Sering Dicap Egois dan Manja, Ini Tips Mendidik Anak Tunggal

(0)
Tak selamanya anak tunggal memiliki sifat manja, egois, dan antisosialSifat dan karakter anak tunggal bergantung pada didikan orangtua
Anak tunggal selama ini kerap mendapatkan cap negatif oleh sebagian orang. Mendapatkan kasih sayang penuh dari orangtua, sifat anak tunggal seringkali dinilai manja, egois, senang memerintah, dan antisosial. Padahal, sifat dan karakter anak tunggal faktanya tidak seburuk yang ada dalam pikiran orang-orang.

Bagaimanakah sifat dan karakter anak tunggal?

Sifat anak tunggal memang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Meskipun begitu, ada beberapa karakter yang biasa dipunyai oleh anak tunggal. Menurut penelitian, berikut sifat dan karakter anak tunggal yang sering ditemui:

1. Ambisius

Menurut penelitian, anak tunggal rata-rata mempunyai sifat ambisius. Bahkan sifat ambisius anak tunggal melebihi anak sulung. Hal ini terjadi karena anak tunggal tidak perlu bersaing untuk mendapat perhatian orangtua. Alhasil, sifat ambisius muncul karena anak tunggal menerima perhatian penuh dari orangtua dan kerap kali mendapat pujian ketika berhasil meraih pencapaian tertentu.

2. Kestabilan emosi

Mendapat kasih sayang dan perhatian penuh dari orangtua, anak tunggal cenderung memiliki kestabilan emosi yang baik. Kestabilan emosi ini muncul karena ia tidak perlu bersaing dengan saudara yang lain dalam mendapatkan cinta orangtua.

3. Mandiri

Anak tunggal lebih percaya diri dalam beraktivitas
Anak tunggal terbiasa sendiri dan justru jadi lebih percaya diri
Sudah terbiasa menghabiskan waktu sendiri sejak kecil, anak tunggal biasanya tumbuh menjadi pribadi yang mandiri. Sifat anak tunggal ini kemudian membuat mereka memiliki rasa percaya diri tinggi. Selain itu, tingginya rasa percaya diri yang dipunyai oleh anak tunggal juga terjadi karena mereka tidak pernah membanding-bandingkan diri dengan saudara kandung lainnya.

4. Dewasa

Dibandingkan anak sulung, anak tunggal cenderung lebih memiliki sikap kooperatif. Karakter dewasa anak tunggal ini disebut merupakan buah dari kedekatannya dengan orangtua. Kedekatan itu mungkin mengajarkan anak tunggal untuk mempunyai sikap serta bertindak layaknya orang dewasa.

5. Cerdas

Dalam beberapa studi, disebutkan bahwa anak tunggal cenderung mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Hal tersebut didapat dari skor tes IQ dan nilai yang mereka dapat ketika berada di sekolah. Namun, perlu diperhatikan bahwa kedekatan dan peran orangtua turut berpengaruh pada kecerdasan anak.

6. Kreatif

Anak tunggal cenderung punya kreativitas lebih tinggi dan ide-ide yang out of the box dibanding mereka yang memiliki saudara kandung. Hal ini didukung oleh penelitian yang diterbitkan dalam Brain and Imaging Behaviour.Meskipun begitu, beragam sifat yang ada di atas tidak menggambarkan karakter anak tunggal secara keseluruhan. Sifat anak tunggal terbentuk dari bagaimana didikan yang diberikan oleh orangtua mereka. Selain itu, kondisi lingkungan sekitar juga dapat berpengaruh pada sifat dan karakter anak tunggal.

Tips untuk mendidik anak tunggal

Didikan orangtua memengaruhi bagaimana sifat dan karakter anak tunggal. Cara didik orangtua yang kurang tepat dapat membuat anak memiliki sifat maupun karakter buruk. Berikut sejumlah tips yang bisa Anda terapkan untuk mendidik anak tunggal:

1. Jangan batasi interaksi anak dengan lingkungan sekitar

Biarkan anak tunggal bermain dengan teman-teman sebayanya sejak kecil
Beri kesempatan anak untuk bermain dengan teman sebaya
Menurut studi yang diterbitkan dalam Journal of Marriage and Family, anak tunggal cenderung kesulitan untuk berinteraksi secara sosial. Untuk mencegah terjadinya hal itu, beri kesempatan anak untuk berinteraksi dengan teman sebayanya sejak kecil. Selain itu, jangan takut untuk menempatkan anak Anda dalam berbagai lingkungan sosial.

2. Bantu anak temukan minatnya

Melibatkan anak dalam kegiatan di luar rumah dapat membantu mereka dalam menemukan minatnya. Minat tersebut juga dapat muncul dan didapatkan dari hasil bersosialisasi dengan teman sebaya atau orang di sekitar mereka.

3. Berikan kebebasan

Hendak memberikan yang terbaik, orangtua sering memaksakan kehendak mereka kepada anak tunggal. Memberikan kebebasan bisa membuat anak Anda menjadi lebih mandiri serta berkembang sesuai minatnya. Demi kebaikannya, cobalah memberikan anak ruang untuk mengembangkan sayapnya sendiri.

4. Jangan terlalu ikut mencampuri urusan pribadi anak

Sudah menjadi hal yang wajar bagi orangtua untuk melindungi anak mereka. Meski begitu, berilah kesempatan anak Anda untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Di sisi lain, Anda harus tetap memberikan dukungan ketika anak sedih. Memberikan nasihat boleh dilakukan, tetapi hanya ketika anak meminta wejangan dari Anda. Membiarkan anak menyelesaikan masalahnya sendiri dapat menjadi bekal yang berguna ketika dia telah tumbuh dewasa.

5. Asah empati anak

Anak tunggal terbiasa melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri. Untuk mengajarkan empati pada anak, Anda bisa mendorongnya dengan melakukan kegiatan sosial maupun sekedar membantu teman-temannya yang sedang mengalami kesusahan. Selain itu, tunjukkan sikap empati yang Anda miliki supaya anak dapat mencontohnya.

6. Bersikaplah realistis

Menjadi buah hati satu-satunya, orangtua terkadang memaksakan kehendak dan memberikan ekspektasi tinggi pada anak tunggal. Tindakan-tindakan tersebut dapat membuat anak Anda merasa tertekan. Sesuaikan ekspektasi Anda dengan kemampuan yang dimiliki anak. Selain itu, berikan pengertian bahwa anak tidak harus menjadi yang terbaik dalam segala hal.

Catatan dari SehatQ

Anak tunggal kerap kali mendapat stigma negatif dari orang-orang, mulai dari manja, egois, hingga antisosial. Hal tersebut memang bisa terjadi, namun tidak berlaku bagi seluruh anak tunggal. Sifat dan karakter anak tunggal bergantung pada didikan orangtua mereka. Tidak hanya itu, lingkungan sekitar juga berpengaruh pada kepribadian yang dimiliki oleh anak tunggal.Untuk berdiskusi lebih lanjut soal cara mendidik anak tunggal yang baik dan benar, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan anaktips mendidik anakmembesarkan anakcara mendidik anak
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/raising-an-only-child
Diakses pada 23 September 2020
Research Addict. https://researchaddict.com/only-child-effects/
Diakses pada 23 September 2020
Best Life Online. https://bestlifeonline.com/only-child-traits/
Diakses pada 23 September 2020
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/considering-baby/another/only-children/
Diakses pada 23 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait