logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan

open-summary

Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari penyebab, gejala, dan cara mengobatinya. Bruntusan mungkin lebih familiar daripada fungal acne, tetapi terkadang keduanya tampak sulit dibedakan.


close-summary

22 Sep 2020

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari penyebabnya

Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari ukuran besar kecilnya jerawat

Table of Content

  • Perbedaan fungal acne dan bruntusan yang perlu diketahui
  • Cara mencegah fungal acne dan bruntusan agar tidak muncul lagi
  • Kapan fungal acne dan bruntusan perlu diperiksakan ke dokter?

Perbedaan fungal acne dan bruntusan mungkin terasa sulit diidentifikasi. Memang, muncul bintik-bintik jerawat kecil yang bergerombol di kulit sering kali dianggap sebagai bruntusan. Padahal, tak banyak yang tahu kalau kondisi ini bisa saja menandakan fungal acne

Advertisement

Ketika Anda mencoba mengobati bintik-bintik jerawat kecil dengan obat jerawat dan produk skincare untuk jerawat pada umumnya, lalu bruntusan tersebut tak kunjung hilang, maka bisa jadi kondisi Anda bukan bruntusan, melainkan fungal acne.

Perbedaan fungal acne dan bruntusan yang perlu diketahui

Sekilas fungal acne dan bruntusan memang terlihat sama.

Ya, bentuknya yang mirip membuat banyak orang tidak dapat mengidentifikasi perbedaan bruntusan dan fungal acne dengan benar.

Namun, sebenarnya berbeda nama maka berbeda pula penyebab, gejala, dan cara mengobati kondisi kulit ini.

Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari penyebab, gejala, dan cara mengobatinya.

Simak perbedaan fungal acne dan bruntusan selengkapnya berikut ini.

1. Penyebab fungal acne dan bruntusan

Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari penyebabnya
Penyebab fungal acne adalah infeksi jamur, sedangkan bruntusan disebabkan oleh bakteri

Salah satu perbedaan fungal acne dan bruntusan yang paling mendasar terletak pada penyebabnya.

Fungal acne adalah “jerawat” yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia secara berlebihan pada folikel rambut.

Tak heran bila fungal acne disebut pula dengan jerawat jamur atau Pityrosporum folikulitis atau Malassezia folikulitis.

Jika fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur, jerawat bruntusan disebabkan oleh pertumbuhan bakteri berlebih serta penumpukan sel-sel kulit mati dan minyak yang terperangkap di dalam pori-pori kulit.

Adapun bakteri penyebab jerawat bruntusan yang menumpuk di dalamnya bernama Propionibacterium acnes (P. acnes).

2. Ukuran fungal acne dan bruntusan

Perbedaan fungal acne dan bruntusan berikutnya dapat dilihat dari ukuran besar kecilnya jerawat.

Fungal acne yang disebabkan oleh infeksi jamur biasanya memiliki ukuran yang hampir sama.

Fungal acne sering muncul dalam bentuk komedo putih berukuran kecil yang berkelompok.

Sedangkan, jerawat bruntusan biasanya muncul dengan ukuran bentuk yang bervariasi, yakni kecil, sedang, ataupun besar.

Kemunculan jerawat bruntusan cenderung lebih sedikit, lebih berjarak, dan cenderung tersebar di area kulit.

3. Lokasi kemunculan fungal acne dan bruntusan

Penyebab fungal acne dan bruntusan terletak pada lokasinya
Area wajah lebih sering ditumbuhi dengan jerawat bruntusan

Lokasi kemunculan juga menjadi perbedaan fungal acne dan bruntusan.

Umumnya, fungal acne atau jerawat jamur sering kali muncul di punggung, dada, dan lengan.

Sementara, bruntusan lebih sering tumbuh di area wajah, terutama pada area T wajah yang rentan berminyak, yakni dahi, hidung, dan dagu.

Meski demikian, tak menutup kemungkinan kalau jerawat bruntusan dapat muncul di leher, dada, punggung, bahu, serta lengan bagian atas.

4. Gejala fungal acne dan bruntusan

Perbedaan fungal acne dan bruntusan juga dapat dilihat dari gejalanya.

Gejala fungal acne yang muncul biasanya disertai dengan rasa gatal.

Sebaliknya, bruntusan jarang sekali menimbulkan rasa gatal.

5. Cara menghilangkan fungal acne dan bruntusan

Penyebab fungal acne berbeda dengan penyebab jerawat pada umumnya.

Maka, perbedaan fungal acne dan bruntusan juga terlihat dari cara menghilangkannya.

Cara menghilangkan fungal acne menggunakan pengobatan jerawat yang umum dilakukan tidak dapat membuat jerawat jamur hilang, melainkan kondisinya justru dapat semakin parah.

Perbedaan fungal acne dan bruntusan juga dilihat dari cara menghilangkannya
Oleskan obat fungal acne ke area lengan yang terdapat "jerawat"

Cara menghilangkan fungal acne yang tepat adalah menggunakan obat oles mengandung ketoconazole, butenafine, dan clotrimazole.

Anda juga mungkin membutuhkan obat minum berupa itraconazole atau fluconazole untuk menghilangkan infeksi jamur serta membersihkan folikel rambut.

Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obatan tersebut.

Bagi Anda yang mengalami fungal acne juga disarankan untuk menggunakan sampo antiketombe yang mengandung zinc pyrithione dan selenium sulfida sebagai sabun mandi.

Kedua kandungan tersebut diyakini efektif untuk mengatasi masalah jamur di kulit.

Untuk mengatasi fungal acne, sebaiknya jangan menggunakan obat antibiotik yang biasa digunakan untuk mengobati jerawat pada umumnya.

Obat antibiotik oles dan oral hanya bisa digunakan bagi Anda yang mengalami jerawat bruntusan meradang dan memerah dengan tujuan untuk menghilangkan bakteri berlebih dan peradangan penyebab jerawat.

Selain itu, cara menghilangkan bruntusan di jidat atau wajah juga dapat dilakukan dengan mengoleskan obat oles retinoid. 

Baca Juga: Cara Menghilangkan Bruntusan di Jidat yang Ampuh

6. Penggunaan skincare untuk fungal acne dan bruntusan

Sama halnya dengan obat oles dan oral, perbedaan fungal acne dan bruntusan juga terlihat dari penggunaan produk perawatan kulit atau skincare.

Skincare untuk fungal acne yang direkomendasikan adalah mengandung asam salisilat dan sulfur.

Anda tidak disarankan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung benzoil peroksida dan asam lemak (asam laurat, asam linoleat, minyak kelapa) karena rentan menyebabkan kulit menjadi kering.

Sedangkan, produk skincare untuk jerawat bruntusan sebaiknya tak hanya mengandung asam salisilat, melainkan juga benzoil peroksida, retinoid, dan isotretinoin.

Cara mencegah fungal acne dan bruntusan agar tidak muncul lagi

Ada beberapa cara mencegah fungal acne dan bruntusan agar tidak lagi muncul di kemudian hari.

Pada dasarnya, cara mencegah fungal acne dan bruntusan kurang lebih sama saja.

Berikut cara mencegah fungal acne dan bruntusan agar tidak muncul lagi:

1. Gunakan pelembap wajah bebas minyak

Meski ada perbedaan fungal acne dan bruntusan, gunakan pelembap bebas minyak untuk mencegah kemunculan keduanya
Pelembap bebas minyak bisa digunakan untuk mencegah fungal acne dan bruntusan

Salah satu cara mencegah fungal acne dan bruntusan adalah menggunakan pelembap wajah bebas minyak

Ya, meski kemunculan fungal acne tidak disebabkan oleh penumpukan minyak dan bakteri di pori-pori wajah, produksi minyak dan sebum yang berlebihan ternyata berperan besar dalam memberi makan bakteri penyebab jerawat jamur.

Selain itu, biasanya orang yang mengalami jerawat jamur menggunakan obat oles fungal acne, baik yang didapat dari dokter atau tanpa resep dari apotek.

Sayang, penggunaan obat oles untuk sebagai cara menghilangkan fungal acne dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi. Inilah yang membuat penggunaan pelembap wajah menjadi penting.

Namun, sebaiknya pilihlah pelembap tanpa kandungan minyak untuk mencegah kemunculan jerawat jamur.

Pada jerawat bruntusan, penggunaan produk perawatan kulit dan kosmetik bebas minyak dapat mengurangi risiko penyumbatan pori-pori yang jadi penyebab timbulnya jerawat.

Jadi, penting untuk menggunakan pelembap wajah bebas minyak guna membatasi produksi minyak di kulit.

2. Mandi secara teratur

Mandi secara teratur juga menjadi cara mencegah kemunculan fungal acne dan bruntusan.

Bagi Anda yang lebih mudah berkeringat, setelah berolahraga, atau melakukan pekerjaan yang membuat Anda berisiko banyak mengeluarkan keringat, penting untuk mandi lebih rutin.

Cara ini dapat menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri berlebih pada kulit yang menjadi penyebab fungal acne dan bruntusan.

3. Mencuci muka secara rutin

Untuk mencegah kemunculan fungal acne dan jerawat bruntusan di kemudian hari, penting untuk selalu mencuci muka secara rutin.

Anda bisa menggunakan sabun pembersih wajah dengan kandungan yang lembut guna menjaga kulit tetap halus, lembap, dan bebas jerawat.

4. Batasi konsumsi makanan tinggi karbohidrat

Anda juga dapat mencegah kemunculan fungal acne dan bruntusan dengan membatasi konsumsi makanan tinggi karbohidrat. 

Hal ini karena jamur penyebab fungal acne dapat berkembang biak karena mendapat asupan dari makanan tinggi karbohidrat dan gula. 

Oleh karena itu, seimbangkan pola makan dengan mengonsumsi buah, sayur, dan protein agar pertumbuhan jamur berlebih bisa mereda.

Baca Juga

  • Cara Menghilangkan Daging Tumbuh Secara Alami dan Operasi
  • Manfaat Masker Tomat untuk Wajah Cantik Alami Serta Cara Membuatnya Sesuai Masalah kulit
  • 10 Penyebab Ketiak Gatal dan Cara Mengatasinya yang Ampuh

Kapan fungal acne dan bruntusan perlu diperiksakan ke dokter?

Jika cara menghilangkan fungal acne dan bruntusan tak kunjung membuat kondisi jerawat mereda atau justru semakin memburuk, Anda dapat menemui dokter spesialis kulit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai perbedaan fungal acne dan bruntusan lebih lanjut melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

jerawatpengobatan jerawatinfeksi jamurmasalah kulit

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved