Siap Barbekyu di Tahun Baru? Ini Tips Sehat Mengolahnya

(0)
31 Dec 2019|Rieke Saraswati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Terapkan tips sehat untuk hidangan barbekyu agar tetap amanDaging tentu menjadi hidangan utama di pesta barbekyu
Sebentar lagi, kita akan merayakan meriahnya tahun baru. Anda mungkin sudah menyiapkan bahan-bahan untuk pesta barbekyu nanti.
Namun jangan lupa untuk memastikan Anda menerapkan cara mengolah barbekyu dengan aman dan sehat agar terhindar dari bahaya makanan bakar tersebut.

Bahaya yang tersimpan dalam makanan bakar

Barbekyu memang menggoda selera. Bau asapnya, garis panggangan yang tercetak pada makanan, dan rasa sausnya yang kuat sungguh tak tertandingi. Tapi di balik semua ini, hidangan barbekyu menyimpan bahaya yang tak sedikit untuk tubuh.  Daging olahan yang kerap menjadi hidangan utama barbaque mengandung komponen-komponen kimia berbahaya, yang tidak ditemukan pada daging segar.Atas alasan itu, mengonsumsi barbekyu berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis. Contohnya, hipertensi, penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis, dan kanker usus.Yang lebih mengejutkan lagi, para peneliti menemukan bahwa zat-zat karsinogen dalam asap barbekyu bisa masuk ke dalam tubuh melalui kulit. Asap ini penuh dengan senyawa polycylic aromatic hydrocarbon (PAH) yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan hingga kanker paru.Jadi meski Anda menggunakan masker pelindung dan tidak mengonsumsi barbekyu alias hanya menghirup aromanya, Anda masih bisa menyerap PAH dalam jumlah tinggi ke dalam tubuh.

Tips barbekyu agar tetap sehat

Sebelum tahun baru tiba, mari siapkan barbekyu yang lebih aman untuk kesehatan. Ini tips bakar-bakar sehat yang bisa Anda coba:
  • Perbanyak sayur dan buah

Anda tentu sudah tahu betapa baiknya sayur dan buah untuk kesehatan. Jenis makanan ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan kanker.  Saat pesta tahun baru nanti, siapkan juga sayur dan buah yang bisa dipanggang sebagai pelengkap daging. Rasa daging yang kuat cocok didampingi dengan sayur dan buah yang lebih segar.Tenang saja, senyawa PAH tidak terbentuk pada sayur dan buah panggang. Malahan mereka akan memberikan antioksidan yang menguntungkan tubuh Anda.Beberapa jenis sayur dan buah yang bagus untuk dipanggang meliputi tomat, bawang bombay, paprika, zucchini, terong, nanas, mangga, apel, dan pir.
  • Pilih protein yang lebih sehat

Mengonsumsi daging putih lebih disarankan daripada daging merah. Pasalnya, daging merah memiliki lebih banyak lemak jenuh.Asosiasi Jantung Amerika mengatakan bahwa mengonsumsi lemak jenuh dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan kadar kolesterol sekaligus risiko penyakit jantung. Jadi batasilah konsumsinya saat pesta barbekyu di tahun baru.Daging ayam dan kalkun merupakan contoh daging putih yang bisa Anda santap sebagai alteratif hidangan utama ketika pesta tahun baru.
  • Buang lemak dari daging

Sebelum membawa daging ke panggangan, singkirkan dulu lemak yang terlihat di permukaan dan lapisan daging. Daging berlemak cenderung memiliki kadar PAH tinggi ketika sudah matang dibanding dengan daging tanpa lemak.Selain itu, daging tanpa lemak juga lebih baik untuk ‘kesehatan’ alat pemanggang Anda. Karena semakin banyak lemak pada daging, semakin banyak lemak pula yang menetes. Lama-kelamaan, lemak ini akan membuat bagian logam pada panggangan lebih cepat rusak.
  • Gunakan saus marinasi (perendam) yang rendah lemak

Melumuri daging barbekyu dengan saus marinasi akan membuat aroma dan rasanya lebih mantap. Bumbu saus marinasi yang dipilih biasanya berupa jus lemon, kecap, madu, bawang, serta rempah-rempah. Agar barbekyu tetap sehat, buatlah saus marinasi yang rendah lemak atau bebas lemak. Misalnya, saus yang mengandung minyak zaitun atau minyak kanola.Akan lebih baik pula jika Anda merendam daging dengan saus sebelum dipanggang. Cara ini dikatakan dapat mengurangi pembentukan senyawa penyebab kanker yang bernama heterocyclic amines (HCA) sebanyak 92 hingga 99 persen.Rendamlah daging setidaknya 1-2 jam sebelum diolah lebih lanjut. Sementara untuk ikan dan sayuran, umumnya membutuhkan waktu 1 jam.
  • Batasi konsumsi daging

Saat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman di pesta tahun baru, tak jarang Anda menjadi lupa diri dan makan berlebihan. Tiba-tiba saja dua piring daging sudah habis dalam sekejap!Ingat, batasilah konsumsi daging Anda agar kadar kolesterol tidak naik di kemudian hari. Porsi daging yang disarankan adalah sekitar 28 gram.Merasa kurang? Sertakan saja sayur dan buah yang telah Anda panggang ke piring makan Anda. Bahan pangan ini tak kalah nikmatnya.
  • Hati-hati dengan makanan pendamping atau side dish

Mendampingi daging barbekyu super lezat Anda dengan kentang goreng, mayones, dan saus cabai atau tomat sebenarnya sah-sah saja. Dengan catatan, makanan pedamping ini tidak tinggi lemak jenuh, garam, dan gula tambahan.Untuk lebih amannya, buatlah makanan pendamping di rumah ketimbang membelinya dari luar. Anda juga bisa memilih jenis side dish yang lebih sehat, seperti salad sayur dan potongan buah.
  • Perhatikan durasi memanggang daging

Potonglah daging menjadi ukuran kecil, lalu tusukkan ke tusuk sate agar bisa matang lebih cepat. Jadi daging tak perlu lama-lama di atas alat pemanggang. Jangan sampai ada bagian yang terlalu matang hingga gosong, karena jika dikonsumsi maka akan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat memicu kanker.
  • Pastikan daging benar-benar matang

Anda bisa memasak daging di oven atau microwave terlebih dulu sebelum memanggangnya. Cara ini dapat memastikan agar daging benar-benar matang.Pasalnya, meski bagian luar daging terlihat matang dan terbakar, bagian dalamnya bisa saja masih mentah.
  • Siapkan nasi merah atau roti gandum sebagai sumber karbohidrat

Siapa yang tak suka burger atau nasi putih hangat? Makanan ini tentu akan membuat menu barbekyu Anda lebih lengkap.Anda bisa membeli roti burger whole grain sebagai tambahan serat, atau menyediakan nasi merah. Dengan ini, makanan pelengkap barbekyu pun menjadi lebih sehat.Selain makanan, pastikan juga panggangan Anda bersih daru kotoran, jangan sampai makanan yang sudah bersih diolah malah akan terkontaminasi kuman dari panggangan yang tidak bersih.Bagaimana? Anda sudah siap untuk menerapkan barbekyu sehat di pesta tahun baru? Jangan sampai kemeriahan pesta membuat Anda lepas kendali dan makan berlebihan.Dengan ini, Anda pun tak perlu khawatir dengan risiko kolesterol tinggi atau masalah kesehatan lainnya setelah tahun baru berlalu. Selamat menikmati!
penyakit jantunghipertensikolesterolstroke
American Heart Association. https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/add-color/top-ten-tips-for-healthy-grilling-and-barbecuing
Diakses pada 31 Desember 2019
WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/features/a-healthier-way-of-grilling#1
Diakses pada 31 Desember 2019
Health Harvard Publishing. https://www.health.harvard.edu/blog/5-tips-for-healthy-grilling-201305276318
Diakses pada 31 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait

Kolesterol pada Ibu Hamil Memang Rentan Lebih Tinggi, Ini Sebabnya

Kolesterol pada ibu hamil bisa naik 25-50% terutama pada trimester kedua dan ketiga. Namun, jangan sembarangan mengonsumsi obat penurun kolesterol tanpa berkonsultasi dengan dokter kandungan.
11 Des 2019|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Kolesterol pada Ibu Hamil Memang Rentan Lebih Tinggi, Ini Sebabnya

Waspadai Gejala-gejala Stroke Berikut Sebagai Langkah Antisipasi Anda!

Mempelajari gejala stroke merupakan langkah awal untuk meminimalkan risiko dampak yang lebih parah, bahkan bisa berujung pada kematian. Risiko stroke yang lebih tinggi juga menghantui penderita diabetes dan penyakit jantung.
31 Mei 2019|Maria Intan Josi
Baca selengkapnya
Waspadai Gejala-gejala Stroke Berikut Sebagai Langkah Antisipasi Anda!

Jeremy Teti Setahun Dua Kali Kena Batu Ginjal, Apa Sebabnya?

Jeremy Teti mengungkapkan dirinya pernah menderita batu ginjal hingga dua kali dalam setahun dan sudah menjalani terapi laser sebanyak lima kali, untuk mengatasi penyakitnya itu.
22 Jul 2020|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Jeremy Teti Setahun Dua Kali Kena Batu Ginjal, Apa Sebabnya?