Mengenal Serotonin, Senyawa Kimiawi Tubuh yang Berkaitan dengan Kebahagiaan

Serotonin adalah senyawa kimiawi tubuh yang berperan dalam perbaikan mood
Serotonin merupakan senyawa kimiawi tubuh yang berperan dalam perbaikan mood

Rasa senang dan kebahagiaan yang kita rasakan berkaitan dengan senyawa kimiawi di dalam tubuh, pun begitu saat Anda merasa stres dan sedih. Salah satu senyawa kimiawi tubuh tersebut adalah serotonin, yang menjadi primadona bagi banyak orang karena fungsinya yang penting.

Apa itu serotonin?

Serotonin adalah senyawa kimiawi tubuh yang dapat bertindak sebagai neurotransmitter sekaligus sebagai hormon. Sebagai sebuah neurotransmitter, serotonin membantu penyampaian sinyal antar sel saraf.

Serotonin dibuat dari triptofan asam amino esensial. Asam amino ini penting dikonsumsi dari makanan sehat. Sehingga, jika tubuh kekurangan triptofan, kadar serotonin pun menjadi rendah.

Kadar serotonin yang sedikit tersebut berisiko menyebabkan gangguan psikologis, termasuk kondisi depresi dan gangguan kecemasan.

Fungsi serotonin untuk tubuh

Serotonin memainkan peran penting untuk kesehatan, mulai dari kondisi psikologis, proses pembekuan darah, hingga sistem pencernaan.

Berikut ini beberapa fungsi serotonin untuk menopang berbagai sistem tubuh:

1. Memperbaiki mood

Serotonin disebut sebagai senyawa tubuh yang berkaitan dengan rasa senang. Serotonin menjalankan peran utama untuk memperbaiki suasana hati seseorang dan terlibat dalam kebahagiaan.

2. Berperan dalam proses pembekuan darah

Saat Anda mengalami luka atau kerusakan jaringan tubuh lain, keping darah akan melepaskan serotonin. Kondisi ini merangsang mekanisme yang disebut vasokonstriksi, atau menyempitnya pembuluh darah dan melambatnya aliran darah sehingga darah dapat membeku.

3. Membantu fungsi sistem pencernaan

Serotonin berperan dalam fungsi usus sehingga penting untuk saluran pencernaan. Selain itu, senyawa kimia ini juga berperan dalam memberikan sensasi kenyang seiring Anda menyantap makanan.

Apabila Anda mengonsumsi makanan yang menimbulkan iritasi atau mengandung racun, usus akan menghasilkan serotonin lebih banyak. Ekstra serotonin ini membantu tubuh menyingkirkan makanan tersebut sehingga lebih cepat dikeluarkan dari tubuh.

4. Membantu mengendalikan siklus tidur

Serotonin berperan untuk merangsang bagian otak yang mengendalikan siklus tidur dan terjaga. Kondisi terjaga atau tertidur seseorang akan bergantung pada bagian otak yang terangsang, serta penerima sinyal saraf (reseptor) yang digunakan.

Serotonin dan depresi, adakah kaitannya?

Pakar masih mengkaji penyebab pasti dari kondisi depresi. Salah satu teori dari pertanyaan ini menyebutkan, depresi bisa disebabkan oleh ketidakseimbangan neurotransmitter atau hormon di dalam tubuh.

Depresi dikaitkan dengan rendahnya kadar serotonin dalam tubuh penderitanya. Walau begitu, pertanyaan tentang kaitan tersebut belum bisa dijawab, “Apakah rendahnya serotonin menyebabkan depresi, atau depresi yang menyebabkan rendahnya serotonin?”.

Walau pertanyaan di atas belum terjawab, terdapat golongan antidepresan yang berkaitan dengan serotonin untuk menangani depresi. Salah satu golongan obat tersebut adalah selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) seperti fluoxetine, paroxetine, dan sertraline. Obat-obatan ini dapat membantu menjaga kadar serotonin tetap aktif di otak.

SSRIs merupakan golongan antidepresan yang paling umum diresepkan dokter. Anda tidak bisa mengonsumsi obat ini tanpa pengawasan ahli karena dapat menimbulkan kondisi berbahaya.

Cara meningkatkan serotonin dengan alami

Ada banyak cara sehat untuk meningkatkan serotonin dengan alami. Beberapa di antaranya, yaitu:

1. Mengonsumsi makanan bergizi

Beberapa makanan sehat di sekitar kita mengandung serotonin dan zat lain yang dapat membantu produksi neurotransmitter. Nutrisi tersebut termasuk triptofan, vitamin B6, vitamin D, dan asam lemak omega-3.

Beberapa contoh makanan yang membantu meningkatkan serotonin yaitu:

  • Pisang
  • Telur
  • Ikan berlemak sehat, seperti salmon, tuna, dan makarel
  • Biji-bijian
  • Buncis, kacang merah, dan kacang hitam
  • Sayuran hijau, seperti bayam dan kale
  • Makanan probiotik atau hasil fermentasi, seperti kefir, yogurt, dan tahu

2. Berolahraga

Rutin beraktivitas fisik terbukti dapat meningkatkan kadar serotonin di otak. Pilihlah olahraga yang paling Anda sukai dan dirasa dapat rutin dilakukan. Alokasikan waktu setidaknya 30 menit per hari. Lakukan lima kali dalam seminggu.

3. Mendapat sinar matahari

Sedikit terpapar sinar matahari dikaitkan dengan kadar serotonin yang rendah. Anda bisa mengalokasikan waktu 15 menit untuk menghabiskan waktu di luar rumah agar mendapatkan sinar mentari.

Mendapatkan sinar matahari yang cukup juga membantu pembentukan vitamin D, yang juga penting dalam produksi serotonin.

4. Memanjakan tubuh dengan pijat

Terapi pijat dapat membantu meningkatkan serotonin dan menurunkan kadar hormon kortisol atau hormon stres. Anda bisa memesan layanan pijat profesional, atau meminta bantuan dari orang terdekat.

Apakah berbahaya jika serotonin terlalu tinggi?

Kadar serotonin yang terlalu tinggi di tubuh juga tidak baik untuk kesehatan. Kadar serotonin yang terlalu tinggi ini disebut dengan sindrom serotonin.

Beberapa gejala yang muncul akibat kadar serotonin terlalu banyak yaitu rasa cemas, gangguan neuromuscular (kaku otot dan tremor), mual, muntah serta keringat dingin.

Catatan dari SehatQ

Serotonin adalah senyawa kimiawi tubuh yang berperan penting untuk kesehatan. Cara-cara di atas bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kadar serotonin secara alami dan sehat.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/serotonin/guide
Diakses pada 6 Desember 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/mental-health/serotonin
Diakses pada 6 Desember 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/kc/serotonin-facts-232248
Diakses pada 6 Desember 2019

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-serotonin-425327
Diakses pada 6 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed