Sering Pakai Toilet Umum? Ketahui 8 Tips Sehat dan Aman Menggunakannya

Toilet umum adalah salah satu fasilitas yang kerap digunakan oleh siapapun
Toilet umum jadi fasilitas yang selalu dicari saat berada di pusat perbelanjaan, mal, dan area publik lainnya

Saat berada di kantor, pusat perbelanjaan, atau tempat publik lainnya, toilet umum menjadi fasilitas yang selalu dicari.

Sebagai salah satu tempat yang digunakan oleh siapapun dan dalam kondisi apapun, maka dibutuhkan strategi dan tips jitu menggunakan toilet umum agar terhindar dari segala jenis bakteri dan penyakit yang mengintai.

Bahaya penggunaan WC umum yang mengintai

Pada dasarnya, sebersih apapun toilet umum yang digunakan tetap saja banyak bakteri dan penyakit yang mengintai di dalamnya.

Banyak orang yang menganggap bahwa salah satu sumber bakteri dan penyakit di toilet umum terletak pada dudukan toilet. Faktanya, hal tersebut tidaklah benar.

Dudukan toilet justru menjadi salah satu area di toilet umum yang cukup bersih. Pasalnya, setiap orang selalu membersihkan atau mengelap area tersebut sebelum menggunakannya. Selain itu, para petugas kebersihan toilet juga rutin melakukan disinfektan untuk membersihkannya.

Bahkan, sekalipun seseorang tidak mengelap dudukan toilet sebelum menggunakannya, risiko terkena penyakit yang berasal dari bakteri dudukan toilet sangatlah kecil. Ini karena dudukan toilet bukanlah benda yang dapat menularkan infeksi bakteri dan penyakit ke manusia.

Untuk dapat menyebabkan infeksi penyakit, bakteri dan kuman harus berpindah dari dudukan toilet ke saluran kemih atau area organ intim Anda, atau melalui luka terbuka di area bokong dan paha.

Meski kondisi tersebut mungkin saja terjadi, tetapi risikonya sangat kecil. Terlebih, banyak bakteri dan kuman penyebab penyakit yang hanya dapat bertahan hidup dalam waktu singkat di permukaan dudukan toilet.

Area toilet umum yang sebenarnya paling jorok bukan terletak pada dudukan toilet, melainkan permukaan lantai toilet. Menurut sebuah hasil riset, menyiram flush toilet lebih berisiko tinggi menyebarkan bakteri. Pasalnya, air flush toilet akan menimbulkan percikan air ke udara sehingga dapat menempel dan mengendap di permukaan tembok dan lantai bilik toilet.

Percikan cairan tersebut mengandung berbagai macam bakteri penyebab penyakit yang ditularkan melalui feses, seperti E.coli, norovirus, salmonella, atau shigella.

Tips menggunakan toilet umum yang sehat dan aman

Toilet umum adalah salah satu fasilitas yang kerap digunakan oleh siapapun. Terkadang, sulitnya memilih WC umum yang bersih dan nyaman membuat kebanyakan orang memilih untuk menahannya. Akibatnya, risiko infeksi saluran kencing atau sembelit bisa saja terjadi.

Oleh sebab itu, lakukan langkah-langkah berikut ini sebagai tips menggunakan toilet umum yang sehat dan aman.

1. Cari toilet umum yang layak

Cobalah cari toilet umum yang setidaknya bersih di mata Anda
Ada beberapa fasilitas publik yang menyediakan toilet umum bersih

Jika mulai merasakan sensasi ingin ke toilet saat bepergian, cobalah cari toilet yang setidaknya bersih di mata Anda. Sebaiknya, jangan menunggu sampai benar-benar kebelet untuk mencari toilet umum yang layak.

Misalnya, ada beberapa jenis minimarket yang menyediakan toilet umum bagi para pelanggannya. Nah, Anda bisa menggunakannya. Toilet umum minimarket biasanya lebih bersih dibandingkan WC umum yang terdapat di area istirahat atau pom bensin.

2. Gunakan tisu untuk menyentuh permukaan benda

Salah satu tips menggunakan toilet umum yang sehat dan aman adalah gunakan tisu untuk menyentuh permukaan benda apapun di toilet. Terkadang, banyak orang lupa dan menganggap WC umum sama seperti toilet di rumah. Padahal, banyak benda yang mungkin jadi sumber bakteri penyebab penyakit.

Jadi, cobalah untuk tidak menyentuh permukaan benda apapun di toilet secara langsung. Hal ini karena sebagian besar orang tidak mencuci tangan sehingga risiko terpapar kuman dan bakteri lebih besar.

Anda bisa menggunakan lengan atau tisu saat membuka pintu toilet umum, membersihkan dudukan toilet, menyiram toilet, menghidupkan atau mematikan keran wastafel untuk cuci tangan, serta memegang benda lainnya agar tangan terlindungi.

3. Hadapi baunya

Tak jarang toilet umum menimbulkan aroma tidak sedap
Tutup hidung dengan tangan bila aroma toilet umum cukup menyengat

Tak jarang WC umum menimbulkan aroma yang tidak mengenakkan sehingga membuat Anda mual. Akan tetapi, mau tidak mau Anda harus menghadapi aroma tersebut karena tidak ada pilihan toilet lainnya.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menghirup udara dari balik baju Anda yang mungkin aromanya lebih baik dibandingkan bau toilet umum tersebut. Anda juga dapat menutupi area hidung dengan tangan bila aromanya cukup menyengat dan tidak tertahankan.

4. Periksa dudukan toilet

Memeriksa dudukan toilet adalah salah satu hal yang wajib sebagai tips menggunakan toilet umum yang sehat dan aman. Periksalah kelembapan dan perubahan warna yang mungkin terdapat pada area dudukan tersebut.

Pasalnya, seringkali masih ada bekas cairan urine atau warna lainnya, seperti feses atau darah haid, yang mungkin mengandung kuman dan bakteri jahat. Jika ada, sebaiknya siram terlebih dahulu.

Selanjutnya, Anda bisa menggosokkan area tersebut dengan tisu toilet sebelum menggunakannya. Lalu, gunakan tisu toilet kering lainnya untuk menutupi dudukan toilet agar kulit Anda tidak langsung bersentuhan.

Jangan jongkok di WC duduk karena dapat menyebabkan dudukan toilet menjadi tidak steril. Jika memungkinkan, pilihlah WC jongkok daripada WC duduk. Dengan ini, kulit Anda tidak perlu bersentuhan dengan sumber kuman dan bakteri terlalu sering.

5. Bilas kloset

Sebelum meninggalkan bilik toilet, pastikan Anda sudah menyiram urine atau feses Anda. Jika jenis toilet umum yang Anda gunakan belum menerapkan kloset otomatis, Anda bisa menyentuh tombol flush menggunakan tisu toilet.

Akan tetapi, jika kondisi WC umum yang Anda gunakan tidak menyediakan tisu toilet dan kondisinya cukup jorok, Anda boleh saja menggunakan kaki untuk menginjak tuas flush.

6. Cuci tangan

Kebiasaan cuci tangan setelah dari toilet adalah hal yang penting
Cucilah tangan menggunakan air mengalir dan sabun

Kebiasaan mencuci tangan sesudah dari toilet merupakan hal yang perlu dilakukan agar terhindar dari bakteri dan virus yang menempel di tangan.

Cucilah tangan Anda menggunakan air mengalir dan sabun selama minimal 20 detik. Apabila memungkinkan, usahakan selalu membawa hand sanitizer untuk berjaga-jaga jika sabun di toilet umum sudah habis.

Lalu, Anda bisa menggunakan tisu toilet untuk menutup keran wastafel guna mencegah tangan dari kontaminasi kuman dan bakteri.

7. Keringkan tangan

Sesudah mencuci tangan, Anda bisa mengeringkan tangan menggunakan tisu toilet atau mesin pengering tangan otomatis.

Jika kedua benda tersebut tidak tersedia di toilet umum, Anda bisa menggosokkan tangan ke pakaian bagian dalam. Ini karena pakaian Anda yang tidak menghadap keluar merupakan bagian yang setidaknya dianggap paling bersih.

8. Pastikan tangan tetap bersih 

Selanjutnya, gunakan tisu atau kain bersih lainnya untuk membuka kenop pintu toilet umum agar tangan Anda tetap terjaga dari bakteri. Jangan lupa mencuci tangan dengan hand sanitizer bila Anda khawatir telah memegang sesuatu tanpa disadari.

Sebenarnya, kunci paling utama dari tips menggunakan toilet umum yang sehat dan aman adalah jangan lupa mencuci tangan.

Pasalnya, tangan merupakan organ tubuh yang paling sering terpapar oleh kuman dan bakteri. Mencuci tangan dengan tepat menjadi salah satu tips menggunakan toilet umum yang sehat dan aman. Dengan ini, Anda dapat terhindar dari penyakit.

Healthline. https://www.healthline.com/health/clean-guide-to-public-restrooms#1

Diakses pada 12 Maret 2020

Greatist. https://greatist.com/grow/how-to-use-public-toilet#5

Diakses pada 12 Maret 2020

Web Md. https://www.webmd.com/balance/features/what-can-you-catch-in-restrooms#1

Diakses pada 12 Maret 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/169732

Diakses pada 12 Maret 2020

Artikel Terkait