Sering Melupakan Hal-hal Tertentu? Mungkin Ini Penyebabnya

30 Agt 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari
Tidak hanya selalu terjadi pada lansia, sering lupa juga dapat terjadi pada anak muda
Sering lupa yang parah dapat mengganggu kehidupan sehari-hari

Meski kebiasaan sering lupa dikaitkan dengan penuaan, namun hal tersebut tidak selalu benar. Sebab, bukan hanya terjadi pada lansia, sering lupa juga bisa terjadi pada anak muda. Penyebab sering lupa ada bermacam-macam, bukan cuma faktor umur saja. 

Sebagian orang mungkin sering lupa di mana menaruh kunci rumah, tanggal ulang tahun pasangan, rute jalan, nama orang yang baru dikenal, ataupun hal lainnya. Jika kondisi ini terjadi, tentu Anda bisa merasa kesal atau bahkan khawatir. 

Apa saja penyebab sering lupa? 

Lupa merupakan hal wajar yang mungkin pernah dialami oleh setiap orang. Namun, jika Anda sering lupa, terdapat beberapa kondisi yang dapat mendasarinya:

  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, antihistamin, antikecemasan, pelemas otot, obat penenang, obat tidur, dan obat pereda nyeri pascaoperasi dapat mengganggu atau menyebabkan hilangnya memori. Kondisi tersebut menyebabkan seseorang sering lupa karena sulit mengingat memori yang hilang.

  • Terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol

Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan hilangnya memori. Hal ini bisa membuat Anda sering lupa dalam mengingat sesuatu. Selain minuman beralkohol, penggunaan obat-obatan terlarang juga bisa menyebabkan seseorang sering lupa. Obat-obatan tersebut dapat mengubah senyawa kimia yang ada dalam otak sehingga membuat seseorang sulit mengingat sesuatu.

  • Sering merokok

Merokok dapat merusak memori dengan mengurangi jumlah oksigen yang masuk ke otak. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang memiliki kebiasaan merokok lebih sulit mengingat nama daripada orang yang tidak merokok. Oleh sebab itu, sebaiknya hentikan kebiasaan Anda untuk merokok.

  • Kurang tidur

Durasi tidur dan kualitas tidur yang baik tentu sangat penting untuk ingatan. Waktu tidur yang sedikit dan sering terbangun di malam hari dapat mengganggu kemampuan otak Anda untuk mengingat karena kelelahan. Semakin sering Anda begadang, akan membuat Anda sering lupa. Tidurlah dengan waktu yang cukup dan hindari begadang untuk menjaga kesehatan memori Anda.

  • Depresi atau stres

Ketika Anda mengalami depresi atau stres, maka kondisi tersebut dapat menghalangi perhatian, fokus, dan konsentrasi Anda. Bukan hanya itu, depresi atau stres juga dapat memengaruhi daya ingat sehingga kemampuan Anda dalam mengingat menjadi lemah. Jika Anda mengalami depresi atau stres yang mengganggu, segera berkonsultasi pada psikiater.

  • Kekurangan vitamin B12

Vitamin B12 sangat penting untuk fungsi otak yang sehat. Kekurangan vitamin B12 dapat memengaruhi daya ingat sehingga mampu membuat Anda sering lupa. Bahkan, pada kasus yang parah kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan kerusakan permanen otak. Cobalah mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, seperti salmon, daging, tuna, sarden, susu, dan produk susu untuk mengatasi masalah ini.

  • Dehidrasi

Ketika seseorang tidak mendapat asupan cairan yang cukup, maka ia akan mudah terkena dehidrasi. Dehidrasi parah dapat menyebabkan kebingungan, mengantuk, lupa, dan sulit konsentrasi. Oleh sebab itu, minumlah air putih sebanyak 8-12 gelas sehari agar Anda tetap terhidrasi dan tidak sering lupa.

  • Cedera kepala

Cedera kepala akibat jatuh atau kecelakaan dapat melukai otak, serta menyebabkan hilangnya memori jangka pendek atau panjang. Kondisi ini bisa membuat Anda sering lupa ketika mengingat sesuatu. Akan tetapi, ingatan akan membaik jika cedera kepala Anda pulih seiring berjalannya waktu. Apabila Anda mengalami cedera kepala, segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

  • Masalah tiroid

Jika kelenjar tiroid kurang aktif atau terlalu aktif, maka dapat menyebabkan masalah pada memori otak, seperti menjadi sering lupa dan sulit berkonsentrasi. Selain itu, masalah tiroid juga bisa membuat metabolisme tubuh menjadi terlalu cepat ataupun terlalu lambat. Penggunaan obat tiroid biasanya dapat memperbaiki keadaan ini. Dokter mungkin akan meresepkan obat tiroid untuk mengatasi masalah tiroid yang Anda alami.

  • Stroke

Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terhenti karena adanya penyumbatan pembuluh darah ke otak atau kebocoran pembuluh darah ke otak. Penyakit ini dapat menyebabkan hilangnya memori jangka pendek sehingga Anda sering lupa dengan apa yang baru terjadi, misalnya lupa menu sarapan pagi tadi. Dalam mengatasi masalah ini, terapi dan obat-obatan dari dokter diperlukan.

  • Demensia

Demensia merupakan sekelompok gejala yang umumnya mempengaruhi daya ingat. Kondisi ini dapat menyebabkan Anda kehilangan memori sehingga sering lupa akan suatu hal. Demensia dapat mengganggu kehidupan Anda sehari-hari. Penyebab paling umum dari demensia, yaitu penyakit Alzheimer yang ditandai dengan hilangnya sel-sel otak secara progresif. Untuk mengatasi demensia, diperlukan pengobatan ke dokter. Dokter akan meresepkan obat atau terapi untuk Anda.

Selain berbagai kondisi di atas, sering lupa juga dapat disebabkan oleh HIV, TBC, dan sifilis yang memengaruhi otak. 

Sering lupa itu berbahaya atau tidak?

Kebiasaan sering lupa yang dimiliki mungkin akan memicu pertanyaan dalam benak Anda, apakah ini berbahaya ataukah tidak?

Apabila Anda dapat mengingatnya kembali dengan cepat ketika lupa, maka jangan terlalu khawatir karena hal tersebut biasanya hanya lupa biasa. Sementara, jika sering lupa yang dirasakan kerap mengganggu kehidupan Anda, berhati-hatilah.

Akan lebih baik jika Anda berkonsultasi pada dokter untuk memastikannya. Dokter akan menentukan penyebab dari sering lupa yang Anda alami dan perawatan yang mungkin dapat dilakukan. Perawatan untuk sering lupa tergantung pada penyebabnya. 

Sementara, untuk membantu Anda agar tidak sering lupa maka Anda dapat menuliskan hal yang penting di catatan, menempatkan barang di tempat yang sama, memainkan permainan kata atau teka-teki silang.

Referensi

Web MD. https://www.webmd.com/brain/memory-loss#1
Diakses pada 29 Agustus 2019

Web MD. https://www.webmd.com/alzheimers/guide/alzheimers-or-forgetful#1
Diakses pada 29 Agustus 2019

Helpguide. https://www.helpguide.org/articles/alzheimers-dementia-aging/age-related-memory-loss.htm
Diakses pada 29 Agustus 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dementia/symptoms-causes/syc-20352013
Diakses pada 29 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-b12-foods#section11
Diakses pada 29 Agustus 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top