Sick Building Syndrome: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya


Sick building syndrome adalah kondisi yang terjadi saat orang-orang di dalam satu gedung mengalami masalah kesehatan dengan gejala serupa. Penanganan harus diberikan sesuai gejala dan penyebabnya.

0,0
Sick building syndrome terjadi saat satu gedung mengalami gejala kesehatan yang samaSick building syndrome bisa disebabkan faktor kebersihan gedung
Pernahkan orang dalam satu gedung di tempat Anda bekerja mengalami masalah kesehatan dengan gejala yang sama secara serentak? Jika iya, fenomena tersebut dapat menjadi tanda sick building syndrome.
Menariknya, gejala sick building syndrome umumnya akan langsung membaik ketika Anda pergi meninggalkan gedung. Namun, pada saat Anda kembali ke gedung yang sama, gejala akan muncul lagi dan menyerang orang-orang di dalamnya.

Apa itu sick building syndrome?

Sick building syndrome adalah kondisi saat beberapa atau bahkan semua orang dalam satu gedung mengalami masalah kesehatan dengan gejala yang sama. Terkadang, orang-orang tidak sadar sedang mengalaminya karena gejala yang muncul mirip penyakit flu biasa, asma, maupun alergi.Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius pada orang-orang di dalam gedung. Selain itu, penurunan produktivitas kerja dari orang-orang di dalamnya juga menjadi kondisi yang tidak bisa dihindari.

Gejala sick building syndrome

Gejala sick building syndrome hampir mirip dengan flu, asma, dan alergi. Kemiripan gejala tersebut lah yang kemudian membuat orang-orang tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami SBS.Sejumlah gejala sick building syndrome yang umum terjadi, di antaranya:
  • Mual
  • Batuk
  • Bersin
  • Demam
  • Mimisan
  • Iritasi mata
  • Sakit kepala
  • Sesak napas
  • Hidung tersumbat
  • Badan terasa nyeri
  • Kulit kering dan gatal
  • Tenggorokan terasa kering
  • Kemunculan ruam pada kulit
  • Kesulitan untuk berkonsentrasi
Gejala yang Anda rasakan biasanya akan mereda setelah meninggalkan gedung. Namun, saat Anda masuk lagi ke dalam gedung, gejala akan kembali muncul dan bertambah parah.

Penyebab sick building syndrome

Hingga kini, para ahli belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab sick building syndrome. Meski begitu, ada sejumlah faktor yang diduga berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini. Beberapa faktor tersebut, di antaranya:
  • Tingkat debu yang tinggi
  • Buruknya kebersihan gedung
  • Gedung terpapar bahan kimia 
  • Lingkungan kerja yang terasa panas
  • Kurangnya pencahayaan yang masuk
  • Gedung tempat bekerja berada di area yang bising
  • Buruknya sirkulasi udara dalam ruangan atau gedung

Bagaimana cara mengatasi sick building syndrome?

Cara mengatasi sick building syndrome harus disesuaikan dengan gejala dan penyebabnya. Sebagai contoh, jika gejala yang dialami sama dengan reaksi alergi, konsumsi antihistamin dapat membantu meredakannya.Sementara itu, apabila SBS dipicu tingginya tingkat debu dalam gedung, bersihkan secara menyeluruh hingga tiap sudut ruangan. Beberapa tindakan yang mungkin dapat membantu meringankan gejala, antara lain:
  • Beristirahat sejenak dan mengalihkan mata dari layar
  • Mengganti saringan pendingin ruangan secara berkala
  • Membuka jendela agar udara dapat bersirkulasi dengan baik
  • Mengatur suhu ruangan ke 18 derajat Celsius jika dirasakan terlalu panas
  • Menerapkan teknik relaksasi, misalnya dengan melakukan pernapasan dalam
  • Pergi keluar saat jeda istirahat atau makan siang untuk menghirup udara segar
Apabila tidak segera ditangani, sick building syndrome bisa berdampak buruk pada kesehatan orang-orang dalam gedung. Selain itu, produktivitas kerja juga akan ikut menurun gejala-gejala yang dirasakan tentu akan sangat mengganggu aktivitas mereka.

Catatan dari SehatQ

Sick building syndrome adalah kondisi yang terjadi ketika orang-orang di dalam satu gedung mengalami masalah kesehatan dengan gejala serupa. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun faktor seperti kebersihan ruangan, sirkulasi udara, hingga paparan bahan kimia dinilai turut berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini.Penanganan sick building syndrome harus diberikan sesuai gejala dan penyebabnya. Apabila tidak segera mendapat penanganan, kondisi ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan, serta produktivitas kerja orang-orang di dalamnya.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda dapat bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
penyakit
Healthline. https://www.healthline.com/health/sick-building-syndrome
Diakses pada 31 Oktober 2021
MedicineNet. https://www.medicinenet.com/sick_building_syndrome/article.htm
Diakses pada 31 Oktober 2021
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/sick-building-syndrome/
Diakses pada 31 Oktober 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait