Sinestesia: Kelainan Unik Pada Panca Indra yang Justru Positif


Sinestesia adalah sebuah kondisi di mana dua indera manusia dapat aktif secara bersamaan oleh satu jenis rangsangan (stimuli) saja. Misalnya saat mendengar lagu tertentu, Anda dapat melihat warna merah.

(0)
17 Mar 2021|Marco Anthony
Pemilik sinestesia dapat melihat warna dari lagu yang didengarkanPemilik sinestesia dapat melihat warna dari lagu yang didengarkan
Pernah melihat sebuah warna lalu merasakan rasanya? Atau melihat warna saat Anda mendengarkan lagu? Jika iya, bisa jadi itu tanda Anda memiliki sinestesia.Sinestesia berasal dari dua kata Yunani, yaitu, “syn” yang berarti bersamaan dan “aesthesis” yang berarti sensasi. Jika digabung, secara kasar, kedua kata ini bisa diartikan “merasakan bersamaan”.Sesuai namanya, Sinestesia adalah sebuah kondisi di mana dua indera manusia dapat aktif  secara bersamaan oleh satu jenis rangsangan (stimuli) saja. Misalnya saat mendengar lagu tertentu, Anda dapat melihat warna merah. Atau saat melihat nomor 1, terlihat warna biru.Bagi orang yang tidak memiliki sinestesia, hal ini terdengar sulit dimengerti.

Jenis sinestesia

Sinestesia yang terjadi pada seseorang bisa berbeda dengan orang lain. Namun ada beberapa jenis sinestesia yang sudah dikenali. Berikut di antaranya.
  • Suara ke warna: pemilik sinestesia jenis ini bisa melihat warna saat mereka mendengar suara tertentu. Artinya indera pendengaran dan pengelihatan aktif secara bersamaan saat mendengar suara.

    Contohnya, mereka bisa melihat warna tertentu muncul di pandangan mereka saat mendengar suara musik, angin, dan suara lainnya. Beberapa orang dapat melihat warna dari banyak bunyi, sementara yang lainnya hanya melihat warna saat mendengar bunyi tertentu saja.
  • Suara ke rasa: seseorang bisa merasakan rasa tertentu di lidah saat mendengarkan suara. Misalnya merasakan cokelat di mulut saat mendengarkan musik.
  • Sentuhan ke suara: saat menyentuh obyek tertentu, terdengar suara di telinga. Sinestesia jenis ini termasuk langka.
  • Sentuhan cermin: sama seperti sinestesia sentuhan ke suara, jenis sentuhan cermin ini termasuk langka. Seseorang dengan kondisi ini dapat merasakan apa yang orang lain rasakan.

    Misalnya, saat melihat tangan orang lain disentuh dengan es, Anda juga akan merasakan hawa dingin di tangan Anda. Begitu juga, saat melihat seseorang dicubit di bagian perut, Anda turut merasakan sakitnya di bagian tersebut.

Penyebab Sinestesia

Saat ini belum ada jawaban yang pasti mengapa seseorang bisa memiliki kondisi sinestesia. Namun ada dugaan bahwa hal ini bisa didapat saat masih anak-anak. Meskipun ada juga yang memiliki sinestesia saat mereka dewasa. Sinestesia juga bisa diturunkan secara genetik.Di sisi lain seseorang tanpa kondisi ini, bisa merasakan sinestesia saat menggunakan zat psikedelik yang dapat meningkatkan sensasi pancaindra, seperti LSD, psilocybin dan mescaline.

Apakah sinestesia berbahaya?

Sama sekali tidak. Dari berbagai kasus sinestesia yang diketahui, sama sekali tidak ada yang menunjukkan gangguan kesehatan.Sinestesia justru membuat Anda bisa mengalami dan merasakan dunia di sekitar Anda secara berbeda.Meski begitu, ada kemungkinan pemilik sinestesia merasa terasing karena tidak bisa menyampaikan secara baik apa yang ia rasakan kepada orang lain yang tidak memilikinya.Tidak ada salahnya juga mengunjungi psikolog jika sinestesia yang dimiliki membuat Anda merasa terasing. Psikolog dapat membantu Anda melihat bahwa sinestesia yang Anda miliki bukanlah sebuah kekurangan, tetapi sebuah kelebihan.

Catatan dari SehatQ

Sensasi yang ditimbulkan oleh sinestesia terjadi secara spontan dan Anda tidak dapat mengontrolnya.Anda juga harus mengingat bahwa sinestesia bukanlah sebuah kekurangan. Justru mungkin sinestesia dapat membantu Anda melihat dan merasakan dunia secara berbeda dan mendatangkan inspirasi bagi Anda. Bahkan, mungkin ada juga orang lain yang menginginkan kemampuan Anda tersebut.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar sinestesia ini, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
hidup sehatpola hidup sehat
WebMD. https://www.webmd.com/brain/what-is-synesthesia
Diakses pada 3 Maret 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/synesthesia
Diakses pada 3 Maret 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/synesthesia-types-and-causes-2488850
Diakses pada 3 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait