Sikap Merendahkan Orang Lain Bisa Bawa Dampak Merugikan

(0)
20 Jan 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Merendahkan adalah sikap senang menggurui, merasa lebih baik, serta suka menghina orang lain. Tidak ada alasan yang dibenarkan untuk perilaku suka merendahkan orang lain. Frank J. Ninivaggi, seorang psikiater dari Fakultas Kedokteran Universitas Yale, menyebutkan bahwa merendahkan orang lain sebetulnya merupakan perwujudan dari rasa iri.Selain itu, iri hati juga dapat membuat seseorang berperilaku tidak sopan, tidak menghormati, senang menyindir, dan perilaku buruk lainnya yang didasari dengan keinginan untuk mengendalikan.

Ciri-ciri orang yang suka merendahkan orang lain

Mereka yang senang merendahkan orang lain selalu berpikir bahwa dirinya paling pintar dan paling penting. Selain itu, mereka juga memiliki sejumlah karakteristik yang mudah dikenali:
  • Merasa dirinya yang paing cerdas
  • Menganggap orang lain bodoh
  • Merasa perlu dan berhak untuk mengoreksi orang lain sepanjang waktu
  • Tidak bisa menerima kritik
  • Sombong
  • Meyakini bahwa pendapat mereka yang terbaik dan dibutuhkan orang lain
  • Mencoba selalu tampil percaya diri
  • Memiliki rasa insecure dalam dirinya
  • Senang pamer
  • Merasa apa yang dilakukannya paling berkelas walaupun sebenarnya tidak demikian.

Dampak suka merendahkan orang lain

Mereka yang suka merendahkan dapat memiliki banyak masalah ketika harus berhubungan dengan orang lain. Jika Anda termasuk salah satunya, Anda akan dijauhi oleh rekan-rekan atau orang-orang di sekitar, karena:
  • Anda tampak seperti tidak peduli terhadap orang-orang di sekitar
  • Terlalu banyak bicara dan berpendapat mengenai sesuatu yang tidak Anda kuasai dan berpura-pura mengetahui segalanya.
  • Terus-menerus merasa direndahkan akan membuat orang-orang tidak menyukai Anda.
  • Sikap Anda yang senang menggurui akan membuat orang menjauh karena terlalu lelah untuk berinteraksi dengan Anda.
  • Orang yang senang merendahkan orang lain tidak suka menerima kritik, bahkan tidak mau mendengarkan orang lain. Maka tidak mengherankan jika orang lain akan mulai membicarakan Anda di belakang.
  • Tidak ada yang ingin berurusan dengan seseorang yang senang merendahkan orang lain. Hal ini akan membuat Anda sulit memiliki jaringan atau relasi, mendapatkan promosi, atau klien baru.
  • Orang yang senang merendahkan orang lain akan menarik penilaian buruk bagi dirinya sendiri. Hal ini akan membuat Anda tampak tidak berkelas.
Jika Anda terus mempertahankan sikap suka merendahkan orang lain, maka tidak mengherankan jika kemudian satu persatu hubungan yang Anda bangun dengan orang lain akan hancur. Baik hubungan dengan rekan kerja, keluarga, pertemanan, maupun percintaan.

Cara mengatasi perilaku merendahkan

Mengingat akibat dari perilaku merendahkan orang lain yang dapat merugikan diri Anda, maka sebaiknya segera perbaiki sikap tersebut. Caranya adalah dengan mulai mengembangkan perilaku-perilaku positif, seperti:
  • Jadilah pribadi yang rendah hati. Cobalah tidak terus membanggakan diri Anda.
  • Merubah pola pikir menjadi lebih positif. Jauhi pikiran negatif dan keinginan untuk menjelekkan orang lain.
  • Jangan menghakimi. Jangan jadikan prasangka dan stereotip sebagai dasar untuk menilai seseorang.
  • Terimalah kritik yang membangun dengan baik. Jangan menganggapnya sebagai usaha untuk menyerang Anda.
  • Miliki self-esteem (harga diri) yang baik sehingga Anda tidak mudah iri pada orang lain.
  • Kembangkan kemampuan untuk senang mendengarkan orang lain.
  • Cintai dan bersikap peduli pada orang-orang di sekitar Anda.
  • Milki keyakinan bahwa semua orang memiliki kesetaraan, terlepas apa pun suku, agama, ras atau warna kulitnya.
Selain akibat rasa iri, sikap merendahkan orang lain juga dapat terkait dengan gangguan kepribadian narsistik. Gangguan kepribadian ini ditandai dengan anggapan seseorang bahwa dirinya sangat penting dan mengagumkan. Anggapan ini telah berlangsung lama dan membuat penderitanya memiliki keinginan besar untuk merasa dikagumi.Orang dengan gangguan kerpibadian narsistik juga tidak memiliki rasa empati kepada orang lain. Sehingga, mereka cenderung bersikap merendahkan orang lain.Jika Anda kesulitan mengatasi sikap merendahkan orang lain atau memiliki kecurigaan adanya perilaku gangguan kepribadian narsistik, Anda mungkin membutuhkan bantuan ahli. Anda dapat berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater yang dapat menentukan metode perawatan paling tepat sesuai kebutuhan Anda.Jika Anda punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
gangguan mentalgangguan kepribadian
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/envy/201212/condescension-is-manifest-envy
Diakses 6 Januari 2021
Paired life. https://pairedlife.com/etiquette/What-It-Means-To-Be-Condescending
Diakses 6 Januari 2021
Psych Central. https://psychcentral.com/disorders/narcissistic-personality-disorder
Diakses 6 Januari 2021
Merriam Webster Dictionary. https://www.merriam-webster.com/dictionary/condescension
Diakses 6 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait