagi, mereka yang single juga tak akan menghabiskan waktu dan energi untuk bertengkar dengan pasangan atau bahkan bercerai suatu saat nanti. Tentunya, ini juga kembali lagi pada tiap individu. Kemampuan menghadapi konflik sangat krusial.

Alasan jomblo bahagia

Jika dirunut, ada banyak sekali alasan mengapa jomblo bisa merasa bahagia. Status hubungan bukanlah parameter apakah seseorang merasa bahagia atau tidak. Pemikiran bahwa mereka yang single berarti kesepian sudah usang dan tidak lagi relevan.

Berikut ini beberapa alasan mengapa untuk bahagia tak perlu harus memiliki pasangan:

1. Lebih optimistis

jomblo bahagia
Para jomblo bahagia memiliki pandangan optimistis akan masa depan

Jomblo akan punya ruang lebih untuk berpikir lebih optimistis. Bahkan dalam studi terhadap lebih dari 10.000 partisipan perempuan Australia berusia 70 tahun, mereka lebih optimistis ketimbang yang menikah. Perbandingannya adalah dengan perempuan seusia partisipan baik yang memiliki anak maupun tidak.

Bisa jadi ini terkait dengan tidak adanya tanggungan yang harus diemban. Tak ada pasangan, tak ada anak, hingga tak ada cucu membuat hidup lebih ringan dan sangat mudah untuk berpikir optimistis. Tentu pola pikir ini berbeda jika dibandingkan dengan mereka yang banyak pikiran karena memiliki tanggungan pasangan, anak, atau cucu.

2. Bisa mengembangkan diri

Bagi jomblo bahagia, hidup bukan berarti hampa atau kesepian. Justru sebaliknya, mereka punya ruang seluas-luasnya untuk mengembangkan diri. Hidup menjadi proses tanpa henti untuk selalu berubah, belajar, dan bertumbuh.

Namun tentu ini kembali lagi pada karakter tiap individu. Apakah mereka tipe yang mau bekerja keras untuk terus berkembang, atau hanya duduk diam membiarkan waktu terbuang percuma?

3. Punya kuasa atas diri sendiri

Jomblo juga memiliki otonomi serta bisa menentukan langkah hidupnya sendiri. Ini adalah sebuah kemewahan bagi sebagian orang. Mereka tak harus mempertimbangkan pendapat orang lain ketika akan mengambil keputusan penting.

Bandingkan dengan orang lain yang memiliki pasangan. Tentu ada batasan-batasan yang tak bisa diterobos ketika akan mengambil keputusan. Otonomi yang semula milik pribadi harus dibagi dengan orang lain yaitu pasangan.

4. Tidak berpikiran negatif

Masih berkaitan dengan kuasa atas diri sendiri, hal ini akan membuat seseorang tak dipenuhi pikiran negatif. Ketika bisa mengambil keputusan secara mandiri, maka tak ada beban pikiran yang menghantui. Jika ditambah dengan positive self-talk, tentu ini akan berkaitan erat dengan self-efficacy.

5. Bisa menjadi diri sendiri

jomblo bahagia dengan jadi diri sendiri
Bahagia karena bisa menjadi diri sendiri

Tidak memiliki pasangan juga bisa menjadi cara menjadi diri sendiri karena tidak ada pendapat atau peran orang lain yang bisa masuk terlalu jauh ke ranah pribadi. Dengan demikian, sangat mungkin mengenal siapa diri sebenarnya, termasuk kelebihan dan kekurangannya. Orang dengan kepribadian otentik tak akan disibukkan dengan pikiran bagaimana pendapat orang lain tentang dirinya.

6. Lebih bebas

Komitmen memiliki pasangan hingga keturunan akan berpengaruh terhadap kebebasan mengambil langkah hidup ke depannya. Bagi mereka yang jomblo, tentu kebebasan ini akan tetap terjaga tanpa ada intervensi dari pasangan.

Dengan demikian, kemampuan untuk mengembangkan diri lebih jauh seperti sekolah di negeri orang atau bekerja di tempat yang jauh dari keluarga pun bisa diambil. Apa yang bisa jadi bersifat membatasi pada orang yang sudah menikah dan punya anak, tidak akan berlaku demikian pada orang jomblo.

7. Puas terhadap diri sendiri

Apabila jomblo terbiasa menghadapi masalah, mengelola emosi, serta mencari jalan keluar sendiri, mereka akan merasa puas terhadap diri sendiri. Orang yang menikah berisiko merasa tidak puas mengekspresikan diri atau mengambil keputusan karena ada otoritas pasangan yang perlu dihormati. Di sisi lain, jomblo bahagia tak perlu berurusan dengan hal semacam ini.

Bonusnya, jomblo bahagia juga bisa berpikiran lebih terbuka. Namun lagi-lagi, ini tetap kembali ke karakter tiap individu. Status hubungan bukanlah segalanya selama seseorang bisa memaksimalkan potensi dirinya.

Baca juga: Pistanthrophobia: Ketakutan Disakiti oleh Pasangan

Tips menjadi jomblo bahagia

Banyak yang bisa dilakukan saat Anda tidak terikat pada sebuah hubungan percintaan. Berikut hal yang bisa buat Anda menjadi jomblo bahagia:

1. Berolahraga lebih sering

Saat kita jomblo atau single, ada kemungkinan kita bisa memiliki lebih banyak waktu untuk beraktivitas fisik dan berolahraga. Studi di Amerika Serikat yang melibatkan 13.000 responden menyimpulkan hal ini.

Dilaporkan bahwa orang yang belum pernah menikah lebih sering bisa berolahraga dibandingkan orang yang menjalani hubungan lain, seperti individu yang menikah, menjanda, menduda, atau yang menikah kemudian bercerai.  Dengan berolahraga, seorang jomblo menjadi lebih happy karena mood, kualitas tidur, dan fungsi seksual akan membaik.

2. Menguatkan persahabatan

Saat kita berpacaran atau menikah, prioritas kita tentu akan berubah. Kita harus menomorsatukan pasangan atau mungkin buah hati hasil pernikahan.

Apabila Anda saat ini tengah sendirian, fase ini menjadi momen yang tepat untuk menguatkan persahabatan dengan teman-teman. Anda memiliki waktu lebih untuk ngopi dan nongkrong bersama, atau bisa mengundang sahabat untuk sleepover di rumah.

3. Bertemu lebih banyak orang

Selain menguatkan persahabatan, menjalani single life juga membantu kita untuk berjejaring dan bersosialisasi dengan relasi baru. Bersosialisasi tentu banyak macamnya, seperti mengikuti seminar dan menjadi relawan sosial. Kita pun bisa bersosialisasi dengan banyak orang tanpa harus diceramahi oleh pasangan, dan tak perlu takut ada yang cemburu.

Saat jomblo, Anda juga bisa tetap happy dengan mengikuti komunitas tertentu dan mendapatkan teman. Mulai dari komunitas menari, komunitas bersepeda, hingga komunitas pecinta hewan. Pilihlah yang Anda suka agar tetap happy saat jomblo.

4. Menjaga asupan makanan

Beberapa orang bahagia dengan hubungan pacaran. Namun, tak sedikit pula yang mungkin menjalani toxic relationship. Hubungan yang depresif ini bisa membuat kita mengonsumsi makanan tak sehat, walau kadang dianggap sebagai makanan yang membuat kita senang (comfort food).

Kembali jomblo menjadi saat yang tepat untuk merancang diet agar tubuh lebih sehat. Namun tentunya, asupan makanan sehat tetap perlu konsisten dijalankan jika Anda kembali berpasangan.

5. Saatnya solo travelling!

Bertamasya dan melihat tempat baru di penjuru dunia kadang tak butuh orang di sebelah kita. Liburan yang paling berkesan bagi Anda mungkin saja bisa sendirian, lho.

Dengan menjalani solo travelling, Anda tak perlu meminta persetujuan tiap kali membuat keputusan saat berlibur. Anda bebas menentukan hotel tempat menginap, restoran yang ingin dituju, atau hidden gems lain yang kadang hanya kita yang ingin mendatanginya.

Selain itu, jalan-jalan sendirian membantu kita untuk memahami diri sendiri karena dapat menjadi ajang refleksi diri dan recharge pikiran. Bukan tak mungkin, kita bisa bertemu orang baru saat menjalani solo travelling.

6. Melakukan hobi baru

Menjalani single life artinya membantu kita untuk mengeksplorasi diri. Kegiatan eksplor diri tersebut termasuk dengan mencari hobi baru yang mungkin sebelumnya tak pernah Anda lakukan. Misalnya, Anda ingin mencoba banyak resep, namun takut tidak bisa memasak. Mengapa tak mencoba mengikuti kursus memasak? Selain mempelajari hal baru, Anda mungkin mendapatkan teman baru pula.

7. Bisa menyenangkan diri sendiri

Saat berpacaran, adakalanya kita harus mendapatkan persetujuan dari pasangan untuk melakukan hal yang kita dambakan. Saat sendiri ini, Anda bisa dengan bebas untuk menjalani self-care untuk diri yang lebih sehat dan bebas stres. Misalnya saja, memesan jasa pijat, pergi ke salon, dan menjalani perawatan kulit.

8. Nikmati prosesnya

Beberapa dari kita mungkin tak terbiasa untuk single setelah putus cinta. Namun, ingatlah, bahwa kita hidup kita di dunia yang besar dan ada banyak hal menarik di dalamnya.Seperti kata orang, “masih banyak ikan di laut”, ada banyak orang di muka bumi yang salah satunya mungkin akan menjadi cinta terakhir Anda. Nikmati proses pencarian cinta tersebut, walau tak masalah pula jika belum bisa mendapatkannya dalam waktu cepat.

Apabila Anda memutuskan untuk tetap sendiri, tentu tak masalah pula. Apa pun yang terbaik untuk diri Anda, Anda yang menentukan agar tetap sehat dan bahagia.

Baca juga: Alasan Anda Masih Jomblo dan Sulit Dapat Pasangan

Catatan dari SehatQ

Apa yang menjadi kelebihan jomblo bahagia di atas bukan berarti bahwa mereka yang berpasangan dan memiliki keturunan tidak mungkin mencapainya. Hanya saja, ruang untuk mewujudkannya akan lebih leluasa pada jomblo. Jadi, lain kali ketika ada saudara atau teman berkomentar tentang status single Anda, tak perlu lagi risau karena menjadi jomblo bukan berarti tidak bahagia.

Penasaran ingin tahu lebih banyak bagaimana jomblo dan aktualisasi diri bisa berkaitan dengan kesehatan mental? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

hubungan seksualkesehatan mentalmenjalin hubungan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved