Sering Tidak Bisa Menahan Kencing? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

0,0
15 Jun 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sejumlah jenis dan penyebab tidak bisa menahan kencingKondisi tidak bisa menahan kencing juga dikenal dengan sebutan inkontinensia urine
Dalam dunia medis, kondisi tidak bisa menahan kencing disebut sebagai inkontinensia urine. Masalah ini terjadi saat kontrol terhadap otot kandung kemih melemah sehingga menyebabkan kencing yang tidak disengaja.Ada berbagai faktor penyebab tidak bisa menahan kencing. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih sering dialami oleh wanita. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan seseorang tidak bisa menahan kencing juga semakin meningkat.

Jenis dan penyebab tidak bisa menahan kencing

Inkontinensia urine dibagi menjadi beberapa jenis. Penyebab tidak bisa menahan kencing ini pun berbeda berdasarkan masing-masing jenisnya.

1. Inkontinensia stres

Inkontinensia stres adalah gangguan tidak bisa menahan kencing yang paling umum, terutama pada wanita yang telah melahirkan atau sudah menopause.Penyebab tidak bisa menahan kencing pada jenis ini dikarenakan kandung kemih dan otot uretra mengalami tekanan ekstra secara tiba-tiba sehingga air kencing keluar tanpa disadari.Beberapa aktivitas yang dapat membuat Anda tidak bisa menahan kencing adalah:
  • Batuk, bersin, atau tertawa
  • Angkat berat
  • Olahraga.

2. Inkontinensia urgensi

Pada inkontinensia urgensi, dorongan untuk buang air kecil datang tiba-tiba dan Anda tidak bisa menahan kencing di saat yang sama sehingga menyebabkan mengompol. Jenis gangguan ini juga dikenal sebagai inkontinensia refleks atau kandung kemih yang terlalu aktif.Berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab tidak bisa menahan kencing pada jenis inkontinensia ini.
  • Perubahan posisi secara tiba-tiba
  • Suara air mengalir
  • Seks, terutama saat orgasme
  • Otot kandung kemih dapat aktif tanpa disadari karena kerusakan saraf kandung kemih, sistem saraf, atau pada otot itu sendiri.

3. Inkontinensia overflow

Inkontinensia overflow terjadi karena ketidakmampuan tubuh dalam mengosongkan kandung kemih sepenuhnya atau tidak dapat menampung urine sehingga terjadi kebocoran urine.Kondisi ini lebih sering dialami pria yang memiliki masalah prostat. Penderitanya mungkin harus sering buang air kecil atau dapat mengalami kondisi di mana urine terus menetes dari uretra.

4. Inkontinensia total

Inkontinensia total adalah kondisi kantung kemih yang tidak dapat menyimpan urine. Penderitanya bisa terus-menerus mengalami kebocoran urine atau secara berkala mengalami kebocoran urine yang tidak terkendali dalam jumlah besar.Beberapa kemungkinan penyebab inkontinensia total adalah:
  • Bawaan lahir
  • Cedera sumsum tulang belakang atau sistem kemih
  • Adanya lubang di antara kandung kemih.

5. Inkontinensia fungsional

Inkontensia fungsional menyebabkan penderitanya tidak bisa menahan kencing karena kesulitan mencapai kamar mandi tepat waktu akibat masalah mobilitas.Walaupun menyadari keinginannya untuk kencing, ada berbagai faktor yang membuat penderitanya tidak bisa kencing di kamar mandi sebagaimana mestinya.Jenis inkontinensia ini umumnya terjadi pada orang tua. Sementara itu, penyebab tidak bisa menahan kencing pada jenis inkontinensia ini meliputi:
  • Kebingungan
  • Demensia
  • Penglihatan atau mobilitas yang buruk
  • Ketangkasan yang buruk, seperti sulit untuk membuka kancing celana
  • Depresi, kecemasan, atau kemarahan sehingga enggan menggunakan kamar mandi.

Cara mengatasi inkontinensia urine

Berhenti merokok
Berhenti merokok termasuk perawatan inkontinensia urine
Setelah penyebab tidak bisa menahan kencing dapat didiagnosis, dokter akan menyarankan jenis perawatan yang paling sesuai. Cara mengatasi tidak bisa menahan pipis biasanya melibatkan perubahan gaya hidup dan perawatan medis.Beberapa jenis perawatan alami yang dapat direkomendasikan dokter, di antaranya:
  • Diet kaya serat untuk mencegah sembelit
  • Berhenti merokok
  • Penurunan berat badan
  • Membatasi konsumsi kafein
  • Menghindari mengangkat beban terlalu berat
  • Latihan otot dasar panggul seperti Kegel
  • Buang air kecil yang terjadwal.
Dokter juga bisa merekomendasikan pengobatan dan tindakan medis sebagai cara mengatasi tidak bisa menahan pipis yang lebih parah, seperti:
  • Pemberian obat untuk memperkuat otot kandung kemih atau uretra
  • Penggunaan perangkat medis (kateter atau pessarium)
  • Penyisipan kolagen untuk menebalkan jaringan di sekitar kandung kemih dan uretra
  • Suntikan botox di kandung kemih
  • Stimulasi saraf untuk membantu memperkuat kontrol kandung kemih
  • Operasi.

Jangan remehkan kondisi tidak bisa menahan kencing

Pada dasarnya, tidak bisa menahan kencing bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala dari gangguan kesehatan yang menjadi penyebabnya. Jika dibiarkan, hal ini mungkin dapat memengaruhi kualitas hidup.Penderitanya dapat mengalami sejumlah masalah dalam kesehariannya, seperti:
  • Merasa malu, khawatir, atau ketidaknyamanan lainnya saat berada terlalu jauh dari kamar kecil.
  • Merasa kesulitan melakukan aktivitas normal sehari-hari atau menikmati hidup.
  • Merasa gelisah saat beraktivitas bersama orang lain yang mengharuskan mereka aktif bergerak atau menginap karena khawatir mengompol.
Selain itu, berikut adalah beberapa risiko komplikasi yang dapat meningkat jika kondisi ini terus dibiarkan.
  • Gangguan kesehatan kulit, seperti luka, ruam, dan infeksi, karena kulit yang lembap sepanjang waktu bisa menghambat penyembuhan luka dan meningkatkan risiko infeksi jamur.
  • Infeksi saluran kemih dari penggunaan kateter urine jangka panjang.
  • Prolaps saat bagian vagina, kandung kemih, atau uretra turun ke lubang vagina karena melemahnya otot dasar panggul.
  • Depresi juga dapat terjadi akibat penarikan diri secara sosial karena rasa malu.
Itulah berbagai jenis dan penyebab tidak bisa menahan kencing yang perlu Anda ketahui. Jika Anda mengalami salah satunya, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
urineinkontinensia urine
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/what_are_4_types_of_urinary_incontinence/article.htm
Diakses 1 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/165408#complications
Diakses 1 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait