Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Fungal Acne dan Bruntusan

(0)
Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari penyebab, gejala, dan cara mengobatinyaPerbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari ukuran besar kecilnya jerawat.
Muncul bintik-bintik jerawat kecil yang bergerombol di kulit sering kali dianggap sebagai bruntusan. Padahal, tak banyak yang tahu kalau kondisi ini bisa saja menandakan fungal acne. Apa itu fungal acne? Apa perbedaan fungal acne dan bruntusan?Saat muncul bintik-bintik jerawat kecil yang bergerombol di kulit, Anda mungkin langsung menganggapnya sebagai bruntusan.Tapi, ketika coba diobati dengan obat jerawat dan skincare pada umumnya, bruntusan tersebut tak kunjung hilang. Jika demikian yang Anda alami, bisa jadi kondisi Anda bukan bruntusan, melainkan fungal acne.

Perbedaan fungal acne dan bruntusan yang perlu diketahui

Sekilas fungal acne dan bruntusan memang terlihat sama. Ya, bentuknya yang mirip membuat banyak orang menganggap fungal acne dan bruntusan jadi tampak serupa.Namun, sebenarnya berbeda nama maka berbeda pula penyebab, gejala, dan cara mengobati kondisi kulit ini.Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari penyebab, gejala, dan cara mengobatinya. Simak perbedaan fungal acne dan bruntusan selengkapnya dalam artikel berikut ini.

1. Penyebab fungal acne dan bruntusan

Perbedaan fungal acne dan bruntusan dapat dilihat dari penyebabnya
Penyebab fungal acne adalah infeksi jamur, sedangkan bruntusan disebabkan oleh bakteri
Salah satu perbedaan fungal acne dan bruntusan yang paling mendasar terletak pada penyebabnya.Fungal acne adalah “jerawat” yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur Malassezia secara berlebihan pada folikel rambut.Tak heran bila fungal acne disebut pula dengan jerawat jamur atau Pityrosporum folikulitis atau Malassezia folikulitis.Jika fungal acne disebabkan oleh infeksi jamur, jerawat bruntusan disebabkan oleh pertumbuhan bakteri berlebih serta penumpukan sel-sel kulit mati dan minyak yang terperangkap di dalam pori-pori kulit.Adapun bakteri penyebab jerawat bruntusan yang menumpuk di dalamnya bernama Propionibacterium acnes (P. acnes).

2. Ukuran fungal acne dan bruntusan

Perbedaan fungal acne dan bruntusan berikutnya dapat dilihat dari ukuran besar kecilnya jerawat.Fungal acne yang disebabkan oleh infeksi jamur biasanya memiliki ukuran yang hampir sama. Fungal acne sering muncul dalam bentuk komedo putih berukuran kecil yang berkelompok.Sedangkan, jerawat bruntusan biasanya muncul dengan ukuran bentuk yang bervariasi, yakni kecil, sedang, ataupun besar.Kemunculan jerawat bruntusan cenderung lebih sedikit, lebih berjarak, dan cenderung tersebar di area kulit.

3. Lokasi kemunculan fungal acne dan bruntusan

Penyebab fungal acne dan bruntusan terletak pada lokasinya
Area wajah lebih sering ditumbuhi dengan jerawat bruntusan
Lokasi kemunculan juga menjadi perbedaan fungal acne dan bruntusan. Umumnya, fungal acne atau jerawat jamur sering kali muncul di punggung, dada, dan lengan.Sementara, bruntusan lebih sering tumbuh di area wajah, terutama pada area T wajah yang rentan berminyak, yakni dahi, hidung, dan dagu.Meski demikian, tak menutup kemungkinan kalau jerawat bruntusan dapat muncul di leher, dada, punggung, bahu, serta lengan bagian atas.

4. Gejala fungal acne dan bruntusan

Perbedaan fungal acne dan bruntusan juga dapat dilihat dari gejalanya. Gejala fungal acne yang muncul biasanya disertai dengan rasa gatal. Sebaliknya, bruntusan jarang sekali menimbulkan rasa gatal.

5. Cara menghilangkan fungal acne dan bruntusan

Mengingat penyebab fungal acne berbeda dengan penyebab jerawat pada umumnya.Maka, perbedaan fungal acne dan bruntusan juga terlihat dari cara menghilangkannya.Itulah mengapa jika Anda menggunakan pengobatan jerawat yang lazim dilakukan untuk mengatasi jerawat jamur, kondisi fungal acne justru dapat semakin parah.
Perbedaan fungal acne dan bruntusan juga dilihat dari cara menghilangkannya
Oleskan obat fungal acne ke area lengan yang terdapat "jerawat"
Cara mengatasi fungal acne yang tepat adalah menggunakan obat oles mengandung ketoconazole, butenafine, dan clotrimazole.Anda juga mungkin membutuhkan obat minum berupa itraconazole atau fluconazole untuk menghilangkan infeksi jamur serta membersihkan folikel rambut.Namun, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obatan tersebut.Bagi Anda yang mengalami fungal acne juga disarankan untuk menggunakan sampo antiketombe yang mengandung zinc pyrithione dan selenium sulfida sebagai sabun mandi.Kedua kandungan tersebut diyakini efektif untuk mengatasi masalah jamur di kulit.Untuk mengatasi fungal acne, sebaiknya jangan menggunakan obat antibiotik yang biasa digunakan untuk mengobati jerawat pada umumnya.Obat antibiotik oles dan oral hanya bisa digunakan bagi Anda yang mengalami jerawat bruntusan meradang dan memerah dengan tujuan untuk menghilangkan bakteri berlebih dan peradangan penyebab jerawat.Selain itu, cara menghilangkan bruntusan juga dapat dilakukan dengan mengoleskan obat oles retinoid. 

6. Penggunaan skincare untuk fungal acne dan bruntusan

Sama halnya dengan obat oles dan oral, perbedaan fungal acne dan bruntusan juga terlihat dari penggunaan produk perawatan kulit atau skincare.Skincare untuk fungal acne yang direkomendasikan adalah mengandung asam salisilat dan sulfur.Anda tidak disarankan menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung benzoil peroksida dan asam lemak (asam laurat, asam linoleat, minyak kelapa) karena rentan menyebabkan kulit menjadi kering.Sedangkan, produk skincare untuk jerawat bruntusan sebaiknya tak hanya mengandung asam salisilat, melainkan juga benzoil peroksida, retinoid, dan isotretinoin.

Cara mencegah fungal acne dan bruntusan agar tidak muncul lagi

Ada beberapa cara mencegah fungal acne dan bruntusan agar tidak lagi muncul di kemudian hari. Pada dasarnya, cara mencegah fungal acne dan bruntusan kurang lebih sama saja.Berikut cara mencegah fungal acne dan bruntusan agar tidak muncul lagi:

1. Gunakan pelembap wajah bebas minyak

Meski ada perbedaan fungal acne dan bruntusan, gunakan pelembap bebas minyak untuk mencegah kemunculan keduanya
Pelembap bebas minyak bisa digunakan untuk mencegah fungal acne dan bruntusan
Salah satu cara mencegah fungal acne dan bruntusan adalah menggunakan pelembap wajah bebas minyakYa, meski kemunculan fungal acne tidak disebabkan oleh penumpukan minyak dan bakteri di pori-pori wajah, produksi minyak dan sebum yang berlebihan ternyata berperan besar dalam memberi makan bakteri penyebab jerawat jamur.Selain itu, biasanya orang yang mengalami jerawat jamur menggunakan obat oles fungal acne, baik yang didapat dari dokter atau tanpa resep dari apotek.Sayang, penggunaan obat oles untuk mengobati fungal acne dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan iritasi. Inilah yang membuat penggunaan pelembap wajah menjadi penting.Namun, sebaiknya pilihlah pelembap tanpa kandungan minyak untuk mencegah kemunculan jerawat jamur.Pada jerawat bruntusan, penggunaan produk perawatan kulit dan kosmetik bebas minyak dapat mengurangi risiko penyumbatan pori-pori yang jadi penyebab timbulnya jerawat.Jadi, penting untuk menggunakan pelembap wajah bebas minyak guna membatasi produksi minyak di kulit.

2. Mandi secara teratur

Mandi secara teratur juga menjadi cara mencegah kemunculan fungal acne dan bruntusan.Bagi Anda yang lebih mudah berkeringat, setelah berolahraga, atau melakukan pekerjaan yang membuat Anda berisiko banyak mengeluarkan keringat, penting untuk mandi lebih rutin.Cara ini dapat menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri berlebih pada kulit yang menjadi penyebab fungal acne dan bruntusan.

3. Mencuci muka secara rutin

Untuk mencegah kemunculan fungal acne dan jerawat bruntusan di kemudian hari, penting untuk selalu mencuci muka secara rutin.Anda bisa menggunakan sabun pembersih wajah dengan kandungan yang lembut guna menjaga kulit tetap halus, lembap, dan bebas jerawat.

Kapan fungal acne dan bruntusan perlu diperiksakan ke dokter?

Jika cara mengatasi fungal acne dan bruntusan di atas tak kunjung membuat kondisi jerawat mereda atau justru semakin memburuk, Anda dapat menemui dokter spesialis kulit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai perbedaan fungal acne dan bruntusan lebih lanjut melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download sekarang di App Store dan Google Play.
jerawatpengobatan jerawatinfeksi jamurmasalah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/all-about-fungal-acne#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 21 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/whitehead#outlook
Diakses pada 21 September 2020
Byrdie. https://www.byrdie.com/fungal-acne-4843813
Diakses pada 21 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait