Si Kecil Sering Diare dan Alergi, Saatnya Tambah Vitamin Zinc untuk Anak

Memberikan vitamin zinc untuk anak dapat membantu tumbuh kembangnya
Banyak penelitian menyebutkan bahwa ketika anak mendapatkan cukup zinc, maka mereka bisa mencapai berat dan tinggi badan ideal

Berbeda usia anak, berbeda pula kebutuhan mereka akan zinc. Namun satu yang sama: zinc adalah mineral yang sangat penting untuk pertumbuhan anak dan metabolisme tubuh. Jika kekurangan, orangtua boleh memberikan vitamin zinc untuk anak selama sesuai dengan kebutuhan hariannya.

Banyak penelitian menyebutkan bahwa ketika anak mendapatkan cukup zinc, maka mereka bisa mencapai berat dan tinggi badan ideal. Secara alami, zinc bisa ditemukan dari daging merah, roti dan sereal gandum, atau makanan laut. Pada beberapa kondisi, ada yang membutuhkan tambahan vitamin zinc untuk anak.

Manfaat zinc untuk anak

Zinc adalah aspek yang sangat penting bagi nutrisi anak. Tak hanya anak saja sebenarnya, ibu hamil dan menyusui juga memerlukan tambahan zinc demi menjamin asupan nutrisi untuk janin dan bayi tercukupi.

Apa saja manfaat zinc?

1. Mengendalikan sistem imun

Tubuh manusia memerlukan zinc untuk mengaktifkan sel T limfosit. Jika zinc tercukupi, maka respons kekebalan tubuh bisa optimal sekaligus bisa menghalau sel yang bersifat kanker. Apabila seorang anak mengalami defisiensi zinc, bisa saja fungsi sistem kekebalan tubuhnya terganggu.

2. Mengatasi diare 

WHO mencatat kematian anak berusia di bawah 5 tahun akibat diare mencapai 1,6 juta kasus setiap tahunnya. Diare bisa menjadi tanda ataupun penyebab defisiensi zinc , maka vitamin zinc untuk anak bisa meredakannya. 

Dalam penelitian di Bangladesh terhadap anak-anak yang menderita diare, kondisinya membaik setelah mengonsumsi vitamin zinc untuk anak (tablet) selama 10 hari. Langkah ini juga dilakukan untuk mengantisipasi wabah diare ke depannya.

3. Baik untuk kemampuan belajar dan daya ingat

Penelitian tentang manfaat zinc untuk anak dari University of Toronto menyebut bahwa mineral yang satu ini juga penting untuk daya ingat. Zinc membantu mengendalikan komunikasi antar-neuron sehingga daya ingat lebih tajam dan membantu anak belajar lebih optimal.

4. Mengobati demam

Penyakit yang paling sering dialami anak-anak adalah demam atau gejala yang berkaitan dengan flu atau common cold. Menurut penelitian yang diunggah di Open Respiratory Medicine Journal, vitamin zinc untuk anak bisa mempersingkat durasi demam hingga 40%.

5. Mengobati luka

Zinc juga membantu menjaga struktur kulit dan memperbaiki lapisan kulit, termasuk saat anak mengalami luka. Itulah sebabnya salep untuk mengatasi ruam atau luka biasanya mengandung zinc di dalamnya. Lebih jauh lagi, zinc juga membantu mengurangi peradangan dan risiko tumbuhnya bakteri.

6. Pertumbuhan anak optimal

Zinc adalah mineral yang memungkinkan pertumbuhan optimal pada tinggi dan berat badan anak. Terlebih, isu anak stunting merupakan salah satu masalah yang mengancam masa depan suatu bangsa. Di negara-negara berkembang, defisiensi zinc diketahui sebagai salah satu penyebab anak kekurangan nutrisi.

Gejala kekurangan zinc

Anak yang mengalami defisiensi zinc tak hanya dilihat dari pertumbuhan tinggi dan berat badan yang tak sesuai usianya. Ada beberapa gejala lain seperti:

  • Kerontokan rambut
  • Diare
  • Terlambat memasuki masa puber
  • Luka di kulit
  • Luka lama sembuh
  • Perubahan perilaku
  • Tidak mampu merasakan makanan dengan baik
  • Kurang waspada
  • Hilang nafsu makan

Jika ada beberapa gejala di atas terjadi pada anak, segera konsultasikan kepada dokter spesialis untuk tahu apa yang perlu dibenahi.

Perlukah vitamin zinc untuk anak?

Sumber alami zinc dari makanan bisa diperoleh dari sumber seperti:

  • Daging merah
  • Kerang
  • Kacang polong
  • Produk olahan susu
  • Telur
  • Gandum utuh
  • Kentang
  • Dark chocolate

Asupan referensi harian untuk konsumsi zinc berbeda-beda untuk anak, bergantung pada usia mereka. Lebih detailnya adalah:

  • 0-6 bulan: 2 mg
  • 7-12 bulan: 3 mg
  • 1-3 tahun: 3 mg
  • 4-8 tahun: 5 mg
  • 9-13 tahun: 8 mg
  • 14-18 tahun: 9-11 mg
  • >19 tahun: 8-11 mg

Rata-rata, anak laki-laki membutuhkan lebih banyak zinc ketimbang perempuan. Sementara ibu hamil dan menyusui disarankan mendapat asupan 11-13 mg zinc setiap harinya.

Ketika anak tidak bisa mendapatkan zinc yang cukup, maka tidak ada salahnya mencoba vitamin zinc untuk anak. Sesuaikan dosis dengan usia dan kebutuhan harian mereka.

WebMD. https://www.webmd.com/children/news/20020524/zinc-helps-kids-grow#1
Diakses 25 Februari 2020

WHO. https://www.who.int/elena/bbc/zinc_stunting/en/
Diakses 25 Februari 2020

NIH. https://ods.od.nih.gov/factsheets/Zinc-HealthProfessional/
Diakses 25 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/best-foods-high-in-zinc#section11
Diakses 25 Februari 2020

Artikel Terkait