logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Hormon Serotonin, Senyawa yang Berperan Menjaga Keseimbangan Mood

open-summary

Serotonin adalah senyawa kimiawi yang berperan dalam rasa bahagia. Rendahnya kadar serotonin dikaitkan dengan gangguan psikologis. Zat ini harus selalu seimbang.


close-summary

4.87

(15)

6 Des 2019

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Serotonin adalah senyawa kimiawi yang dapat mengatur mood

Serotonin memiliki berbagai fungsi pada sistem tubuh

Table of Content

  • Apa itu hormon serotonin?
  • Fungsi hormon serotonin untuk tubuh
  • Gangguan pada hormon serotonin
  • Cara meningkatkan serotonin dengan alami
  • Catatan dari SehatQ

Rasa senang dan bahagia yang kita rasakan berkaitan dengan senyawa kimiawi di dalam tubuh, pun begitu saat Anda merasa stres dan sedih. Salah satu hormon kebahagiaan tersebut adalah serotonin.

Advertisement

Berikut adalah penjelasan lengkap menganai fungsi, gangguan, hingga cara meningkatkan hormon serotonin dalam tubuh.

Apa itu hormon serotonin?

Hormon serotonin adalah senyawa kimia yang dihasilkan sel saraf. Ini berfungsi sebagai neurotransmitter (pembawa pesan) dan juga hormon dalam tubuh

Mengutip dari Healthline, sebagai neurotransmitter, serotonin membantu penyampaian sinyal antar sel saraf. Sebagian besar, hormon serotonin berada di sistem pencernaan, trombosit, dan juga sistem saraf pusat.

Serotonin terbuat dari asam amino esensial triptofan. Umumnya, tubuh mendapatkan asupan asam amino melalui kacang-kacangan, keju, dan juga daging merah.

Jika Anda kekurangan makanan mengandung triptofan, ini bisa mengakibatkan kadar serotonin yang rendah pula. Akibatnya, bisa terjadi gangguan suasana hati seperti kecemasan atau depresi.

Baca Juga

  • Karakter Musik Metal dan Dampaknya Bagi Kesehatan, Baik atau Buruk?
  • Manfaat Mendengarkan Lagu Sedih untuk Kesehatan Mental
  • Menilik Kandungan Protein Telur, Seberapa Banyak?

Fungsi hormon serotonin untuk tubuh

Serotonin memainkan peran penting untuk kesehatan, mulai dari kondisi psikologis, proses pembekuan darah, hingga sistem pencernaan.

Menurut sebuah studi, serotonin juga memengaruhi psikologis dan kepribadian, seperti fungsi neuroendokrin, emosi, motorik, kognitif, dan lain-lain.

Berikut ini beberapa fungsi hormon serotonin untuk menopang berbagai sistem tubuh:

1. Memperbaiki mood

Serotonin disebut sebagai senyawa tubuh yang berkaitan dalam mengatur kecemasan, kebahagiaan, dan juga suasana hati. Untuk itu, fungsi hormon serotonin adalah dianggap dapat meningkatkan suasana hati secara alami.

2. Berperan dalam proses pembekuan darah

Saat Anda mengalami luka atau kerusakan jaringan tubuh lainnya, trombosit (keping darah) akan melepaskan hormon serotonin.

Kondisi ini merangsang mekanisme yang disebut vasokonstriksi atau menyempitnya pembuluh darah dan melambatnya aliran darah sehingga darah dapat membeku.

3. Membantu sistem pencernaan

Fungsi lainnya dari hormon serotonin adalah berperan dalam sistem pencernaan. Senyawa kimia ini dapat memberikan sensasi kenyang seiring Anda menyantap makanan.

Apabila mengonsumsi makanan yang menimbulkan iritasi atau mengandung racun, usus akan menghasilkan serotonin lebih banyak. Ini akan membantu tubuh lebih cepat menyingkirkan atau mengeluarkan makanan tersebut.

4. Membantu siklus tidur

Serotonin berperan untuk merangsang bagian otak yang mengendalikan siklus tidur dan waktu bangun. Kemungkinan ini adalah gabungan dari fungsi hormon serotonin dan juga melatonin.

Tubuh membutuhkan serotonin utnuk membuat melatonin. Jadi, jika tidak memiliki cukup atau terlalu banyak kedua hormon ini bisa memengaruhi pola tidur.

5. Menjaga kesehatan tulang

Serotonin memiliki peranan serta fungsi penting dalam menjaga tulang tetap sehat dan padat. Kadar hormon serotonin yang terlalu tinggi diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis.

6. Mengatur hasrat seksual

Hormon ini juga berperan dalam meningkatkan libido ketika kadarnya rendah di dalam tubuh.

Namun, jika kadar serotonin terlalu tinggi, hal ini justri menjadi pemicu penurunan hasrat seksual. Jadi, kadar yang seimbang dapat lebih mudah mengatur dan mengendalikan keinginan seksual.

Gangguan pada hormon serotonin

Salah satu teori menyebutkan, kemungkinan penyebab depresi adalah karena ketidakseimbangan hormon di dalam tubuh. Depresi dikaitkan dengan rendahnya kadar serotonin dalam tubuh penderitanya.

Tak hanya depresi, ada berbagai gangguan atau kondisi lainnya yang berhubungan dengan ketidak seimbangan hormon serotonin, seperti:

1. Kadar hormon serotonin terlalu rendah

Kadar atau tingkat hormon yang rendah sering berkaitan dengan gangguan perilaku dan emosional. Kemungkinan, ini dapat menjadi penyebab depresi, kecemasan, perilaku bunuh diri, hingga gangguan obsesif-kompulsif.

Sebaiknya, segera konsultasikan dengan ahli agar mendapatkan perawatan yang tepat.

2. Kadar serotonin terlalu tinggi

Kondisi ini berkaitan dengan serotonin syndrome, yaitu ketika Anda menonsumsi obat, sehingga memicu peningkatan hormon serotonin.

Biasanya, sindrom serotonin terjadi setelah menggunakan obat jenis baru atau meningkatkan dosis sebelumnya. Kadar yang terlalu tinggi bisa menimbulkan gejala, seperti:

  • Menggigil,
  • Keringat berlebih,
  • Merasa bingung,
  • Gelisah,
  • Sakit kepala,
  • Tekanan darah tinggi,
  • Demam,
  • Detak jantung tidak teratur,
  • Otot berkedut, serta
  • Diare.

Cara meningkatkan serotonin dengan alami

Terdapat golongan antidepresan yang berkaitan dengan serotonin untuk menangani depresi. Salah satunya adalah selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti fluoxetine, paroxetine, dan sertraline.

Obat-obatan ini  membantu menjaga kadar serotonin tetap aktif di otak. Tak hanya itu saja, hormon bahagia serotonin juga dapat ditingkatkan dengan berbagai cara alami, di antaranya adalah:

1. Mengonsumsi makanan bergizi

Sebagian besar makanan mengandung serotonin dan zat lainnya dapat membantu produksi neurotransmitter. Nutrisi tersebut termasuk triptofan, vitamin B6, vitamin D, dan asam lemak omega-3.

Beberapa contoh makanan yang membantu meningkatkan hormon serotonin, yaitu:

  • Pisang,
  • Telur,
  • Ikan berlemak sehat,
  • Biji-bijian,
  • Buncis, kacang merah, dan kacang hitam,
  • Sayuran hijau, seperti bayam dan kale,
  • Makanan probiotik atau hasil fermentasi, seperti kefir, yogurt, dan tahu.

2. Berolahraga

Rutin beraktivitas fisik dan berolahraga terbukti dapat meningkatkan kadar hormon serotonin di otak. Pilihlah olahraga yang paling Anda sukai dan bisa melakukannya secara rutin.

Setidaknya, alokasikan waktu Anda untuk berolahraga selama 15 – 30 menit setiap harinya.

3. Mendapatkan sinar matahari

Kurang mendapatkan paparan sinar matahari pada tubuh berkaitan dengan kadar serotonin rendah.

Anda bisa mengalokasikan waktu sekitar 15 menit di luar rumah agar mendapatkan sinar matahari.

Mendapatkan sinar matahari yang cukup juga membantu pembentukan vitamin D, yang juga penting dalam produksi serotonin.

4. Memanjakan tubuh dengan pijat

Terapi pijat dapat membantu meningkatkan hormon serotonin dan menurunkan kadar hormon kortisol (hormon stres). Lakukan saat tubuh terasa lelah yang juga membantu menurunkan stres.

5. Menyenangkan diri

Cara meningkatkan hormon serotonin yang patut dicoba ialah melakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia.

Dilansir dari sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Psychiatry & Neuroscience, meningkatnya suasana hati akibat bahagia dapat membuat hormon serotonin di dalam tubuh meningkat.

Catatan dari SehatQ

Serotonin adalah senyawa kimiawi tubuh yang berperan penting untuk kesehatan. Apabila kadarnya tidak seimbang, bisa memengaruhi mental, fisik, dan juga emosional Anda.

Sebaiknya, perhatikan diri Anda, berkonsultasi dengan dokter, serta lakukan cara di atas agar kadar hormon serotonin tetap seimbang.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai fungsi serta gangguan hormon serotonin, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan mentalgangguan psikologisanatomi manusiahormonhidup sehat

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved